Infomina - Mas

Minapoli adalah platform jaringan infomasi dan bisnis perikanan terintegrasi. Buat dan bagikan informasi perikanan sekarang dan temukan manfaatnya terkoneksi dengan jaringan Minapoli.

Mas

KHV Tetap Harus Diwaspadai
Mas

KHV Tetap Harus Diwaspadai

Ada tiga cara yang bisa dilakukan saat ini agar ikan mas dan koi tahan terhadap serangan penyakit Koi Herpes Virus yaitu manipulasi suhu, vaksinasi, dan persilangan Penyakit Koi Herpes Virus (KHV) yang menyerang ikan koi dan ikan mas memang sudah cukup jarang terdengar kasusnya, atau sudah tidak separah saat ia pertama kali mewabah di awal tahun 2000-an. Namun demikian, sepinya kasus dan perbincangan soal KHV seharusnya tidak membuat lengah para pelaku usaha ikan mas dan koi dari serangan virus yang sempat memporakporandakan spesies Cyprinus carpio (ikan mas dan koi) ini.     Hal tersebut disampaikan oleh peneliti senior dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) Australia, Agus Sunarto saat menjawab pertanyaan dari peserta webinar tentang KHV yang dilaksanakan oleh Departemen Akuakultur Universitas Diponegoro beberapa waktu lalu. Peserta itu menanyakan kepada Agus kenapa pola wabah KHV terjadi seperti timbul tenggelam.  Menurut virologi di bidang akuakultur ini, KHV pada ikan cukup mirip dengan flu yang terjadi pada manusia. Flu bersifat musiman yang sering muncul saat musim hujan dan berkurang atau hilang saat musim panas. “Saya menduga mungkin (KHV juga) begitu. Tahun 2002 awalnya wabah. Pola wabah itu ketika pertama kali muncul kematiannya tinggi. Nanti kemudian ilang lagi. Ini bukan hal yang aneh bagi kami,” terang pria yang sudah meneliti KHV sejak lama ini.Baca juga: 7 Jenis Ikan Mas Konsumsi  Tiga Fase Untuk menjelaskan fenomena tersebut, Agus membagi pola penyebaran KHV ke dalam tiga fase. Ketiganya adalah fase akut, laten, dan reaktivasi. Fase akut merupakan fase paling parah yang menyebabkan banyak kematian ikan mas dan koi. Fase ini biasanya terjadi pada hari ke-6 hingga ke-10 setelah virus menyerang ikan. Kemudian setelah itu masuk ke dalam fase laten di mana wabah seolah menghilang dan tidak ada lagi kematian.  Melalui pengamatan qPCR, ia menemukan DNA KHV pada ikan yang terjangkit KHV di masa fase akut. Selain DNA, ia juga menemukan mRNA yang dihasilkan oleh DNA tersebut. mRNA menjadi semacam tanda yang diciptakan oleh DNA virus yang menandakan adanya replikasi dari virus tersebut hingga menimbulkan gejala penyakit KHV, yang bahkan berujung pada kematian massal.  Sementara pada fase laten, DNA KHV tetap ditemukan dalam tubuh ikan. Hanya saja, mRNA-nya tidak ditemukan sehingga tidak ada gejala penyakit yang ditimbulkan. Pada fase ini ikan terjangkit tetap terlihat sehat dan tidak ada kematian. Ikan yang berada pada fase laten ini lah yang disinyalir menjadi pemicu penyebaran virus ke berbagai tempat. “Orang membawa ikan yang keliatan sehat dari daerah wabah. Padahal sebenarnya dia membawa (virus), yang kalo kita liat itu dalam keadaan (fase) laten atau persisten,” ungkapnya. Baca juga: Manfaat Vaksin bagi Keberhasilan Budidaya Ikan  Setelah fase laten, pola wabah selanjutnya masuk pada fase reaktivasi. Pada fase ini, virus kembali memperlihatkan virulensinya dengan memberikan gejala sakit pada ikan hingga kematian seperti yang terjadi pada awal mula wabah. Dalam riset yang sama, pada fase reaktivasi ini, Agus kembali menemukan DNA beserta mRNA dari virus KHV pada ikan terjangkit. Ia juga kembali menemukan tingkat kematian tinggi pada ikan yang terinfeksi KHV.   Munculnya kembali gejala KHV pada fase reaktivasi ini disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak ideal. Terutama perubahan suhu secara drastis yang menyebakan ikan stres. Dalam kasus penyebaran wabah ke berbagai daerah misalnya, reaktivasi ini bisa dipicu oleh proses transportasi dan perbedaan suhu di tempat baru yang bisa menyebabkan stress pada ikan. “Kalau dia (virus) aktif lagi karena targetnya stres, maka dia akan (mematikan) sama seperti pada fase akut,” ujarnya.    Menurut Agus, pola penyebaran dan virulensi KHV yang terangkum dalam tiga fase ini penting diketahui sebagai dasar penanganan pada masa yang akan datang. Dalam kasus yang lebih luas, virus KHV bisa bertahan dalam inang (ikan) selama inang tersebut hidup. Ia juga bisa menyeberang ke ikan  lain dan hidup di sana meski tanpa menyebabkan wabah. Hal ini seperti menjadi bom waktu yang akan kembali meledak menjadi wabah KHV bila lingkungannya mendukung.Sumber: TROBOS Aqua ...
Tip Seputar Pemilihan Induk Ikan Mas
Mas

