Infomina

Media interaktif yang selalu memberikan berita dan informasi terkini dari industri perikanan. Anda juga dapat berbagi mengenai informasi perikanan yang Anda miliki disini.

Bisa Kuasai Pasar Dunia, KKP Ajak Masyarakat Gali Potensi Rumput Laut Indonesia SIARAN PERS
Program KKP

Bisa Kuasai Pasar Dunia, KKP Ajak Masyarakat Gali Potensi Rumput Laut Indonesia SIARAN PERS

Sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi pengungkit ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Optimisme tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti saat membuka webinar Tropical Seaweed Innovation Network (TSIN) series bertajuk "Mengenal Lebih Dekat Keanekaragaman Rumput Laut di Indonesia", Selasa (15/6/2021).Menurutnya, rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Bahkan jumlahnya mencapai 8,6% dari total biota di laut. Luas wilayah habitat rumput laut di Indonesia mencapai 1,2 juta hektare atau terbesar di dunia."Ini baru dari komoditas rumput laut, potensi sektor kelautan dan perikanan sudah sedemikan luar biasa," kata Artati.Baca juga: Cara Memilih Bibit Rumput Laut Berkualitas BaikTak hanya itu, mengutip paparan Tri Handayani, peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI yang menyebutkan bahwa saat ini Indonesia memiliki kekayaan makroalga  sebanyak 89 suku (familia), 268 marga (genus)  dan 911 jenis (species).Dari sekian jenis, rumput laut dari kelas alga merah (Rhodophyta) menempati urutan terbanyak dari jumlah jenis yang tumbuh di perairan laut Indonesia yaitu sekitar 564  jenis, disusul alga hijau (Chlorophyta) sekitar 201 jenis dan alga coklat (Ochrophyta) sekitar 146."Keberlimpahan sumber daya hayati rumput laut ini tentunya merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia yang dapat didayagunakan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa serta menjadi sumber pangan dan gizi nasional," urai Artati.Dalam kesempatan ini, Artati menegaskan riset dan inovasi adalah kunci peningkatan daya saing di pasar global. Karenanya, keberadaan TSIN yang beranggotakan para peneliti, pakar dan praktisi rumput laut di Indonesia, bisa menjadi kekuatan guna menjembatani antara inovasi dan industri, agar komersialisasi hasil riset dan inovasi rumput laut dan dapat terwujud.Baca juga: Mengenal Alga Merah Dan Manfaatnya Bagi Manusia"Untuk memperkuat posisi dan peran TSIN dalam perumput lautan Indonesia perlu diupayakan agar TSIN menjadi sebuah lembaga yang akan mengawal percepatan industrialisasi dan peningkatan daya saing rumput laut Indonesia," tegasnya.Melalui sinergitas riset, inovasi dan penerapan di lapangan, Artati meyakini Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam industri rumput laut dunia. Terlebih proyeksi permintaan rumput laut negara-negara Asia Pasifik sebagai pasar terbesar, mencapai USD23,04 miliar di tahun 2027.Lonjakan permintaan terjadi karena meningkatnya permintaan untuk industri pangan, pakan, obat-obatan dan kosmetik."Pasar menurut Fortune Business Insights akan terus tumbuh dengan meningkatnya permintaan dan produksi dari negara-negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, India dan Jepang, termasuk Indonesia untuk bahan pangan, kosmetik, farmasi, bahan perekat dan gel," jelas Artati.Baca juga: ARLI: Bali Bisa Bangkitkan Kembali Rumput LautSenada, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Machmud menyebutkan bahwa pemanfaatan rumput laut untuk konsumsi manusia menyumbang lebih dari 77% dari keseluruhan pangsa pasar global. Kebutuhan ini diproyeksikan meningkat di masa mendatang karena perubahan lifestyle kebiasaan makan yang sehat, dan meningkatnya populasi penduduk.Khusus untuk pasar Amerika Serikat, Machmud menyebut nilai industri rumput laut sebesar USD311,4 juta pada tahun 2019. Jumlah ini diperkirakan berkembang pesat dengan meningkatnya pemanfaatan untuk industri farmasi.  Selain itu, kebutuhan rumput laut merah pada 2020 – 2027 diprediksi akan tumbuh 9,2% dengan  produk utama semi-olahan dan olahan, khususnya karaginan."Permintaan pasar rumput laut di AS didominasi oleh jenis merah, diikuti oleh cokelat dan hijau," tutup Machmud. Artikel Asli ...
ARLI: Bali Bisa Bangkitkan Kembali Rumput Laut
Rumput Laut

