Infomina - Ikan Hias

Minapoli adalah platform jaringan infomasi dan bisnis perikanan terintegrasi. Buat dan bagikan informasi perikanan sekarang dan temukan manfaatnya terkoneksi dengan jaringan Minapoli.

Ikan Hias

Panduan Menangani Ikan Guppy yang Baru Dibeli
Ikan Hias

Panduan Menangani Ikan Guppy yang Baru Dibeli

Selain ikan cupang, ikan guppy atau gupi adalah salah satu ikan hias air tawar yang bisa dirawat dan dikoleksi di akuarium rumah. Ikan bernama ilmiah Poecilia Reticulata ini merupakan ikan yang mudah menyesuaikan diri dan berkembang biak.  Meski begitu, apabila berencana atau baru membeli ikan guppy secara langsung dan online, ada penanganan yang wajib dilakukan. Dikutip dari kanal YouTube Bang Guppy, Rabu (12/5/2021), berikut ini panduan menangani ikan guppy yang baru dibeli.  Perlu diketahui, ikan guppy yang baru dibeli tidak boleh langsung dimasukkan ke akuarium atau wadah yang bakal jadi tempat tinggalnya nanti karena hal itu bisa berbahaya. Karena itu, perlu penanganan yang tepat saat ikan guppy sampai di rumah. Penanganan yang tepat ini merupakan langkah awal yang sangat penting dilakukan. Sebab, kesalahan penanganan bisa berakibat fatal, bahkan ikan bisa mati dalam hitungan hari.  Lantas, bagaimana cara penanganannya? Simak panduan penanganan ikan guppy yang baru dibeli di bawah ini.  Baca juga: Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy bagi PemulaSiapkan Akuarium  Apabila membeli ikan guppy secara online, buka kotak pembungkus ikan secara hati-hati dan jangan sampai merusak plastik wadah ikan di dalamnya. Pastikan akuarium atau wadah untuk meletakkan ikan guppy yang baru dibeli sudah disiapkan.  Masukkan ke Akuarium  Letakkan langsung plastik yang berisi ikan guppy ke dalam akuarium yang telah diisi air bersih. Diamkan selama 15-30 menit. Hal ini bertujuan menyamakan temperatur antara air di dalam akuarium dan air di plastik. Perubahan suhu air yang mendadak dan drastis dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi ikan guppy.  Baca juga: Cara Merawat Anak Ikan GuppyBuka Plastik  Setelah didiamkan beberapa saat, buka plastik dan masukkan air akuarium ke dalam plastik, lalu diamkan beberapa saat kembali. Hal ini bertujuan agar tidak ada perubahan pH secara drastis antara air di plastik dan air akuarium. pH adalah indikator tingkat asam atau basa pada air yang dinilai dengan skala 0-14. pH zona aman ikan guppy adalah 6,5-7,5.  Masukkan Ikan  Selanjutnya, buka plastik pembungkus ikan guppy dan letakkan hingga menyatu dengan air di akuarium. Biarkan ikan keluar dengan sendirinya dari plastik menuju akuarium seutuhnya. Setelah ikan masuk ke akuarium dan air baru, jangan langsung memberi makan. Biarkan mereka puasa hingga terlihat lincah.  Ingat pula untuk tidak menggabungkan dengan ikan lainnya. Amati gerak dan perkembangan ikan guppy terlebih dahulu selama beberapa hari. Perhatikan kondisi ikan guppy, apakah murung atau terlihat lincah. Jika setelah melakukan pengamatan ikan terlihat sehat, Anda bisa menggabungkannya dengan ikan lainnya. Sumber: Kompas.com   ...
Cara Mengawinkan Ikan Cupang dengan Mudah, Pahami Langkah-langkahnya
Ikan Hias