Tip Seputar Pemilihan Induk Ikan Mas

Keberhasilan usaha pembenihan ikan mas sangat ditentukan oleh kualitas induk. Pemilihan calon induk harus mempertimbangkan ras atau varietas ikan yang akan dipelihara. Ciri-ciri calon induk yang baik berbeda-beda untuk setiap ras atau varietas. Secara umum ciri-ciri calon induk yang baik sebagai berikut.- Sehat, tidak cacat, dan tidak terluka.- Umur induk 1.5—3 tahun.- Sisik tersebar teratur dan berukuran agak besar.- Sisik tidak terluka dan tidak cacat.- Bentuk dan ukuran tubuh seimbang, tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus.- Tubuh tidak terlalu keras atau terlalu lembek.- Perut lebar dan datar.- Ukuran tubuh relatif tinggi.- Bentuk ekor normal, cepat terbuka, pangkal ekor relatif lebar, dan tebal.- Kepala relatif kecil dan moncongnya lancip, terutama pada induk betina. Sebab, jumlah telur ikan mas yang berkepala kecil biasanya lebih banyak daripada ikan yang berkepala besar.- Jarak lubang dubur relatif dekat dengan pangkal ekor.Baca juga: Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan BetinaDi samping sifat-sifat umum di atas, perlu juga diperhatikan beberapa sifat spesifik induk ikan mas jantan dan induk ikan mas betina. Sifat-sifat spesifik tersebut sebagai berikut.- Induk betina mulai dapat dipijahkan setelah berumur 1.5 tahun atau minimal berbobot 1.5 kg.- Induk betina mulai matang kelamin (cukup untuk dipijahkan) jika perutnya terasa lunak dan sudah tampak membengkak ke arah belakang, dari atas lubang urogenital (lubang urine sekaligus kelamin). Lubang urogenital biasanya berwarna kemerahan dan agak terbuka, tetapi banyak juga yang tidak terbuka.- Induk yang telah matang kelamin pada umumnya tidak banyak bergerak atau gerakannya sangat perlahan.- Induk jantan mulai dipijahkan ketika berumur lebih dari enam bulan atau telah mencapai bobot minimal 0.5 kg.- Jika bagian perut induk jantan yang telah matang kelamin ditekan, akan keluar sperma.Memilih induk ikan yang baik bukanlah pekerjaan mudah. Ikan yang berukuran paling besar belum tentu termasuk ikan yang pertumbuhannya paling cepat di dalam populasi tersebut. Hal ini terutama terjadi pada populasi calon induk yang mengalami penebaran dan pemanenan sampai beberapa kali.Baca juga: Cara Pemijahan Ikan MasBeberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan induk yang baik sebagai berikut.Pemilihan calon induk dilakukan saat ikan masih burayak atau seukuran jari. Hal ini akan menjamin diperolehnya ikan-ikan yang baik untuk dibenihkan. Calon induk yang telah terpilih kemudian diberi tanda, misalnya pemotongan sirip atau pemasangan anting.Ikan yang sudah diberi tanda tersebut dapat dicampur dengan ikan lain.Menghindari terjadinya kawin silang dalam, yakni perkawinan ikan yang terjadi antarkerabat dekat. Kawin silang dalam akan menurunkan kecepatan pertumbuhan keturunan sampai 20%, menurunkan tingkat keberhasilan pembenihan, dan menurunkan resistensi (ketahanan) terhadap serangan penyakit. Perkawinan ikan antarsaudara misan juga akan menurunkan pertumbuhan sekitar 5% pada setiap generasi.Kawin silang dalam kemungkinan besar terjadi jika induk ikan itu digunakan berulang-ulang selama beberapa tahun sehingga keturunannya dapat kawin dengan biangnya.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan MasUnit pembenihan minimal menggunakan induk sebanyak 30 ekor. Jumlah keseluruhan induk menggunakan perbandingan 3 jantan : 1 betina atau 3 jantan : 2 betina. Jika populasi induk seperti di atas, pemijahan dapat berlangsung sepanjang musim. Pemijahan hendaknya menggunakan stok induk hasil pemijahan yang berbeda untuk menghindari terjadinya kawin silang dalam.Generasi-generasi calon induk hendaknya dipelihara secara terpisah untuk menghindari terjadinya pemijahan antara induk dan turunannya. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kualitas genetis induk.Menggunakan ras atau strain unggul dari petani atau Balai Benih Ikan setempat. Ras ikan yang tahan penyakit dan memiliki produktivitas tinggi dapat tersedia dari program-program penelitian genetik perikanan. Apabila ras-ras ikan tersebut dapat dibuktikan keunggulannya, dengan sendirinya dapat dikembangkan di masyarakat petani ikan.  Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan atau pemeliharaan induk sebagai berikut.Sumber: agromedia.net ...
Polyphenol Supplement to Improve Grass Carp Health
Mas

Polyphenol Supplement to Improve Grass Carp Health

Research shows that Polyphenols extracted from apples have the ability to enhance immunity and resist pathogens in grass carp.Grass carp (Ctenopharyngodon idella) of the family Cyprinidae is a traditional fish with high economic value, delicious and nutritious grass carp meat. To ensure the success of grass carp farming, disease management on grass carp and disease prevention and treatment measures play an important role. Some common diseases on grass carp such as: black head disease, black body disease, scale loss, bleeding on grass carp ... cause many difficulties for farmers. Therefore, studying herbal extracts is an optimal method in prevention and strengthening of fish immunity.Polyphenol compounds extracted from apples and other plants have powerful antioxidant biological activities, effectively limiting heat stress and oxidative stress in livestock. Many studies prove that Polyphenol supplementation is an effective measure to reduce the harm caused by stress to pets. During the rearing process, grass carp have to face many stress triggers such as habitat, immune status, disease, cellular oxidation, etc., all of which adversely affect fish health. farming and crop productivity. In particular, it will weaken immune function, making livestock more susceptible to pathogens, reduce feed intake, reduce growth performance, and even increase mortality. They also affect meat quality, as it can adversely affect the color, elasticity and pH of the meat.Also read: The Red Earthworm as an Alternative Protein Source in AquafeedsPolyphenols extracted from apples have powerful antioxidant biological activities, effectively limiting stress. Photo: pixel2013.Polyphenols are known to improve antioxidant capacity and inflammatory responses in humans, but their positive response and underlying mechanism have not been clearly established in fish. Therefore, a 60-day feeding trial was conducted to explore the effect of apple polyphenols (AP) on improving the health of grass carp. Fish were fed with a vegetable protein diet supplemented with 0, 1, 5 and 10g apple polyphenols/kg feed. The results of the study showed that the addition of polyphenols in apples with 5g/kg of feed showed the highest growth rate compared with the other treatments, however, adding polyphenols in apples with the amount of 10g/kg showed the highest growth rate. The growth rate of fish was lower than other groups. Dietary inclusion of apple polyphenols exhibited hepatoprotective effects through decreased activity of serum alanine aminotransferase, aspartate aminotransferase and γ-glutamyl transaminase (P < 0.05), and hypocholesterolemic effects. Apple polyphenol supplementation improved the high antioxidant status expressed in serum and intestinal tissue antioxidant parameters, followed by a decrease in malondialdehyde content (P < 0.05). Antioxidant capacity was improved by apple polyphenols through Nrf2 activation, and overexpression of catalase and copper/zinc superoxide dismutase (P < 0.05). Also read: The Endogenous Bacteria Bacillus licheniformis Helps to Boost The Immunity on Grass CarpDietary inclusion of apple polyphenols exhibited hepatoprotective effects on grass carp. Photo:  Fisheries and Oceans Canada.In addition, apple polyphenol supplementation exerts an anti-inflammatory effect through inhibition of the TLR4 signaling pathway, followed by a significant decrease in the transcription of pro-inflammatory cytokines such as IL-1β, IL- 6 and TNF-α (P < 0.05). Thereafter, an enhancement of intestinal barrier function was observed in the apple polyphenols groups of 1g, 5g and 10g in terms of overexpression of junction proteins such as ZO-1, ZO-2, ZO -3 and Occludin (P < 0.05). These results suggest that apple polyphenols exhibit beneficial effects on the health of grass carp through improving antioxidant capacity, inhibiting inflammatory responses, and enhancing intestinal barrier function. Overall, the optimal apple polyphenol dosage for grass carp is 5 g/kg diet. Adding Polyphenols in apples helps to save some costs but still maintain or further improve meat quality, helping to increase economic profits for farmers.Source: tepbac.com ...
Cara Pemijahan Ikan Mas
Mas