ARLI: Bali Bisa Bangkitkan Kembali Rumput Laut

Perekonomian Bali yang mengandalkan sektor pariwisata terpuruk setelah setahun lebih masa pandemi. Sektor tersebut tampaknya tak cukup kuat menopang roda perekonomian sehingga berimbas pada kesejahteraan masyarakat lokal.Melihat hal tersebut, Ketua Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), Safari Azis menghimbau agar Bali dapat membangkitkan kembali sektor akuakultur, terutama pengembangan budi daya rumput laut. "Sebaiknya Bali tetap mengembangkan sektor pariwisata dengan sektor-sektor lainnya secara paralel. Untuk rumput laut sendiri, Bali merupakan wilayah yang sangat berpotensi," ungkap Safari usai pertemuannya dengan Ketua Umum Kadin Bali, Made Ariandi di Denpasar (14/6).Baca juga: I Wayan Suwarbawa, Pelopor Rumput Laut dari NusaSafari juga mengatakan, Bali merupakan daerah yang pertama membudidayakan rumput laut jenis Eucheuma spinosum dan Eucheuma cottonii pada awal tahun 1980-an. Kemudian diikuti oleh Provinsi Sulawesi Selatan dan beberapa provinsi lain di Indonesia. Selain itu, Bali juga pernah menjadi tempat penyelenggaraan pertemuan rumput laut dunia, the 21st International Seaweed Symposium (ISS) pada tahun 2013 yang dihadiri oleh peneliti, pengusaha, pemerhati serta pembuat kebijakan dari 50 negara.Menurut Safari, rumput laut juga pernah menjadi sumber penghasilan masyarakat di beberapa daerah di Bali. Seperti di Pesisir Nusa Dua dan Pulau-Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Oleh karena itu, ARLI akan mendorong adanya perluasan wilayah budidaya rumput laut untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, membantu pemulihan ekonomi Bali, juga untuk meningkatkan ekspor rumput laut.Berdasarkan data statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi rumput laut Provinsi Bali tahun 2019 mencapai 849,66 ton (basah). Kemudian menurun di tahun 2020 menjadi hanya 149 ton (basah) saja.Baca juga: Cara Memilih Bibit Rumput Laut Berkualitas Baik"Selama ini kami mendapat laporan jika memang ada tantangan yang ditemui untuk mengembangkan rumput laut di Bali, diantaranya karena bersinggungan dengan area pariwisata atau hotel," ungkap Safari.Sehingga menurutnya, pengaturan zonasi menjadi sangat penting dilakukan untuk mengakomodir kepentingan kedua sektor usaha tersebut. ARLI berharap agar dibuat tata ruang wilayah antara budidaya rumput laut, lalulintas laut, perhotelan atau resort, serta objek wisata lainnya yang disepakati bersama Pemerintah Daerah Kabupaten, Kota, dan Provinsi bersama kementerian dan lembaga terkait, juga Kadin Bali dan ARLI."Sebenarnya bisa digabung menjadi semacam  eco-wisata, sehingga tak harus bersinggungan satu sama lain. Banyak turis yang tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga kearifan budaya lokalnya termasuk kegiatan usahanya," usul Safari.Sehingga ke depannya rumput laut bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir dan pulau-pulau di Bali. Setelah menggandeng Kadin Bali, ARLI juga siap bekerjasama dengan pemda setempat untuk menindaklanjutinya.Baca juga: Peran Rumput Laut sebagai Penjaga Bumi dari Perubahan IklimSementara itu, Ketua Umum Kadin Bali, Made Ariandi menyambut baik langkah ARLI untuk membangkitkan kembali budi daya rumput laut di sana. "Kami sudah bersepakat untuk mengembangkan lagi pusat-pusat produksi rumput laut di Bali. Iklimnya kan cocok untuk budi daya dan bagus juga untuk membuka lapangan kerja baru dan menunjang perekonomian lokal," kata Made.Ia juga mengatakan, pihaknya bersama ARLI akan melaksanakan program pelatihan bagi masyarakat untuk memperkaya wawasan dan kemampuan teknis pembudidaya agar produksi rumput laut di Bali bisa meningkat dengan optimal. "Kami akan menggandeng pemerintah daerah terkait, sekaligus melibatkan perbankan untuk pembiayaan produksinya, sementara untuk pemasaran ekspornya sudah dijamin oleh ARLI," pungkasnya.Artikel asli ...
Gurami Bima, Lebih Unggul dari Galunggug Super dan Tulungagung
Gurame