Cara Mengawinkan Ikan Cupang dengan Mudah, Pahami Langkah-langkahnya

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Tak heran bila ikan cupang bisa jadi ide usaha yang menguntungkan.Ikan ini memiliki keunggulan berupa keindahan warna dan naluri berkelahi serta mudah dibudidayakan meski dalam lahan sempit. Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan lahan pekarangan di rumah. Peminat yang semakin meningkat membuat ikan cupang semakin populer di tengah masyarakat. Ada banyak jenis ikan cupang yang bisa kamu pilih untuk dibudidayakan.Namun di kalangan penggemar, ikan cupang pada umumnya dibagi menjadi tiga golongan yaitu ikan cupang hias, ikan cupang aduan, dan ikan cupang liar. Ikan cupang ada yang dikenal dengan mouth breeder yakni ikan cupang yang mengerami di dalam mulut serta ada juga yang membangun sarangnya dengan busa atau bublle rest.Budidaya ikan tak pernah lepas dari proses mengawinkan. Untuk mendapatkan kualitas ikan cupang yang baik, sangat penting untuk memperhatikan cara mengawinkan ikan cupang yang benar.  Berikut ini informasi lengkapnya yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.Baca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaPersiapan Sebelum Mengawinkan Ikan Cupang1. Menyeleksi Ikan Cupang yang akan DikawinkanPersiapan pertama sebelum mengawinkan ikan cupang adalah menyeleksi terlebih dahulu ikan cupang mana saja yang akan dikawinkan. Kamu perlu membeli atau memiliki ikan cupang yang berusia setidaknya 6 bulan ke atas, namun tidak lebih dari 14 bulan.Selain itu, keduanya harus memiliki ukuran yang hampir sama, dengan warna yang cerah, tanpa cedera, atau sisik yang hilang. Keduanya harus punya insang yang baik tanpa adanya pembengkakan yang terlihat. Kamu juga harus memeriksa kondisi genetik dari ikan cupang agar nantinya ikan tidak sakit-sakitan.Adapun tanda-tanda ikan cupang siap kawin yaitu adanya gelembung-gelembung udara pada ikan cupang jantan, dan jika betina maka adanya bintik putih di perutnya dan perut terlihat gendut. Bintik putih dan perut yang gendut merupakan tanda adanya telur di dalam ikan cupang betina yang siap untuk dibuahi sang jantan.2. Menyiapkan WadahPersiapan berikutnya sebelum mengawinkan ikan cupang adalah menyediakan yang agak luas agar ikan cupang yang dikawinkan lebih leluasa. Namun jangan sampai ukuran wadah yang kamu gunakan, baik ember maupun botol terlalu lebar, malah mengakibatkan ikan cupang gagal kawin karena tidak saling melihat. Selain itu, kamu juga tidak boleh mengganti airnya saat ikan bertelur.Baca juga: Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang dan Ikan Hias Lainnya3. Gunakan Air BersihSelanjutnya, agar proses mengawinkan ikan cupang jadi lebih berkualitas, kamu perlu mengisi wadah dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 hingga 15 cm saja agar suhu air di dasar tidak terlalu dingin.Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajat celsius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajat celsius. Dengan begitu bisa memudahkan ikan cupang jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa.4. Sediakan Tempat TelurSebelum proses mengawinkan ikan cupang, jangan lupa untuk menyediakan tempat bertelur bisa berupa ijuk, tali ravia, gabus, plastik, tanaman air yang mengapung dll. Tempat telur ini fungsinya adalah untuk ikan jantan menaruh gelembung tempat telur. Jadi si gelembung tidak mudah pecah dan berhamburan kemana-mana.Tempat telur ini nantinya akan kita letakkan di atas air (mengapung) atau ditempelkan disamping toples sejajar dengan air jadi gelembung dapat menempel di situ. Dengan menyiapkan berbagai kebutuhan ini, maka kamu sudah menjalani langkah pertama dari cara merawat ikan cupang.Baca juga: 6 Pilihan Pakan Cupang Selain Jentik NyamukProses Mengawinkan Ikan CupangSetelah mengetahui persiapan-persiapan sebelum proses mengawinkan ikan cupang, berikut ini perlu kamu tahu proses mengawinkan ikan cupang, pastikan kamu melakukannya dengan hati-hati yaitu sebagai berikut:Perkenalkan Ikan CupangCara mengawinkan ikan cupang yang pertama adalah memperkenalkan ikan satu sama lain. Letakkan ikan di sisi berlawanan wadah agar mereka bisa terbiasa satu sama lain. Ketika mereka tidak menunjukkan agresivitas dan tidak mencoba untuk menyerang melalui pemisah, berarti mereka tertarik satu sama lain.Amati Perilaku Ikan CupangBerikutnya, kamu bisa mengamati perilakunya sebagai cara mengawinkan ikan cupang ini. Jika ikan cupang tertarik satu sama lain maka cupang jantan akan berenang menampilkan dan memamerkan siripnya pada cupang betina. Sedangkan betina akan menunjukkan garis vertikal pada tubuhnya dan menundukkan kepala. Sedikit agresivitas tidak apa-apa, tetapi jika mereka coba menyerang satu sama lain, pisahkan mereka lagi dan coba lagi lain waktu, atau coba dengan pasangan lain.Tanda Ikan Cupang Siap KawinSaat sudah siap kawin, ikan cupang jantan akan membangun sarang gelembung. Sedangkan cupang betina perutnya akan terlihat kembung dan menunjukkan sikap yang patuh pada cupang jantan, yang menandakan dia siap bertelur. Saat sudah melihat tanda-tanda tersebut, kamu sudah bisa melepaskan pemisah yang digunakan tadi. Dengan begitu kamu sudah melewati tahap cara mengawinkan ikan cupang selanjutnya.Baca juga: Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan BetinaIkan Cupang Mengeluarkan TelurPada saat berada di bawah sarang gelembung, keduanya akan saling berpelukan. Ini dilakukan untuk membantu menekan telur keluar dari ovipositor betina. Cupang jantan akan berenang dan mengambil telur-telur yang jatuh, kemudian menaruhnya satu per satu di sarang. Keduanya akan berulang kali berpelukan lagi sampai cupang betina berhenti mengeluarkan telur.Setelah Berhenti Mengeluarkan TelurSetelah berhenti mengeluarkan telur, cupang betina mungkin membantu cupang jantan membawa telur-telur ke sarang. Awasi cupang betina karena ia mungkin memakan telur-telur, jika terjadi demikian maka pindahkan cupang betina tersebut ke sisi yang satu lagi.Keluarkan Ikan CupangSetelah sekitar tiga hari kamu akan melihat anak ikan berenang keluar dari sarang gelembung. Keluarkan cupang jantan dan betina dari wadah dan tempatkan keduanya secara terpisah. Begitulah cara mengawinkan ikan cupang yang tidak begitu sulit dilakukan namun memang harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh kesabaran.Sumber: Merdeka.com ...
Persiapan Wadah dan Media Budidaya Ikan Mas Koki
Ikan Hias