Cara Pemijahan Ikan Mas

Di habitat aslinya, ikan mas memijah di awal musim hujan. Proses pemijahan ikan mas dirangsang oleh bau tanah kering yang tersiram air hujan. Dalam budidaya pembenihan, ikan mas bisa dipijahkan sepanjang tahun tidak mengenal musim.Kali ini alamtani akan mengulas hal-hal yang harus disiapkan sebelum melakukan pemijahan ikan mas, meliputi ciri indukan matang gonad, penyiapan kolam pemijahan, proses pemijahan dan penetasan telur. Sedangkan untuk cara memilih dan memelihara calon indukan ikan mas serta merawat benih hasil pemijahan, silahkan baca budidaya pembenihan ikan mas.Ciri indukan matang gonadIndukan betina dan jantan harus dipelihara di kolam terpisah sebelum dipijahkan. Pemeliharaan dilakukan hingga indukan memasuki masa matang gonad. Indukan matang gonad adalah indukan ikan yang telah masuk masa subur dan siap untuk melakukan pembuahan.Secara umum indukan ikan mas betina yang ideal untuk dipijahkan berumur 1,5-2 tahun dengan bobot tubuh 2-3 kg. Sedangkan untuk ikan mas jantan lebih cepat memasuki masa matang gonad, yaitu pada umur 10-12 bulan dengan bobot tubuh 0,6 kg.Baca juga:  Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan BetinaCiri-ciri indukan ikan mas betina matang gonad:- Perut bagian bawah lunak, bentuknya buncit dan membulat.- Alat genital kemerahan dan mengembang agak terbuka.- Bagian anus terlihat menonjol seperti membengkakCiri-ciri indukan jantan ikan mas matang gonad:- Bila perut bagian bawah ditekan akan mengeluarkan sperma, cairan berwarna putih.- Tubuh ramping dan gesit.- Pemberokan indukan ikan- Sebelum dipijahkan lakukan pemberokan pada indukan jantan dan betina. Pemberokan yang dimaksud adalah pemeliharaan indukan jantan dan betina dalam kolam terpisah, tanpa diberi makan selama 1-2 hari. Tujuan pemberokan untuk menghilangkan lemak disekitar kantong telur. Lemak yang menyelubungi kantong telur akan menghambat pelepasan sel telur ketika memijah.Selain itu pemberokan juga bertujuan untuk menahan sementara keinginan memijah indukan. Dengan begitu saat waktunya dipijahkan kedua indukan saling tertarik dan melakukan pembuahan.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan MasMenyiapkan kolam pemijahanKolam tanah paling cocok untuk melakukan pemijahan ikan mas. Persiapan yang harus dilakukan adalah penjemuran kolam, pengolahan tanah, pengapuran, pemupukan dan pengairan. Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan baca persiapan kolam tanah untuk budidaya ikan.Setiap indukan betina yang akan memijah membutuhkan luasan kolam 6 m2 per kg bobot tubuh, dengan kedalaman air kolam 60-80 cm. Misalnya, untuk indukan seberat 5 kg dibutuhkan kolam seluas 30 m2. Jadi, kolam seluas 100 m2 kira-kira bisa diisi oleh 3 indukan.Hal lain yang harus dipersiapkan adalah kakaban. Fungsi kakaban dalam pemijahan ikan mas memberikan tempat untuk meletakkan telur-telur yang telah dibuahi. Kakaban dibuat dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu dan dikasih pemberat agar tenggelam dalam air.Lebar kakaban biasanya 40 cm, panjangnya bervariasi bisa dibuat 1-2 meter. Cara membuat kakaban adalah sebagai berikut:- Ijuk disisir rapi dengan sisir kawat, diletakkan berjejer hingga sepanjang panjang kakaban.- Kemudian siapkan dua bilah bambu untuk menjepit ijuk tersebut. Bagian yang dijepit adalah tengah, lihat gambar dibawah.- Paku kedua bilah bambu tersebut agar menjepit ijuk dengan kuat.Bentuk kakaban dari Ijuk.Kebutuhan kakaban untuk pemijahan ikan mas tergantung pada ukuran dan jumlah indukan. Untuk kakaban berukuran 40×100 cm dibutuhkan 5-6 kakaban per kg induk ikan mas. Misalnya, indukan sebesar 5 kg membutuhkan 25-30 kakaban.Selanjutnya pasang kakaban di dasar kolam. Ikatkan kakaban pada patok yang menancap ke dasar kolam sehingga kakaban dalam posisi melayang. Tidak mengapung di atas air sekaligus juga tidak tenggelam di dasar kolam. Kira-kira berada dibawah permukaan air sekitar10-25 cm.Pemijahan ikan masSecara umum terdapat dua cara pemijahan ikan mas, yakni dengan proses alami dan proses buatan. Proses pemijahan alami yaitu mengawinkan indukan dengan meletakkan ikan jantan dan betina dalam satu kolam, sehingga mereka melakukan perkawinan sendiri. Sedangkan proses buatan yaitu indukan betina dibuahi dengan bantuan manusia dengan cara penyuntikan hipofisa atau hormon dan pembuahan dilakukan secara in vitro.Pemijahan buatan dengan penyuntikan hipofisa atau hormon dilakukan pada ikan-ikan yang sulit memijah. Ikan mas merupakan ikan yang mudah memijah. Pemijahan ikan mas buatan biasanya dilakukan oleh petani pembenihan yang menyediakan benih ikan secara kontinyu dan jumlahnya banyak.Pada kesempatan kali ini yang dibahas hanya pemijahan ikan mas secara alami. Ada berbagai teknik pemijahan ikan mas secara alami. Biasanya masing-masing daerah punya kekhasan tersendiri. Salah satu yang terkenal adalah cara Sunda. Cara ini banyak dilakukan para pembudidaya di daerah Jawa Barat. Berikut ini langkah-langkahnya:- Kakaban ijuk dipasang melayang dalam air, sekitar 10-15 cm dibawah permukaan air. Ikat kakaban pada patok yang menancap kuat agar tidak bergeser oleh aktivitas ikan saat memijah.- Masukkan indukan betina dan jantan bersama-sama. Perbandingan bobot indukan betina dan jantan 1:1, sedangkan dari jumlahnya bisa 2:1 atau 3:1.- Pelepasan induk biasanya berlangsung pada sore hari sekitar pukul 16.00-17.00. Proses pemijahan akan berlangsung dini hari sekitar pukul 01.00-06.00. Ditandai dengan ikan saling berkejaran dan bau amis menyelimuti air kolam.- Amati kakaban setelah 24 jam sejak indukan dilepaskan di kolam pemijahan. Dalam tempo ini seharusnya kakaban sudah dipenuhi telur yang menempel. Kakaban yang sudah berisi telur digoyang-goyangkan agar bersih dari lumpur. Kemudian diangkat untuk dipindahkan ke kolam penetasan atau hapa. Kolam atau tempat penetasan harus sudah disiapkan setidaknya sehari sebelum proses pemijahan.- Selain cara Sunda ada berbagai cara lain dalam memijahkan ikan mas. Beberapa yang terkenal yaitu cara Cimindi, Rancapaku, Magek, Kantong, Dubisch dan Hofer.Kolam pemijahan ikan masBaca juga: Cara Mudah Supaya Larva Ikan Mas Cepat TumbuhPenetasan telurPenetasan telur hasil pemijahan ikan mas bisa dilakukan di berbagai tempat atau wadah. Tempat yang biasa digunakan adalah bak semen, kolam terpal, akuarium, bak fiber atau kolam. Apabila kita ingin menetaskan telur di kolam, misalnya di kolam pemijahan harus dilengkapi dengan hapa.Hapa adalah jaring halus berukuran 1 mm atau lebih kecil dari ukuran telur yang diletakkan di dalam kolam. Bentuk hapa seperti jaring apung yang ada di waduk-waduk. Setelah proses pemijahan selesai, segera pindahkan kakaban yang dipenuhi telur ke tempat pemijahan. Bersihkan terlebih dahulu kakaban dari lumpur dengan digoyang-goyangkan secara lembut. Kemudian angkat dan pindahkan ke kolam penetasan atau ke dalam hapa. Tempat penetasan sebaiknya terlindung dari air hujan dan panas yang berlebihan.Untuk mencegah tumbuhnya jamur, air di kolam penetasan bisa diberikan methylen blue.  Sedangkan untuk penetasan di hapa, kakaban bisa rendam terlebih dahulu dalam air yang sudah dicampur methylen blue. Kemudia letakan kakaban sekitar 5-10 cm dibawah permukaan air.Pada suhu ideal yaitu 28-30oC, telur akan menetas dalam 1-3 hari. Setelah menetas menjadi larva, tidak perlu langsung dikasih pakan. Karena larva masih membawa nutrisi yang terdapat dalam kuning telur. Setelah berumur 2-3 hari, larva bisa diberi pakan.Salah satu jenis pakan yang bisa diberikan untuk larva adalah kuning telur yang telah direbus. Kemudian dilumat, satu butir kuning telur dicampur dengan satu liter air lalu diberikan ke benih ikan. Pemberian makan sehari dua kali setiap pagi dan sore.Pemeliharaan di kolam penetasan berlangsung sampai larva berumur satu minggu. Ukuran larva mencapai 1-2 cm. Selanjutnya larva dipindahkan ke kolam pendederan untuk proses pembesaran benih. Sumber: Alam Tani ...
Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina
Mas

Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina

Tahukah Anda tentang Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina? Salah satu langkah penting dalam budidaya ikan mas adalah dengan mencari indukan ikan mas jantan dan ikan mas betina yang memiliki kualitas baik. Namun saat ini masih banyak orang yang seringkali kesulitan dalam membedakan mana ikan mas jantan dan mana ikan mas betina.Setiap jenis ikan memiliki ciri dan karakteristik masing-masing untuk membedakan jenis kelaminnya.Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan BetinaBerikut akan dijelaskan beberapa Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina yang harus anda ketahui :1. Perhatikan bentuk dan ukuran tubuh ikan masLangkah pertama bisa dilihat dari segi ukuran fisik tubuh ikan mas. Ikan mas betina memiliki bentuk tubuh yang lebih besar bila dibandingkan dengan ikan mas jantan.Apalagi ketika ikan mas betina sudah berukuran dewasa dan siap untuk dipijahkan atau dikawinkan, biasanya tubuhnya akan semakin besar dan perut ikan akan semakin membulat. Ikan mas betina juga umumnya memiliki tubuh bagian belakang yang agak meruncing.Ketika sudah musim kawin, karena ikan mas betina ini memproduksi sel telur, maka akan adanya benjolan yang timbul pada salah satu sisi dari tubuh ikan mas betina, sehingga akan terlihat sedikit asimetris karena sebelah sisinya mengandung sel telur.Sedangkan untuk ikan mas jantan, tubuhnya cenderung ramping dan memiliki pergerakan yang lebih cepat.Hal ini dikarenakan produksi sperma pada ikan mas jantan dapat dilakukan setiap saat. Ikan mas jantan pada spesies dan usia yang sama dengan ikan mas betina umumnya akan memiliki bentuk tubuh yang lebih panjang dan kecil.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan Mas2. Cairan yang dikeluarkan oleh masing-masing ikan masSalah satu cara paling mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin ikan mas adalah dengan cara memijit alat kelaminnya.Namun perlu diperhatikan bahwa cara ini merupakan cara sedikit ekstrim sehingga perlu dilakukan hanya pada ikan mas yang sudah berumur dewasa, karena untuk ikan mas yang masih kecil, alat reproduksinya masih belum sempurna atau matang.Ketika anda memijit bagian perut atas lalu diurut kebawah sampai menuju kebagian alat kelamin ikan, perhatikan cairan apa yang keluar dari alat kelamin ikan mas tersebut.Bila yang keluar cairan berwarna putih susu, maka ikan mas tersebut merupakan ikan mas berkelamin jantan.Cairan yang keluar dari alat kelamin tersebut merupakan cairan sperma ikan. Sedangkan bila tidak keluar maka bisa dipastikan bahwa ikan mas tersebut berkelamin betina, atau bila terus dipaksakan dipijat pada ikan mas betina, biasanya yang akan keluar adalah kotoran ikan yang berwarna kuning.Baca juga: 5 Cara Membedakan Gurame Jantan dan Betina3. Perbedaan karakter dan perilaku ikan masIkan mas jantan pada umumnya memiliki bintik-bintik putih yang menonjol atau yang biasa disebut tubercle pada bagian pelindung insang atau bagian depan dekat sirip.Bintik-bintik ini umumnya banyak muncul ketika musim kawin tiba, namun beberapa ikan mas jantan juga akan terus memiliki ciri bintik seperti ini sepanjang tahun meski musim kawin telah terlewati.Perlu diperhatikan bahwa bintik-bintik ini memang banyak ditemui pada ikan mas berkelamin jantan, namun bukan berarti bahwa ikan mas yang tidak memiliki turbecle ini dipastikan berkelamin betina. Beberapa ikan mas jantan juga ada yang tidak memiliki ciri seperti ini.Perilaku dari ikan mas juga dapat anda amati untuk bisa membedakan jenis kelamin dari ikan mas. Untuk ikan mas jantan, pergerakannya sangatlah lincah dan agresif.Ikan mas jantan akan cenderung mengejar-ngejar ikan mas betina bahkan menyenggol pantat ikan betina. Ketika musim kawin, ikan mas jantan akan lebih agresif dan seringkali mendorong ikan mas betina ke sisi-sisi akuarium.Pergerakan ikan mas jantan sangatlah aktif. Sebaliknya, ikan mas betina cenderung bergerak sangat lambat, ini juga dipengaruhi karena tubuhnya yang gemuk dan bulat. Bila memungkinkan, anda juga bisa mengamati pada bagian perut bawah ikan mas dan lihat apakah terdapat garis bergerigi atau yang biasa dikenal dengan midline ridge.Garis ini biasa memanjang dari belakang sirip perut hingga ke area dekat insang dan menonjol pada ikan mas jantan. Sedangkan untuk ikan mas betina, garis ini biasanya tidak terlalu terlihat atau bahkan tidak ada.Baca juga: Ini Dia Cara Membedakan Induk Udang Windu Jantan dan Betina4. Perhatikan Lubang dubur ikanLubang dubur pada ikan mas jantan cenderung tidak menonjol keluar. Sedangkan pada ikan mas betina biasanya akan terlihat membengkak dan besar.Hal ini menandakan bahwa sel telur telah matang. Anda bisa mengamati hal ini pada masa pemijahan, karena biasanya ikan mas akan mengalami pembukaan anal dubur.Beberapa metode diatas bisa anda coba untuk dapat menentukan jenis kelamin dari ikan mas. Namun perlu diketahui bahwa tidak ada metode yang mudah dan langsung akurat dalam mengidentifikasinya.Hal ini karena masih terdapat beberapa pengecualian seperti pada ikan mas jantan yang mungkin tidak memiliki tubercle, atau lubang dubur ikan mas betina yang tidak menonjol.Bahkan beberapa spesies ikan mas tertentu tidak mengikuti ciri umum yang berlaku. Oleh sebab itu untuk mengetahui jenis kelamin ikan mas, sebaiknya diamati lebih dari satu ciri tertentu.Nah bagaimana? Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Cara Membedakan Ikan Mas Jantan dan Betina. Semoga bermanfaat. Sumber: agrotek.id ...
Menilik Sistem Budidaya Ikan Mas di Kolam Air Deras
Mas