Gurami Bima, Lebih Unggul dari Galunggug Super dan Tulungagung

Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) yang berada di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan penebaran ikan gurami hibrida unggul hasil pemuliaan di Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota (27/5). Gurami yang diberi nama Bima itu diberikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan 'Anakocia'.Menurut siaran pers BRSDM KKP (9/5), Gurami Bima merupakan merupakan hasil persilangan ikan gurami jantan Jambi dan betina Majalengka. Pada 28 Mei 2021, Kepala BRPI Joni Hariyadi beserta Kepala Dinas Perikanan dan Penyuluh Perikanan Kabupaten Limapuluh Kota, juga melaksanakan sosialisasi kepada pembudidaya perikanan di tujuh kecamatan yang merupakan sentra produksi ikan gurami.Upaya peningkatan performa pertumbuhan gurami Bima BRPI Sukamandi dilakukan melalui program riset peningkatan mutu genetik, “Pembentukan Varietas Unggul Ikan Gurami Tumbuh Cepat” yang dimulai pada tahun 2014.Baca juga: Tips Seleksi Benih Ikan GuramePenelitian ini dimulai dengan melakukan koleksi ikan gurami dari beberapa populasi yang berbeda. Antara lain Majalengka, Tasikmalaya, Jambi dan Kalimantan. Pada tahun 2015, dilakukan karakterisasi genotipik dengan hasil yang menunjukkan bahwa populasi Majalengka dan Jambi memiliki hubungan kekerabatan paling jauh, sehingga potensial untuk digunakan dalam upaya pemuliaan melalui program hibridisasi.Selanjutnya pada tahun 2016-017 dilakukan evaluasi performa pertumbuhan, hasilnya menunjukkan bahwa persilangan antara induk betina ikan gurami Majalengka dengan induk jantan ikan gurami Jambi terbukti memiliki nilai heterosis yang tinggi, yaitu sebesar 32,68 persen pada umur 14 bulan. Hal tersebut menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida Bima prospektif sebagai varietas ikan gurami unggul tumbuh cepat.Sementara uji multilokasi dilakukan pada tahun 2018, hasilnya menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida Bima memiliki pertumbuhan 26,97 persen lebih cepat daripada ikan gurami lokal di Tulungagung. Sedangkan hasil uji multilokasi di Sukamandi menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida tumbuh cepat memiliki pertumbuhan 17,18 persen lebih cepat daripada ikan gurami Galunggung Super.Baca juga: 5 Cara Memilih Indukan Ikan Gurame yang BaikSelain itu, hasil pengujian performa ketahanan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila dan bakteri Mycobacterium fortuitum menunjukkan bahwa benih ikan gurami Bima memiliki ketahanan yang lebih tinggi daripada benih ikan gurami Galunggung Super hasil rilis Balai Pengembangan Budidaya Ikan Gurami dan Nilem (BPBIGN) Singaparna.Hasil uji toleransi lingkungan juga menunjukkan bahwa benih ikan gurami hibrida tumbuh cepat memiliki ketahanan toleransi yang lebih tinggi daripada benih ikan gurami Galunggung Super terhadap paparan cekaman suhu, salinitas serta pH. Hasil-hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida tumbuh cepat selain memiliki pertumbuhan yang lebih cepat juga memiliki ketahanan terhadap cekaman lingkungan serta ketahanan terhadap penyakit yang lebih baikArtikel Asli ...