Persiapan Wadah dan Media Budidaya Ikan Mas Koki

Wadah dan volume yang dapat digunakan untuk membudidayakan maskoki ada beberapa macam antara lain adalah: bak semen, bak fiber, kolam atau akuarium. Pemilihan wadah budidaya ini sangat bergantung kepada skala produksi budidaya maskoki. Wadah budidaya maskoki ini sebaiknya ditempatkan di ruang teduh.Akuarium yang berbentuk bulat sangat cocok untuk memelihara maskoki yang tubuhnya bulat gempal. Akuarium bulat yang berdiameter 15 cm cocok untuk memelihara maskoki yang tubuhnya berukuran kecil, sekitar 3-4 cm sebanyak tiga ekor. Jika berukuran sedang (5-6 cm), akuarium hanya diisi dua ekor. Akuarium ini tidak cocok memelihara maskoki yang berukuran tubuh besar (6,5—8 cm) ke atas.Baca juga: Budidaya Ikan Mas Koki, Hobi Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-19Jika mau memelihara maskoki yang berukuran besar sampai jumbo, akuarium persegi empat dapat dipilih karena ukuran akuariumnya bervariasi. Akuarium yang berukuran 60 cm x 30 cm x 35 cm dapat diisi maskoki ukuran kecil sebanyak 8 ekor atau 6 ekor maskoki berukuran sedang. Bila akan memelihara maskoki berukuranbesar, dapat dimasukkan 3 ekor, sedangkan maskoki berukuran extra large (10—12 cm) cukup satu ekor saja. Jika mau memeihara seekor maskoki yang berukuran jumbo (14—15 cm) harus menggunakan akuarium berukuran 80 cm x 40 cm x 37 cm. Selain itu, akuarium persegi empat sangat sesuai untuk memelihara maskoki yang tubuhnya berbentuk bulat panjang.Strain maskoki yang cocok dipelihara di dalam akuarium adalah maskoki yang keindahan warna dan keunikan tubuhnya cenderung dinikmati dan sisi samping(side view) seperti red-white tossa, panda dragon eyes, chocolate oranda red pompom, red cap oranda, red-white ranchu, dan big head pearlscale combination colour.Wadah yang cocok untuk pemeliharaan maskoki selain akuarium yaitu kolam bak semen, bak fiberglass, dan kontainer kecil yang terbuat dan plastik. Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang CantikAdapun ukuran dan bentuk kolam bak semen disesuaikan dengan luas tanah yang akan digunakan. Untuk pemeliharaan maskoki berukuran extra large sampai jumbo dengan jumlah 10-15 ekor dibutuhkan kolam berukuran 200 cm x 300 cm dengan kedalaman air 15 cm. Bila menggunakan baik fiberglass berukuran 100 cm x 150 cm x 40 cm, dapat untuk memelihara maskoki ukuran large sebanyak 10—12 ekor. Bila memilih kontainer kapasitas 70 liter cukup diisi tiga ekor maskoki berukuran large atau satu ekor maskoki berukuran extra large dan jumbo. Tidak ada strain maskoki yang khusus dipelihara di dalam bak/kolam. Akan tetapi, bila keindahan warna dan keunikan bentuk fisiknya terletak pada bagian atas maka bak atau kolam dapat dipilih untuk wadahnya. Strain maskoki yang keindahaimya cenderung dinikmati dan posisi atas (top view) antara lain strain ranchu (seperti red-white ranchu), strain bubble eyes, dan strain butterfly.Baca juga: Tips Cetak Koki untuk KompetisiSarana pendukung utama yang harus disediakan di dalam akuarium di antaranyaaerator atau blower yang berfungsi sebagai pemasok oksigen ke dalam air. Selain itu, juga disediakan silkulator (aquarium liquid filter) yang berfungsi ganda sebagai penyaring kotoran dan pemasok oksigen. Sarana pendukung lain yang juga berfungsi sebagai alat pembersih kotoran yaitu selang penvifon dan serokan. Sementara sarana pendukung lain yang tidak kalah pentingnya adalah lampu UV(ultra violet biolite) yang berfungsi sebagai penerang, terutama pada malam hari. Gunakan lampu UV 10 watt untuk akuarium berukuran 60 cm x 30cm x 35 Cm dan berukuran 80 cm x 40 cm x 37 cm, serta kontainer mini berkapasitas 70 liter. Untuk bak fiberqlass 100 cm x 150 cm sebaiknya dipasang lampu 25 watt. Sementara untuk kolam berukuran 200 acm x 350 cm x 50 cm, lampu yang digunakan UV 40 watt. Patut diketahui, lampu neon memancarkan cahaya yang tidak menimbulkan panas sehingga tidak meningkatkan suhu air.Sumber: rungkunijo.blogspot.com ...
Ikan Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Cantik untuk Dikoleksi
Ikan Hias