Menilik Sistem Budidaya Ikan Mas di Kolam Air Deras

Ada berbagai cara untuk membudiyakan ikan mas, salah satunya adalah ikan mas yang berada di kolam air deras. Kolam air deras merupakan kolam tempat pembesaran ikan yang airnya mengalir terus menerus dalam jumlah tertentu. Selain itu, teknologi pembuatan kolam air deras pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 70-an dan kemudian diperkenalkan di Indonesia pada tahun 80-an.Di Indonesia, penggunaan media air deras untuk budidaya ikan menyontoh Jepang, yakni dengan membuat kolam keramba yang memanfaatkan aliran air sungai. Pembudidaya dengan menggunakan kolam air deras ini termasuk metode yang dianggap paling berhasil untuk membudidayakan ikan mas, karena metode ini dapat menghasilkan jumlah dan mutu panen yang paling baik.Baca juga: Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Cepat PanenSesuai dengan namanya, kolam ini memanfaatkan aliran air yang relatif deras untuk mempeicepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Hal ini tentu saja dapat dimengerti, sebab aliran air yang deras akan memberikan beberapa keuntungan. Aliran air yang deras mampu menyediakan kandungan oksigen terlarut dalam air pada tingkat yang jenuh. Dengan demikian oksigen terlarut dalam air selalu tersedia.Selain itu, dengan selalu tersedianya kandungan oksigen terlarut dalam air, kolam dapat ditebari ikan dengan kepadatan yang tinggi.Aliran air yang deras akan mampu dengan segera membuang sisa makanan dan kotoran hasil metabolisme dari dalam kolam, sehingga kemungkinan terjadinya proses pembusukan yang akan memperlambat pertumbuhan ikan dapat dihindari.Baca juga: Cara Mudah Supaya Larva Ikan Mas Cepat TumbuhKolam air deras termasuk salah satu usaha budidaya ikan yang intensif. Tingkat produksinya relatif sangat tinggi, apabila dibandingkan dengan sistem budidaya yang lain. Karena sifatnya yang intensif, setiap kolam yang dipergunakan untuk membudidayakan ikan mempunyai ukuran yang tidak terlalu besar. Berdasarkan hasil penelitian, temyata ukuran luas kolam air deras yang dapat mem- berikan hasil optimal adalah 50 meter persegi.Adapun kekurangan budidaya ikan mas di kolam air deras adalah mahalnya biaya investasi untuk membangun kolam air deras, sehingga tidak semua petani pembudidaya dapat menggunakan metode ini. Dalam skala usaha yang lebih besar, seperti yang dilakukan oleh petani ikan bermodal besar, dapat dioperasikan satu unit sistem kolam air deras yang terdiri dan beberapa puluh kolam. Beberapa contoh budidaya ikan dengan sistem kolam air deras dalam skala besar dapat dilihat di Soreang, Kabupaten Bandung dan di Sundawenang, Sukabumi.Baca juga: Warga di Dataran Tinggi Dieng Budidaya Ikan di Kolam Air PanasNamun, melihat kecendrungan saat ini, penggunaan metode pembudidayaan yang lebih modern seperti kolam air deras semakin diminati oleh petani dibandingkan metode pembudidayaan tradisional seperti minapadi. (MD)Sumber: KKP News ...
Cara Mudah Supaya Larva Ikan Mas Cepat Tumbuh
Mas