AQUATICA ASIA & INDOAQUA 2019

The Most Innovative Aquaculture Exhibition & Conference in Asia Pasific.

Selengkapnya
Lowongan Kerja Perikanan di ADM
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja Perikanan di ADM

Dibuka lowongan kerja perikanan untuk Key Account Manager di ADM yang berlokasi di Jakarta. Perusahaan ini bergerak di nutrisi hewan dan juga manusia. Berikut merupakan deskripsi lowongan kerja perikanan pada perusahaan tersebut:Job DescriptionKey Account Manager of Aquaculture products is responsible to obtain and maintain long term key customers to ensure that profitable sales volume and strategic objective targets for assigned key customers of Aquaculture products are achieved and give contribution to Aquaculture products business growth and sustainability.Responsibilities- Identify needs and requirements of The key customers to promote Aquaculture products solutions- Identify and evaluate any business opportunities by monitor and analyze best practice and trends that can keep key customers satisfied and loyal- Develop solid & trusted relationship between company and key customers of Aquaculture products- Act as the main point of contact between company and Key Customers of Aquaculture Products to obtain back of Key Customer of Aquaculture Products satisfaction, resolve any issues and complaints, & identify improvement area and provide solution development for identified improvement area- Maintain relevant information and data related to Key Customers of Aquaculture Products- Prepare, compile and present reports about key account performance, target achievement, and pricing documentation to be analyze by senior management to support decision making and strategy formulation- Play part in strategic sales planning and implementation of sales strategies which can provide satisfaction to Key Account Customers- Collaborate with internal team in order to achieve objective of Key Account performance and meet Key Account expectationsRequirements- Job Description (Con't)- Minimum Bachelor Degree of Fisheries, Biology, Economics, or any relevant major- Minimum 5 years in-job related working experiences related to key account management- Have excellence analytical thinking skills- Have excellence experience and knowledge about Aquaculture products and process- Have excellence sales experiences of Aquaculture Products- Have excellence skill and experiences managing multiple clients- Proficient using Microsoft Excel Program, CRM program, or any related program- Have excellence communication skills both in English & Bahasa (Written & Spoken) Pendaftaran: ADMMinapoli membantu calon tenaga kerja untuk menemukan lowongan pekerjaan perikanan yang sesuai dengan kriteria melalui artikel lowongan kerja, khususnya pada bidang perikanan dan kelautan. Melalui artikel ini, anda dapat menemukan kriteria yang perusahaan perikanan butuhkan. Loker pada perusahaan perikanan yang dapat anda temukan adalah seperti perusahaan pakan ikan, tambak udang, teknologi perikanan, kolam ikan, dan lain-lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Bebeberapa jenis pekerjaan perikanan yang dapat ditemukan adalah teknisi budidaya, marketing, sales, digital marketing, quality control, research & development, dan lain-lain. ...
Kapital Boost dan Minapoli, Siapkan Rp10 M untuk Perkuat Sektor Akuakultur
Terkini