Ikan Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Cantik untuk Dikoleksi

Minat memelihara dan membiakkan ikan cupang cukup melesat saat pandemi Covid-19. Hal itu membuat jumlah penjual ikan cupang semakin banyak, harga jual ikan cupang pun semakin tinggi. Meski begitu, di tengah keramaian tren memelihara cupang, ikan lainnya juga muncul seolah memberikan pilihan bagi orang-orang yang menyenangi ikan predator air tawar. Bagi kamu yang kurang tertarik dengan cupang, mungkin ikan channa bisa memikat hatimu untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah. Channa merupakan nama famili untuk ikan gabus, ya nama ikan yang biasa disajikan sebagai santapan sebagian orang. Istilah channa merujuk pada nama ilmiah family Channidae. Sama seperti cupang, ikan chana juga bersifat teritorial dan menyerang sesama jenis yang masuk ke wilayahnya. Oleh karena itu, ikan channa umumnya dipelihara sendirian dalam satu akuarium. Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (26/11/2020), ikan channa dikenal sebagai snakehead emperor alias kaisar kepala ular karna bentuk kepalanya menyerupai ular. Baca juga: Pemijahan Ikan Gabus (Channa striata)Penyebaran Ikan Channa Sejauh ini dikatakan bahwa ikan channa memiliki 50-an spesies yang tersebar di Asia hingga Afrika. Genus tersebut memiliki persebaran alam yang luas yang membentang dari Irak di barat, hingga Indonesia dan Cina di timur, serta sebagian Siberia di Timur jauh.Kekayaan spesies yang sangat tinggi terdapat di Myanmar (Burma) dan India, banyak spesies Channa tidak hidup di tempat lain. Mudah Dirawat Bagi pecinta ikan air tawar, ikan channa menjadi salah satu pilihan untuk mengisi akuarium terlihat enak dipandang. Memelihara ikan channa dianggap lebih mudah, tidak seribet ikan hias lainnya. Ikan channa bisa hidup di air yang minim oksigen, sehingga tidak memerlukan instalasi aerator atau penambah oksigen di akuarium. Baca juga: Cara Bagus Merawat DiskusBeberapa Jenis Ikan Channa Yellow sentarum, red sampit, channa asiatica, dan strip merah adalah beberapa nama jenis ikan channa di Indonesia. Di luar Indonesia ada ikan channa stewartii kalikhola, andrao, auranti, hingga bleheri. Selanjutnya ada ikan channa red blue pulchra, dan blue pulchra dari Vietnam, sampai asiatica red strip dari Cina, yang mana merupakan beberapa jenis ikan canna impor yang cukup banyak diminati. Ikan channa impor umumnya mempunyai motif dan warna berbeda, serta bar di tubuhnya yang lebih cerah jika dibanding ikan channa lokal. Selain itu, ikan chana impor juga memiliki dorsal atau sisi punggung yang cukup tinggi. Titik hitam pada tubuhnya juga Iebih terlihat. Keunikan tersebut membuat ikan channa impor banyak diburu penghobi ikan predator airtawar meski memiliki harga yang Iebih mahal jika dibandingkan channa lokal. Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaHarga Beberapa Jenis Ikan Channa Untuk harga ikan channa lokal, contohnya anakan yellow sentarum ukuran 5-6 cm dibanderol kisaran Rp 30.000 - Rp 45.000 per ekor.  Sementara itu, harga ikan channa impor seperti jenis pulchra ukuran 5-6 cm dijual Rp 50.000 per ekor. Semakin besar ukuran ikan channa tentu semakin tingga harga yang dijual, terlebih memiliki penampilan ikan bagus dan punya mental berani, harganya bisa mencapai puluhan juta. Beberapa waktu ke belakang, memelihara ikan channa mulai menjadi tren di kalangan penggemar ikan hias, khususnya ikan air tawar. Karena pengaruh media sosial, ikan channa banyak dicari dan dipelihara serta dibiakkan. Diketahui kalau komunitas ikan channa sudah ada ribuan lebih yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.Sumber: Kompas.com ...
Penyebab Ikan Hias Mati dan Cara Mengatasinya
Ikan Hias