Cara Mudah Supaya Larva Ikan Mas Cepat Tumbuh

Terdapat langkah penting budidaya larva ikan mas yang perlu anda kuasai supaya larva ikan anda tidak mudah mati. Faktor keberhasilan pembenihan ikan mas adalah larva yang sehat dengan tingkat kematian yang rendah. Fisiknya yang kecil membuat larva ikan mas sangatlah rentan mati karena berbagai faktor eksternal.Larva ikan mas memerlukan pakan yang sesuai dengan ukruan mulutnya, seperti plankton dan suspensi kuning telur ayam (pakan buatan). Pakan larva ikan mas yang dikenal oleh pembudidaya dalam segmentasi pembenihan ikan mas adalah suspensi kuning telur. Salah satu modifikasi pakan larva ikan mas yang menggunakan suspensi kuning telur adalah dengan ditambahkan tepung pellet. Pakan alternatif ini sudah dikaji oleh BPTP Sulawesi Utara dan secara spesifik lokasi telah direkomendasikan kepada pembenih ikanBaca juga:  Kecukupan Pakan pada BenurCara membuat pakan modifikasi untuk larva ikan mas1. Pengambilan kuning telurTelur ayam yang sudah direbus diambil kuningnya, diencerkan dengan air matang satu liter, kemudian disaring dengan kain tile.2. Pencampuran kuning telur dengan tepung pelletKuning telur masak tadi dicampurkan dengan pellet yang sudah dihaluskan dengan perbandingan 1:1 (bagian). Dosis ini dapat memenuhi kebutuhan 10.000 ekor larva/hari.3. Pemberian pakan modifikasi - Pakan campuran kuning telur masak + tepung pellet dapat diberikan kepada larva ikan mas yang berumur 2 hari setelah penetasan telur.  - Cara pemberiannya dengan menggunakan semprotan atau ditebar merata pada permukaan happa. Pakan diberikan selama 1-2 minggu sebanyak 10% dari total bobot ikan yang ditebar. - Setelah itu benih hanya diberi pellet halu sampai mencapai ukuran siap jual (Mantau et al. 2011).Pengelolaan telur dan larvaSelain pakan, anda juga perlu memerhatikan air yang digunakan untuk budidaya larva ikan mas. Air yang digunakan untuk penetasan telur harus bersih atau tidak mengandung lumpur. Selain itu air juga mengandung oksigen yang cukup, karena itu air perlu terus mengalir. Agar air terus mengalir pada kolam, pada saluran masuk di atas happa ditambahkan sebatang bambu yang telah dilubangi berjarak 50 cm. Air akan melewati lubang-lubang tersebut sehingga terjadi percikan air sebagai tambahan penyediaan oksigen,Anda juga perlu membuang bahan-bahan yang sudah membusuk di sekitar wadah, dan juga sampah yang menyumbat saluran air. Suhu air kolam larva ikan diusahakan stabil pada kisaran 19-30⁰ C (Zonneveld et al. 1991). Kolam penetasan atau happa diberi tutup atau atap sebagai pelindung dari terik matahari dan air hujan. Setelah telur ikan mas menetas, larva dipindahkan ke happa pemeliharaan. Larva yang baru menetas akan menyerap nutrisi dari telur sebagai makannya. Setelah 2-3 hari, larva akan mencari makan di perairan dan pada saat itulah larva perlu diberi pakan tambahan. Setelah melakukan pemeliharaan selama satu bulan, anda perlu melakukan penjarangan atau sortir benih.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan MasManajemen pakan larva ikan masPakan yang dianjurkan untuk larva ikan mas yaitu hasil modifikasi pakan menggunakan suspensi kuning telur masak + tepung pellet. Pakan diberikan setiap hari selama 1-2 minggu pada pukul 07.30, 10.00, 12.30, 14.30, dan 17.30 dengan dosis 10% dari bobot pupulasi setiap happa. Sebagai patokan, untuk happa ukuran 1 m3, padat tebar optimum adalah 400 ekor (Mantau et al. 2001). Larva ikan mas yang telah menjadi benih (2 cm) diberi pakan tepung pellet dengan dosis dan waktu pemberian yang sama hingga benih berukuran 3-5 cm. Setelah itu dilakukan penjarangan dan pemindahan benih ke kolam benih sesuai ukurannyaKeuntungan menggunakan happa dalam pembenihan ikan mas adalah dapat diperoleh benih yang relatif seragam dan lebih mudah dalam melakukan penjarangan. Pemberian pakan modifikasi diusahakan tepat waktu dan suspense pakan yang tersisa tidak diberikan untuk keesokan harinya.Hasil kajian penggunaan pakan suspensi kuning telur masak + tepung pellet menunjukkan bahwa pakan larva ini memberikan pertumbuhan harian larva ikan mas yang paling tinggi disbanding pakan larva lainnya seperti suspensi telur masak, suspensi kuning telur mentah, dan suspensi kuning telur mentah + tepung pellet (Tabel 1).Beli Pakan Ikan Mas Disini!Pentingnya pakan yang bergizi untuk pertumbuhan larva ikanTingginya pertumbuhan larva ikan mas disebabkan pakan yang mengandung protein yang cukup tinggi hasil gabungan dua jenis pakan yaitu kuning telur dan pellet (Tabel 1). Protein merupakan zat yang esensial dalam pakan larva di samping zat-zat lainnya seperti karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Pakan dengan komposisi zat gizi yang demikian memungkinan larva ikan anda memiliki pertumbuhan lebih cepat dibanding yang mendapat ketiga jenis pakan lainnya.Menurut Zonneveld et al. (1991), bahwa tipe pakan dapat dikelompokkan beradasarkan spesies ikan , bentuk fisik pakan, proses pembuatan pakan, keaslian pakan, penggunaan pakan, dan komposisi atau kandungan zat gizi pakan. Oleh karena itu, walaupun ikan dapat memafaatkan lebih dari 50% pakan yang diberikan, jika kandungan zat gizi pakan tersebut kurang lengkap atau rendah nilainya terutama komposisi protein, maka pakan tersebut tidak akan memberikan pertumbuhan yang signifikan. Hal tersebut karena protein tersusun atas asam-asam amino esensial yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan.Ditulis oleh Tim MinapoliSumber: Mantau Z, Rawung JBM, Sudarty. 2004. Pembenihan Ikan Mas yang Efektif dan Efisien. Jurnal Litbang Pertanian. 23(2): 68-73Mantau Z, Supit A, Sudarty, Rawung JBM, Buchari U, Oroh L, SUmampow J, Mamentu A. 2001. Penelitian Adaptif Pembenihan Ikan Mas dan Maskulinisasi Ikan Nila di Sulawesi Utara. Laporan Hasil Penelitian. IPPTP Kalasey, Sulawesi UtaraZonneveld N, Huisman EA, Boon JH. 1991. Prinsip-prinsip Budi Daya Ikan. PT. Gramedia, Jakarta.  ...
Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Cepat Panen
Mas

Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Cepat Panen

Usaha budidaya ikan mas merupakan salah satu peluang bisnis yang bisa dijalankan dengan mudah. Selain kebutuhan pasarnya yang besar, budidaya ikan jenis ini juga tidak membutuhkan modal yang besar.Ada dua jenis ikan mas yang populer di masyarakat. Masing-masing adalah ikan mas konsumsi dan jenis ikan hias. Untuk kepentingan bisnis yang ingin dijalankan tentunya pertimbangan kebutuhan pasar yang besar yang lebih menjanjikan.Dari kedua jenis itu, ikan mas konsumsi jauh lebih besar kebutuhannya ketimbang yang jenis hias. Bahkan tak sedikit rumah makan dan restoran yang kewalahan memenuhi minat masyarakat terhadap masakan ikan mas yang lezat.Untuk cara budidaya ikan mas jenis konsumsi juga jauh lebih mudah dibandingkan ikan mas hias. Cara beternak ikan ini tak berbeda jauh dengan ikan konsumsi lainnya, seperti ikan nila, lele, ataupun ikan gurame.Menjalankan usaha ternak ikan mas bisa dilakukan dengan memanfaatkan kondisi rumah yang ada. Jika modal Anda terbatas, kolam bisa dibuat dengan kain terpal. Media kolam ini juga bisa untuk area rumah yang sempit sekalipun.Kelebihan Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam TerpalTerdapat beberapa alasan mengapa sebagian orang memilih untuk budidaya ikan mas dengan menggunakan kolam terpal. Hal ini dikarenakan banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan.Kelebihan menggunakan kolam satu ini diantaranya kualitas ikan yang dihasilkannya jauh lebih segar dan juga mampu menghasilkan panen dengan lebih optimal. Berikut keunggulan lain kolam terpal untuk ternak ikan mas.Proses Pemeliharaan Ikan Lebih TerkontrolIkan mas termasuk jenis ikan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu penting menjalankan budidaya ikan yang terkontrol pemeliharaannya. Karena itu perlu menerapkan ternak ikan dengan menggunakan kolam terpal ini.Pakan yang terkontrol, kondisi kolam yang selalu terjaga, dan air yang selalu bersih akan membuat hasil panen ikan juga lebih berkualitas. Cara budidaya ikan mas semacam ini juga akan membuat waktu panen lebih cepat.Mampu Menjaga Stabilitas Suhu KolamKetika anda menggunakan kolam terpal sebagai tempat untuk melakukan usaha ternak ikan mas, maka hal ini juga akan menjaga stabilitas suhu air kolam akibat adanya fluktuasi.Hal ini dikarenakan kolam terpal memiliki sifat yang fleksibel dan juga perbedaan suhu akan dapat terkontrol dengan sendirinya ketika anda menggunakan kolam terpal ini.Risiko Terkena Penyakit yang RendahKetika anda melakukan budidaya ikan mas dengan kolam terpal, maka hal ini pun akan semakin meminimalisir dan mengurangi risiko ikan akan terkena penyakit yang disebabkan oleh hama dan gulma.Dengan menggunakan bentuk media kolam ini, maka nantinya tidak akan terjadi penumpukan kotoran ikan yang akan menjadi penyebab kualitas air di kolam menjadi kotor dan menurun.Kualitas Ikan Mas Yang Lebih SegarMenjalankan usaha budidaya ikan mas dengan menggunakan kolam terpal juga akan bisa meningkatkan hasil panen ikan yang lebih segar dan lebih baik. Proses pemeliharaan yang terkontrol membuat ikan lebih terpantau perkembangannya.Dibandingkan ternak ikan di kolam tanah akan menyebabkan ikan juga lebih berbau tanah. Sedangkan menggunakan media terpal bau tanah pada hasil panen ikan bisa diminimalkan dan ikan lebih segar.Mempermudah Proses PanenKelebihan lain melakukan usaha budidaya ikan mas di kolam terpal adalah ketika musim panen tiba. Bentuk kolam ini akan membuat mudah untuk mengelola hasil panennya.Hal ini dapat terlihat saat proses penjaringan ikan hingga proses pengeringan, anda hanya membutuhkan waktu satu jam saja. Tentu saja cara ini pun akan menghemat waktu anda dalam menjalankan usaha ternak ikan mas. Demikianlah berbagai kelebihan menerapkan cara budidaya ikan mas dengan kolam terpal. Bahkan media kolam ini tak membutuhkan modal lebih besar dbandingkan kolam beton atau tanahSumber: Harapan Rakyat ...
Teknik Pembenihan Ikan Mas
Mas