Kapital Boost dan Minapoli, Siapkan Rp10 M untuk Perkuat Sektor Akuakultur

Sektor akuakultur di Indonesia masih banyak yang belum terjamah oleh akses keuangan yang memadai. Mayoritas para pelaku usaha sulit mendapatkan akses pendanaan dari lembaga keuangan. Beberapa masalah para pelaku usaha industri akuakultur diantaranya adalah sulitnya para pengusaha mendapatkan akses permodalan dari lembaga keuangan seperti bank, karena pengetahuan dan kemampuan lembaga keuangan dalam melakukan mitigasi resiko usaha akuakultur.Untuk itu, digitalisasi dan kerja sama dengan ekosistem usaha akuakultur diperlukan agar para pelaku usaha memiliki akses pembiayaan, menghasilkan panen ikan yang sehat dan“mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta optimalisasi rantai distribusi. Karena itu sektor akuakultur menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar di Indonesia. Namun, sayangnya selama ini masih kurang perhatian dan cenderung sulit mendapatkan akses permodalan.Baca juga: Tujuh Komoditas Unggulan AkuakulturFintech P2P (Peer-to-Peer) pembiayaan syariah untuk UKM Kapital Boost dan Minapoli melihat adanya kesamaan visi, network dan expertise yang saling melengkapi satu sama lain untuk memberikan dukungan demi memajukan sektor akuakultur ini. Hal ini tentunya dapat menjadi peluang untuk berdampak lebih dan melahirkan semangat untuk membidik yang membutuhkan.Minapoli adalah marketplace akuakultur pertama di Indonesia yang menyediakan akses terhadap sarana produksi dan informasi yang lebih cepat, mudah dan terintegrasi. Ada lebih dari 1200 sarana produksi yang telah dipasarkan dengan bekerjasama lebih dari 90 supplier lokal dan global. Selain itu, saat ini ada lebih dari 5000 pembudidaya ikan dan udang yang tergabung dalam ekosistem Minapoli dan terus berkembang. Kerjasama ini tentunya fokus membantu para pengusaha di sektor akuakultur agar dapat mengakses layanan keuangan dan kemudahan dalam bertransaksi.CEO Minapoli Rully Setya Purnama mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah pertama dalam memberikan akses pembiayaan kepada para pelaku usaha akuakultur yang terkoneksi dalam jaringan Minapoli.Baca juga: Pelajari Investasi dan Permodalan dalam Akuakultur“Kami percaya dengan dukungan lembaga keuangan seperti Kapital Boost, industri akuakultur akan terus berkembang dan menjadi sektor yang terdepan sebagai sumber pangan dan protein dunia,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/6)Kapital Boost Indonesia menghubungkan antara pendana dengan UKM yang membutuhkan pembiayaan. Para pengusaha akuakultur di dalam ekosistem Minapoli yang mengajukan pembiayaan syariah melalui Kapital Boost akan melewati proses analisa dan verifikasi oleh Tim Kapital Boost dengan mengandalkan sistem credit scoring yang solid sebelum ditawarkan kepada para pendana di dalam ekosistem Kapital Boost. Selain itu, para pendana yang ikut berpartisipasi akan mendapatkan imbal hasil kompetitif mulai dari 15% p.a. Dengan kolaborasi ini, tentunya akan banyak sekali masyarakat yang turut bergandeng tangan dan bahu-membahu membantu UKM di Indonesia berkembang lebih jauh lagi.Baca juga: Melirik Laba Budidaya Betutu“Saat ini, Kapital Boost Indonesia berusaha menjangkau sektor-sektor industri potensial yang belum terjamah oleh bank. Kami hadir untuk membantu pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. Tentu hal ini perlu dilakukan bersama agar UKM Indonesia bangkit, berkembang, dan naik kelas,”  kata Direktur PT Kapital Boost Indonesia Fachri Kardiman.Kapital Boost dan Minapoli telah menandatangani MOU kerjasama yang diwakili oleh CEO Minapoli, Rully Setya Purnama dan Direktur Kapital Boost, Fachri Kardiman, hal sebagai bentuk komitmen bahwa inovasi dan kolaborasi dapat memberikan dampak kepada para pelaku UKM Indonesia dengan lebih inklusif dan mitigasi risiko yang terukur, demi membangun industri akuakultur di Indonesia maju ke kancah internasional. Harapannya, di 2021 ini dapat memberikan akses permodalan minimal Rp10 miliar kepada seluruh pelaku UKM di sektor akuakultur di Indonesia. Sumber: shariahfinance.id ...
Budidaya Ikan Kakap di Keramba Jaring Apung (KJA)
Kakap Putih

Budidaya Ikan Kakap di Keramba Jaring Apung (KJA)