Penyebab Ikan Hias Mati dan Cara Mengatasinya

Ikan bisa menjadi hewan peliharaan yang menyenangkan. Warna-warna cerah dan gerakan berenang yang menenangkan bisa menjadi pemandangan yang menyenangkan. Namun hal yang ditakutkan oleh banyak pemilik ikan hias adalah kematian mendadak yang menimpa ikan-ikan di dalam akuarium atau kolam. Kematian ikan-ikan ini pasti ada alasannya. Berikut adalah beberapa penyebab kematian mendadak ikan hias seperti dilansir dari Todays Pet, Senin (12/7/2021). 1. Akuarium Baru   Tangki baru bisa mengembangkan bahan kimia seperti konsentrasi nitrat dan amonium yang tinggi di dalam air. Hal ini dapat berakibat fatal bagi ikan.  Sebenarnya akan ada bakteri alami di dalam air yang nantinya akan menyeimbangkan kontaminan ini, tetapi sampai keseimbangan itu tercapai, ikan bisa mati mendadak. Untuk mencegahnya, uji tangki baru secara teratur untuk kadar nitrat dan amonium, dan ganti air seperlunya untuk mengurangi kadar sehingga aman untuk ikan. Baca juga: Aplikasi untuk Menjaga dan Merawat Ekosistem Ikan Hias di Indonesia2. Perubahan Air yang Cepat Dalam akuarium yang sehat, unsur kimia pada air secara perlahan aka diseimbangkan dengan ikan, tanaman, dan bakteri yang ada di dalamnya. Tapi, perubahan air secara drastis ini juga mampu mengejutkan ikan dan menjadi penyebab kematian. Air memang perlu diganti sesekali, tetapi perubahan besar yang tiba-tiba akan berbahaya. Untuk mencegahnya, ganti air secara perlahan, ganti air hanya dalam jumlah kecil pada satu waktu dan tunggu 2-3 hari sebelum mengganti lebih banyak air sehingga ikan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kimia secara bertahap.3. Kualitas Air  Kualitas air secara keseluruhan dalam akuarium adalah komponen kunci dalam kesehatan ikan. Salinitas air (untuk akuarium air asin), tingkat pH, efisiensi penyaringan, dan masalah kualitas lainnya harus dipertahankan dalam tingkat yang ideal, atau salah satu dari mereka dapat menyebabkan ikan mati. Untuk mencegahnya, selalu lakukan pengukuran kualitas air yang sesuai untuk ikan, dan ambil langkah-langkah untuk mempertahankan tingkat kualitas yang sesuai untuk menjaga kesehatan ikan.Baca juga: Budidaya Ikan Mas Koki, Hobi Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-194. Perubahan Suhu Sebagian besar ikan dapat mentolerir kisaran suhu di dalam akuarium, tetapi perubahan suhu yang tiba-tiba atau dramatis dapat menyebabkan stres, yang akan membuat ikan lebih rentan terhadap penyakit. Perubahan yang sangat drastis bisa dengan cepat berakibat fatal. Untuk mencegahnya ukur suhu akuarium dan pastikan airnya tidak terlalu dingin atau menjadi terlalu hangat. 5. Racun tak Terduga Bahkan sedikit kontaminan beracun dapat berakibat fatal bagi ikan, seperti semprotan serangga, losion tangan, parfum, sabun, bahan kimia pembersih, dan bahan lain yang tampaknya tidak berbahaya. Jika air terkontaminasi dengan hal ini, ikan akan menderita. Untuk mencegahnya, lindungi akuarium dari kontaminasi yang tidak disengaja dengan menggunakan penutup yang baik dan jauhkan racun dari tangki.  Selalu cuci tangan dengan sabun non-antibakteri yang tidak beraroma sebelum memasukkannya ke air akuarium untuk alasan apa pun. Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang6. Memberi Makan Berlebihan Ikan tidak perlu makan tiga kali sehari, dan memberi makan berlebihan tidak hanya membuang-buang makanan, tetapi makanan basi dapat mencemari akuarium dan mengganggu keseimbangan kimiawinya.  Ikan hanya membutuhkan beberapa suap makanan setiap hari, dan meskipun mereka mengemis, mereka tidak membutuhkan makanan tambahan. Untuk mencegahnya, rencanakan jadwal makan yang ketat dan jangan menyimpang dari jadwal tersebut. Sesuaikan jumlah pemberian makan sampai ikan menghabiskan semua makanan dalam 1-2 menit, dan jangan memberi mereka makan ekstra. 7. Ikan Tidak Sehat Jika ikan sudah stres, sakit, atau dalam kondisi buruk sebelum dimasukkan ke akuarium, bahkan kondisi akuarium terbaik pun mungkin tidak membuat mereka tetap hidup. Untuk mencegahnya, ketahui gejala penyakit umum pada ikan yang ingin kamu beli, dan selalu beli ikan dari peternak atau penjual ikan hias yang berpengalaman dan bereputasi baik. Pilih hanya ikan yang paling sehat dalam kondisi terbaik sehingga mereka akan lebih mampu menahan tekanan perjalanan perpindahan dan ketika dimasukkan ke dalam tangki baru nantinya. Sumber: Kompas.com ...
Bisnis Ikan Hias Kebal Pandemi, Tidak Ditinggalkan Penggemarnya
Ikan Hias