Teknik Pembenihan Ikan Mas

Latar BelakangIkan Mas (Cyprinus carpio, Linn.) merupakan spesies ikan air tawar yang sudah lama dibudidayakan dan terdomestikasi dengan baik di dunia. Di China, para petani telah membudidayakan sekitar 4000 tahun yang lalu sedangkan di Eropa beberapa ratus tahun yang lalu. Sejumlah varietas dan subvarietas ikan mas telah banyak dibudidayakan Asia tenggara sebagai ikan konsumsi dan ikan hias.Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyaknya strain/ras. Hal ini disebabkan karena :1.       Penyebaran daerah yang luas dengan keadaan lingkunagan yang bervariasi dan juga berbeda secara geografis,2.       Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan,3.       Akumulasi mutasi dan 4.       Seleksi secara alami maupun karena kegiatan manusia.Daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas dapat hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai dataran tinggi (sampai ketinggian 1800 m apl.). Strain tersebut tampak dari keragaman bentuk sisik, bentuk tubuh dan warna. Beberapa strain yang sudah dikenal di tanah air antara lain Majalaya, Rajadanu, Punten, Sinyonya, Wildan, Domas, Kaca (Mirror), Merah/Cangkringan, Kumpai, Mantap dan sebagainya.Baca juga: Pembenihan Bawal Bintang (Trachinotus Blochii, Lacepede)Sistematika Fillum                    : ChordataKelas                     : PiscesOrdo                      : OstariophysiSubordo               : CyprinideaFamili                    : CyprinidaeGenus                   : CyprinusSpesias                 : Cyprinus Carpio, Linn Pemeliharaan Induk1.       Induk betin dan jantan dipelihara secara terpisah.2.       Induk dipelihara di kolam air tenang dengan kepadatan 1 – 2 kg/m².3.       Pakan yang diberikan berupa pellet dengan kandungan protein 28 – 30%.4.       Dosis pemberian pakan 2 – 3% bobot biomas per hari.5.       Frekuensi pemberian pakan 3 kali/hari.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan Kerapu BebekPersyaratan Kualitas AirSuhu                      : 25 - 30˚CpH                          : 6,5 – 8,5Oksigen                : >5 mg/lAmonia                : <0,02 mg/lKecerahan          : >30 cm Pemilihan Induk1.       Induk betina berumur 2 tahun dengan bobot ≥ 2kg,2.       Induk jantan minimal berumur 8 bulan dengan bobot 0,50 kg.3.       Induk betina siap pijah memiliki pergerakan lamban, lubang kelamin agak membengkak dan berwarna kemerahan, perut membesar (gendut) kearah belakang dan apabila diraba terasa lembek, dan sering meloncat – loncat terutama malam hari.4.       Induk jantan matang gonad dapat dikenal dengan cara mengurut kearah kelamin secara lembut dan perlahan. Sperma yang baik berwarna putih seperti susu dan kental.Pemijahan Alami1.       Wadah pemijahan berupa hapa yang ditempatkan dikolam/bak.2.       Kepadatan induk selama pemijahan 2 kg induk betina/4m².3.       Rasio bobot induk betina dan jantan adalah 1 : 1.4.       Air disiapkan pada ketinggian 70 – 100 cm dan dengan debit air diatur pada 0,5 liter/detik.5.       Penempelan telur, menggunakan kakaban, berupa ijuk yang sudah disisir rapi dan dijepit dengan bambu/kayu.6.       Ukuran kakaban disesuaikan dengan kebutuhan; umumnya panjang 1,5 m dan lebar 0,4 m.7.       Jumlah atau total bobot induk yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan larva di kolam pendederan pertama.8.       Setelah memijah, induk betina dan jantan dipindahkan ke wadah pemeliharaan induk.9.       Hapa yang telah ditempeli telur disusun kembali agar posisinya rapi dan telur tidak saling menumpuk10.   Teluar akan menetas dalam waktu 48 – 60 jam setelah pembuahan pada suhu 28 - 30˚C.Baca juga: Pembenihan Ikan Lele Sangkuriang Media Pemijahan    Perawatan Larva1.       Kakaban diangkat pada hari ke 2 – 3 hari setelah telur menetas.2.       Larva umur 2 – 3 hari dapat dipindahkan ke kolam pendederan pertama yang telah disiapkan.3.       Jika kolam pendederan belum siap, larva tetap dirawat di dalam hapa. Pakan awal untuk larva tersebut dapat berupa suspensi kuning telur yang diberikan 5 kali perhari (1 butir untuk sekitar 100.000 larva). Lama pemeliharaan larva dalam hapa ini sebaiknya tidak lebih dari 5 hari.Beli benih ikan disini! Pendederan1.       Pendederan I sampai III dilakukan di kolam yang dilengkapi dengan saringan pada pintu pemasukan dan pengeluaran air (pembuangan).2.       Kolam pendederan disiapkan melalui pengolahan tanah dasar kolam, pengeringan, pengapuran, pemupukan, pengisian air dan pengkondisian air kolam.3.       Pengolahan tanah dasar kolam dapat dilakukan dengan pembajakan, peneplokan dan perbaikan pematang kolam.4.       Pengeringan dilakukan selama 2 s.d 5 hari (tergantung cuaca).Standar Pendederan Ikan Mas Standar Pendederan I II III Pupuk organik (g/m2) 500 200 200 Kapur (g/n2) 50 50 50 Ukuran tebar (cm) 0,6 – 0,7 2 – 3 5 – 8 Padat tebar (ekor) 100 50 25 Dosis Pakan (% Biomas) 20 10 5 Frekuensi (kali) 3 3 3 Lama (hari) 20 30 30 Sintasan (%) 60 70 80 Ukuran panen (cm) 2 – 3 5 - 7 8 – 10  Pengendalian Penyakit1.       Serangan parasit dapat ditanggulangi dengan menggunakan garam dosis 500 – 1000 mg/liter. Aplikasi dengan perendaman selama 24 jam.2.       Serangan bakteri ditanggulangi dengan ekstrak bawang putih dosis 5 – 10 mg/liter. Aplikasi dengan perendaman selama 24 jam. 3.       Pencegahan serangan virus KHV dilakukan dengan memberikan lingkungan yang baik, serta pemberian immunostimulan (Vitamin C dan Ragi) yang dicampurkan dengan pakan.        Sumber : Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar SukabumiTentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...
7 Jenis Ikan Mas Konsumsi
Mas