Pemeliharaan ikan kakap dapat dilakukan di keramba jaring apung (KJA). Ikan kakap hidup pada media air laut, sehingga keramba jaring apungnya harus ditempatkan di laut. Lokasi yang cocok untuk keramba jaring apung di laut adalah:- KJA harus ditempatkan pada lokasi yang perairannya tenang (teluk terlindung, atau antara pulau-pulau) dengan arus air yang agak tenang/memedahi. Alur kapal harus disediakan untuk operasi pemeliharaan.- Kedalaman air pada saat surut minimal 3 meter ( idealnya , 15-30 meter). Lokasi KJA harus mempunyai pertukaran air (arus) air yang baik, tidak terjadi pengadukan air pada kedalaman tertentu. Kecepatan arus paling tidak 0.1 meter per detik.- Dasar perairan sebaiknya batu berpasir. Lokasi KJA sebaiknya jauh dari padang lamun atau karang hidup, untuk mrenghindari dampak negatif KJA pada lingkungan sekitar.- Lingkungan sekitar harus mendukung kegiatan KJA, ruangan yang cukup untuk pemeliharaan jaring, pakan, gudang peralatan, produk pasca panen dan tempat tambat kapal dan semua fasilitas tersebut harus terpadu.Bentuk dan Ukuran KJABentuk KJA yang biasa untuk memelihara ikan kakap di laut adalah berbentuk melingkar dan empat persegi panjang. Ukuran KJA tersebut dapat dilihat pada Tabel di bawah ini:Jaring Yang DiperlukanJaring yang perlu dipersiapkan pada pembesaran ikan ini adalah pada awal bermata 8 mm untuk ukuran benih 2-10 cm dan 25 mm untuk ukuran benih 10 cm.Padat PenebaranPadat penebaran disesuaikan ukuran benih. Kepadatan tinggi tidak disarankan karena ikan mudah terserang penyakit. Kepadatan tinggi juga dapat menyebabkan stress pada ikan dan mutu air mudah menurun, terutama oksigen terlarut, sehingga ikan lemah dan mudah terserang penyakit.Sortasi dan GradingSortasi dan grading dilakukan sebulan sekali pada saat itu jaring diganti, dan lakukan perendaman ikan dengan air tawar. Hindari ikan luka karena fisik selama grading. Gunakan serok yang lembut pada saat grading.Pemberian PakanPakan berupa ikan rucah beku atau segar diberikan setiap hari sebanyak 10% kali bobot ikan kakap atau pellet 3% kali bobot ikan kakap perhari dengan dua kali pemberian yaitu pagi dan sore hari. Pada saat ikan telah mencapai bobot 200gr, pemberian pakan cukup sekali dalam satu hari sebanyak 5% kali bobot ikan dengan ikan rucah, tetapi bila diberi pakan pelet, pelet yang diberikan sebanyak 2% kali bobot ikan. Cara pemberiannya dilakukan secara sedikit demi sedikit dan jangan dimasukan sekaligus ke jaring. Gunakan ikan rucah segar. Jika menggunakan ikan beku sebaiknya dicairkan terlebih dahulu. Jangan diberi pakan ikan asin atau ikan olahan. Tambahkan mineral mix atau vitamin kedalam pakan rucah tersebut.Perawatan JaringSecara reguler jaring harus di cek dan diperbaiki bila ada yang rusak. Binatang menempel harus selalu dibersihkan dengan sikat atau spreyer. Buang sampah atau potongan kayu di sekitar KJA yang dapat merusak jaring. Lakukan pertukaran jaring sebulan sekali. Sebelum jaring dipergunakan dicek terlebih dahulu keutuhannya.Pemanenan Ikan KakapIkan kakap dapat dipanen setelah mencapai ukuran 400 gram/ekor atau lebih tergantung pada ukuran yang dikehendaki. Ikan kakap dipasarkan dalam keadaan masih hidup atau sudah mati. Sebelum dipanen ikan kakap dipuasakan terlebih dahulu 1-2 hari, jaring dikontrol keutuhannya. Angkat jaring menuju ke salah satu sudut. Gunakan jaring serok halus untuk menangkap ikan kakap. Hindari ikan luka, sisiknya hilang atau stress karena ikan ini harganya menjadi turun. Ikan kakap dijual dalam kondisi masih hidup. (Bidang Perikanan Budidaya). Sumber: dkp.jatimprov.go.id ...