Bisnis Ikan Hias Kebal Pandemi, Tidak Ditinggalkan Penggemarnya

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Ikan hias tidak pernah ditinggalkan oleh penggemarnya. Setiap tahunnya, selalu saja ada tren-tren salah satu jenis ikan hias, seperti arwana, lohan, hingga ikan cupang.Kondisi pasar yang cenderung stabil ini tidak terlepas dari keindahan dan manfaat yang diberikan ketika memiliki ikan hias di rumah.Sejak awal pandemi, tren memelihara ikan hias bahkan makin naik daun lagi. Hal ini dilatarbelakangi oleh masyarakat yang banyak menghabiskan waktunya di rumah sehingga hobi merawat ikan hias digandrungi oleh lebih banyak orang.Bagi masyarakat Bandung Raya yang gemar memelihara ikan hias, mungkin Toko Gampang Ingat yang terletak di Jalan Karapitan, Kota Bandung, menjadi tempat favorit.Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang bagi Ikan CupangToko yang sudah berdiri hampir 25 tahun ini menyediakan seluruh kebutuhan akuatik, mulai dari ikan hias, akuarium kaca, hingga makanan ikan hias.Nama toko yang menarik dan desain toko yang apik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu ikan hias untuk datang ke tokonya.Ketika memasuki toko, terlihat akuarium-akuarium kaca yang dihiasi ikan-ikan kecil berwarna cantik beserta segala penghiasnya. Memasuki dalam toko, terlihat bak-bak besar berwarna biru yang terisi ikan-ikan hias berukuran lebih besar.“Di sini ada ikan hias, selain itu ada kura-kura, ada lobster,” terang Nurholid atau akrab disapa Nur saat, ditemui Ayobandung.com di Toko Gampang Ingat.Sebelumnya, Toko Gampang Ingat ini pernah membuka dua cabang di Bandung, yaitu di Cihampelas Walk dan Borma Dago. Namun, saat ini kedua toko sudah tidak lagi beroperasi dan kembali ke pusat, yaitu toko di Jalan Karapitan.Baca juga: Tips Mengirimkan Ikan Hias ke Luar NegeriTidak hanya ikan hias kecil, di Toko Gampang Ingat  juga menjual ikan-ikan unik dengan harga fantastis. Seperti ikan arwana golden base yang terjual dengan harga sekitar Rp 30 juta.“Tancho namanya, bendera Jepang itu. Badannya putih kepalanya merah, dia impor dari Jepang,” terang Nur sambil menunjuk ikan yang dimaksud ke arah bak biru besar di sampingnya.Pasokan ikan hias di Toko Gampang ingat ini kebanyakan berasal dari Bandung. Alasannya, menurut Nur, adalah karena ikan yang berasal dari daerah yang sama akan lebih kuat bertahan. Hal ini mengurangi resiko adanya kematian pada ikan, baik ketika masih di toko maupun ketika sudah di tangan pembeli.“Bukan apa-apa, kadang butuh waktu lama dari proses datang dan langsung dijual ke retail. Butuh proses dua minggu karantina (memastikan) kondisinya benar-benar sehat. Kalau dipaksa dari gudang (ikan) datang dari luar Bandung, langsung kita jual, kadang-kadang satu banyak korban, kedua nanti pelanggan kecewa, ketiga kerugian pasti ada,” ungkap Nur.Baca juga: Budidaya Ikan di Kolam 1 Hektar, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak KoiMenurut Nur, kualitas menjadi poin penting dalam bisnis ini. Ikan yang sehat dan bagus akan menyenangkan pembelinya. Nur khawatir jika ia asal dalam merekomendasikan ikan peliharaan pada pembeli dan berujung pada kematian ikan di tangan pembeli, pembeli akan kapok untuk memelihara ikan hias lagi.“Kasihan orangnya, bukan apa-apa, takutnya nanti kapok dan nggak datang lagi, namanya pelanggan sudah dianggapnya raja di sini,” tutur Nur.Selain jual langsung di toko, Toko Gampang Ingat juga memberikan kesempatan bagi pembeli untuk memesan melalui aplikasi e-commerce, seperti Tokopedia. Namun menurut Nur, sejauh ini, kebanyakan pembeli hanya memesan makanan ikan untuk pesan secara online.“Kebanyakan pesan makanan, makanan untuk ikan, kura-kura, hamster,” kata Nur.Pengiriman ikan untuk jarak jauh perlu diberikan perlakuan khusus. Nur menjelaskan bagaimana ikan hias perlu "puasa" sebelum dikirim ke tempat yang jauh.Baca juga: Budidaya Ikan Mas Koki, Hobi Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-19“Harus puasa dulu, tidak boleh dikasih makan. Apalagi perjalanan jauh, dia nanti nggak muntah dan ikannya nggak stres kondisinya,” terang Nur.Nur menuturkan, dengan modal kurang lebih dari Rp300 ribu, setiap orang sudah bisa mulai melakoni hobi memelihara ikan hias ini.Persiapan awal adalah harus memiliki akuarium, seperangkat filter air yang terdiri dari selang, mesin gelembung, dan lainnya. Perhiasan lain seperti batu, pasir, dan tanaman hias disesuaikan dengan jenis dan kondisi ikan.“Tambahan untuk kayu, pasir, batu, itu gampang. Tergantung untuk ikan apa. Ada ikan yang suka ngacak-ngacak, ada ikan yang dikasih batu itu-nya (sirip) cacat, tergantung jenis ikannya,” tutup Nur.Sumber: Republika.co.id ...
Tips Cetak Koki untuk Kompetisi
Ikan Hias