7 Jenis Ikan Mas Konsumsi

Pernahkan Anda mengonsumsi ikan mas? Ikan yang memiliki nama lain ikan karper ini tersebar luas di Indonesia dan harganya cukup terjangkau. Rasanya yang enak membuat ikan ini disukai masyarakat. Ikan mas memiliki banyak jenis. Hewan perairan tawar ini secara umum digolongkan menjadi dua, yaitu ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. Berikut ini adalah jenis ikan mas konsumsi yang perlu Anda ketahui.1. Ikan Mas PuntenJenis ikan mas ini pertama kali dibudidayakan pada tahun 1933 di Desa Punten, Malang, Jawa Timur. Ikan mas Punten memiliki tubuh pendek dengan punggung lebar dan tinggi. Warna sisiknya hitam kekuningan dan matanya agak menonjol. Ikan jinak ini bergerak dengan lambat. Meskipun cenderung pendek, ikan mas Punten memiliki daging 10 persen lebih banyak dari ikan mas jenis lainnya.Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik2. Ikan Mas Sinyonya atau Putri YogyaApakah Anda penasaran dengan nama ikan ini? Asal usul nama ikan mas Sinyonya tidak diketahui dengan pasti. Namun, beberapa orang mengatakan bahwa nama Sinyonya berasal dari karakteristik ikan ini yang sangat mudah bertelur. Bentuk tubuhnya memanjang dan punggungnya lebih rendah dari ras Punten. Matanya agak menonjol ketika usia muda dan akan menyipit saat beranjak tua.Ikan mas Sinyonya memiliki sisik berwarna kuning seperti kulit jeruk sitrun. Ikan ini sangat suka berkumpul di permukaan air, bergerak lambat, dan lebih jinak dibanding ikan mas Punten.  Ras ini tahan terhadap parasit Myxosporea. Ikan mas betina akan matang kelamin saat berusia 18 bulan dan pejantannya matang kelamin pada umur 8 bulan. Fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan ras ini berkisar antara 85.000 sampai 125.000.3. Ikan Mas MerahSesuai dengan namanya, ikan mas merah mempunyai sisik berwarna merah keemasan. Ikan yang gemar mengaduk-aduk dasar air ini gerakannya sangat aktif dan tidak jinak. Tubuh ikan mas merah relatif panjang dengan punggung yang lebih rendah dari ras Sinyonya dan tidak lancip. Ikan ini memiliki mata yang agak menonjol.Baca juga: Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Cepat Panen4. Ikan Mas TaiwanMenurut dugaan, ikan ini berasal dari Taiwan sebelum diperkenalkan dan dibudidayakan di Indonesia. Ikan mas Taiwan memiliki ciri khas dari bentuk tubuhnya yang memanjang dan punggungnya yang seperti busur. Sisik hewan ini berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan. Ikan mas Taiwan sangat cepat tanggap dan akan berebut dengan ikan lainnya ketika diberi makanan.5. Ikan Mas MajalayaIkan mas yang cenderung jinak ini pertama kali dikembangkan di daerah Majalaya, Bandung, Jawa Barat. Tubuh ras Majalaya relatif pendek disertai punggung yang lebih melengkung dan lancip dibanding dengan jenis ikan mas lainnya. Semakin ke arah punggung, semakin lancip bentuknya. Ikan yang memiliki moncong pipih ini suka berenang di permukaan air.Ikan mas Majalaya memiliki sisik berwarna hijau keabuan, kecuali bagian bawah insang dan ekor yang berwarna kekuningan. Warna sisiknya semakin gelap ke arah punggung. Kelebihan dari ikan ini adalah pertumbuhannya yang cenderung cepat. Fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan mencapai 84.000 hingga 110.000 butir per kilogram induk.Keunggulan lain dari ras ini adalah ketahanannya terhadap bakteri Aeromonas Hydrophila. Cita rasa ikan mas Malajaya sangat gurih dan lezat. Selain itu, ikan mas ini juga memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, ikan ini populer dan banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.          Baca juga: 10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi Hiburan                                            6. Ikan Mas YamatoRas ini banyak ditemukan dan dikembangkan di Asia Timur. Ikan mas Yamato memiliki bentuk tubuh memanjang dengan sisik berwarna hijau kecokelatan. Ikan ini jarang dikembangkan dan kurang populer di Indonesia.7. Ikan Mas LokalIkan mas yang satu ini mempunyai warna yang beraneka ragam dan merupakan kombinasi dari jenis ikan mas lainnya. Ika mas lokal masih belum bisa dimasukkan dalam satu ras ikan mas. Namun, justru ikan ini yang paling sering dijumpai di banyak tempat dan paling dikenal serta dikembangkan oleh para petani ikan di Indonesia.Umumnya, ikan mas lokal memiliki tubuh yang cenderung panjang dan matanya lebar. Besar kemungkinan jika ikan ini adalah hasil perkawinan silang antara berbagai jenis ikan mas yang tak terkontrol. Demikian sekilas informasi tentang jenis ikan mas konsumsi yang telah ditemukan dan dibudidayakan. Dari ketujuh jenis ikan mas di atas, manakah yang membuat Anda tertarik untuk mencobanya?Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_mashttp://www.infoikan.com/2016/12/jenis-jenis-ikan-mas-hias-dan-konsumsi.html http://www.malangtimes.com/baca/13412/20160627/081731/ikan-mas-punten-dagingnya-10-persen-lebih-banyak/Tentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...