Tips Cetak Koki untuk Kompetisi

Popularitas ikan mas koki sebagai ikan hias hingga kini tidak pernah pudar. Bahkan cenderung stabil dengan beragam jenis yang ada.  Tak berhenti pada peliharaan para penghobi, mas koki telah menjadi satu jenis ikan hias paling populer yang sering dilombakan. Sehingga selain untuk kepentingan hobi dan komersial, tak sedikit penghobi yang menggeluti mas koki khusus untuk kompetisi, seperti yang dilakukan oleh penghobi atau hobiis asal Jakarta Selatan (Jaksel), Lorentius Gilang Diputra.   Untuk mencetak mas koki yang unggul dalam kompetisi, ada beberapa standar atau karakter yang harus diperhatikan pada anatomi luar tubuh ikan. Terutama soal bentuk dan proprosinya. Menurut Gilang, setiap jenis ikan dengan nama internasional goldfish ini memiliki standarnya masing-masing. “Ini bisa menjadi acuan juga untuk mencari indukan yang bagus,” ungkapnya.  Bentuk dan Proporsi TubuhLebih lanjut, Gilang menjelaskan karakteristik dari ikan mas koki ini yang sejarahnya merupakan satu diantara ikan hias tertua di dunia yang pernah didomestikasi. Ia kemudian menerangkan tentang jenis Oranda, Ranchu, Ryukin, dan Demekin.  Pada jenis Oranda dan Ranchu, bagian kepala ikan jangan sampai memiliki “gondok” atau sejenis jambul yang berada di bawah mulut.  Ia menjelaskan, kedua jenis ikan tersebut sebaiknya hanya memiliki jambul di bagian atas saja. “Ketika jambul sudah sampai bawah dagu, itu tidak masuk nominasi,” paparnya saat seminar daring yang dilaksanakan oleh PJLP Teknis Kelautan dan Pertanian DKPKP (Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian) DKI Jakarta lewat aplikasi Zoom beberapa waktu yang lalu, langsung dari farm-nya di kawasan Pesanggrahan, Jaksel.Baca juga: Budidaya Ikan Mas Koki, Hobi Menguntungkan di Tengah Pandemi Covid-19 Kemudian pada bagian ekor, mas koki Oranda yang masuk standar kompetisi memiliki sirip ekor yang tegak lurus. Baik ekor bagian bawah maupun bagian atasnya. Ekor juga tidak boleh bengkok ke kiri atau kanan. Selain itu, ekor atas dan bawah juga memiliki besar yang sama. Sebab, kata Gilang, kalau besar salah satunya jadi kurang enak dilihat.  Sementara pada Ranchu, karakter yang digaris bawahi oleh Gilang adalah pada bagian punggung. Karena Ranchu tidak memiliki sirip pungung, maka kata Gilang, punggungnya harus berebntuk kurva parabolik atau berbentuk busur. “Sementara ketegakan ekor belakang sama halnya dengan ekor Oranda,” tambahnya sudah dipelihara sejak masa Dinasti Sung di Tiongkok sekitar abad ke-10. Pada jenis Ryukin, Gilang menekankan pada bagian kepalanya. Kepala Ryukin akan lebih bagus jika kelihatan kecil berbentuk segitiga. Sebab menurutnya banyak juga Ryukin yang memiliki kepala besar. Seain kepala, mata juga menjadi bagian penting. Mata Ryukin yang masuk standar lomba sebaiknya tidak mennonjol atau melotot. Hal ini berlwanan dengan mata pada jenis Demekin yang justru harus keluar atau menonjol. “Dan tentu saja sama, jangan sampai matanya besar sebelah,” imbuh Gilang.   Cara ProduksiUntuk menghasilkan ikan koki yang berkualitas premium, Gilang bersama kelompoknya, Mina Seroja, melakukan pemelihraan ikan sejak dari indukan. Dalam webinar tersebut, ia juga memberikan beberapa poin penting dalam setiap tahap produksi mulai dari pemiilihan induk hingga penjualan.  Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki dengan Harga Termahal dan Warna yang CantikDalam pemilihan induk, selain mencari ikan yang paling proporsional sesuai dengan kriteria yang ia sebutkan tadi, para hobiis juga sebaiknya memilih ikan yang lincah dan aktif. “Ikan di sini (aktif) berenang semua, gak ada yang diem kalau dikasih makan, langsung ngerebutin,” ujarnya. Selain itu, pemilihan induk juga dapat dilihat berdasarkan usianya. Ikan mas koki jantan yang sudah bagus untuk dijadikan induk minimal berumur enam bulan. Sementara induk betina minimal satu tahun. Menurut Gilang, sebaiknya induk koki digunakan untuk lima kali pemijahan saja. Sebab setelah itu kualitasnya akan menurun. “Kalian boleh ganti induk, yang penting tidak inbreeding. Gak boleh satu keturunan,” ungkapnya mewanti-wanti. Sebab anakan yang dihasilkan dari sepasang induk yang satu keturunan akan memiliki kualitas yang buruk. Sumber: TROBOS Aqua ...
Artificial Goldfish Breeding Technique
Ikan Hias

Artificial Goldfish Breeding Technique

Preparing the spawning tankYou can use a cement tank, a plastic tank or a tank lined with tarpaulin for fish to spawn.  The spawning tank must be easily filled and drained so that the water can be changed regularly. Water source must be clean, low silt, enough oxygen for fish to breathe, pH fluctuates from 7 to 8, water temperature 20 - 28°C. The area and depth of the tank for spawning depends on the water change conditions.Prepare media for spawning fishWater hyacinth hyacinth.Commonly used today. Choose moderate plants (stems and roots are not too large).Before spawning, duckweed is washed, removed the rotten part and dipped in 3% brine (30 g salt mixed in 1 liter of water) or 0.3 mg/l malachite green solution (usually choose duckweed with long roots). 10 - 20 cm). The number of duckweed depends on the number of fish for spawning. Usually 1kg female fish need 100 duckweed. Nylon rope: tear and tie into small bundles. Mesh: cut into small square piecesAlso read: Genome Editing: Potential to Improve Aquaculture Breeding, ProductionSelect brood fish for spawning- Fish from 8 months old and up.- Healthy.- No damage, deformities.- Bright, characteristic colors.- Have different origins.Distinguish between male and female:Male fish: thanks to the slight rough pectoral fins vây Female: pectoral fins are not rough, belly is big and softFor reproduction Natural spawning fish. The fish should be spawned in the afternoon. Put the brood fish into the spawning tank with a male-female ratio of 1: 1. Conduct water stimulation for fish by artificial rain, combined with aeration to increase oxygen where the medium is placed. The fish will spawn early the next morning. If the fish does not spawn, continue to stimulate the water to wait overnight.  After spawning, proceed to collect the medium to incubate in another place, and at the same time drain the water to catch the broodstock fish back to the pond for further farming.Also read: A New Means to Measure BroodstockStimulating artificial reproduction Stimulant injectionsHormones: Brain lobes, Ovaprin. - Amount: Female: 1.6-2 mg brain lobe + 0.3 ml ovaprin/1kg female. Male fish: 1/3 dose of female fish Injection site: base of abdomen. - After injection, arrange in the spawning tank for the fish to spawn naturally - Ratio of male to female: 1-1 - After spawning, proceed to collect the media to incubate in another place, and at the same time drain the water to catch the brood fish and return it to the pond for further farming. - After laying 48-72 hours, the eggs will hatch into fry - The fry after 3 days of age will consume all the yolk, so feed the fish with food 1 day before.Fry tank - pool area 1-4 m 2 , the water level 40-60 cm. - Stocking density of 500 fish/m 2 . Food and feeding method:- The first 10 days after hatching feed moina. - 20 days after feeding, eat only chopped worms. - 30 days of worm feeding. - Feed twice a day in the morning at 7-8 am, in the afternoon at 4-5 pmSource: Tepbac.com ...
Stimulasi Warna Cupang Hias
Ikan Hias

Stimulasi Warna Cupang Hias

Ragam cara untuk memunculkan warna cupang peliharaan, dari media airnya hingga pakannya Cupang (Betta.Sp) menjadi jenis ikan hias yang kini banyak digemari kembali oleh berbagai kalangan. Pasalnya, ikan hias kecil ini dahulu sempat booming di era 1980 – 90an, sehingga seolah mengingatkan pada masa kecil ketika memeliharanya. Beberapa tahun silam, cupang semakin berkembang baik jenis dan juga corak warnanya sehingga semakin menarik untuk dipelihara.Beberapa waktu lalu TROBOS Aqua menggelar acara seminar daring dengan mengangkat tema stimulasi warna cupang dengan pakan buatan. Dalam acara tersebut, Dedi Yusolianto atau yang tenar dikenal sebagai Deeway Gembel di kalangan ‘percupangan’ menyampaikan, corak warna tubuh cupang akan mulai muncul ketika cupang memasuki umur 2-2,5 bulan. “Kemudian, terus bermutasi (berubah) hingga nanti berumur 7 bulan,” ungkap Deeway.Deeway kemudian menjelaskan, banyak faktor yang berpengaruh dalam menstimulasi corak warna tubuh ikan cupang. Diantaranya; genetik yang berasal dari induk yang berkualitas, treatment (perawatan), dan juga pakan yang diberikan selama pemeliharaan.Baca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaGenetik Induk BerkualitasUntuk memunculkan corak warna yang indah pada tubuh cupang perlu diperhatikan berbagai hal; satunya adalah genetik. Dimana, ujar Deeway, genetik ini dapat diperoleh dari indukan yang berkualitas.Untuk memilih cupang yang bagus, ia katakan, perlu memperhatikan warna indukan yang menarik pula. Pasalnya, nanti akan sangat berpengaruh terhadap anakan ikan yang dihasilkan. “Seperti corak warnanya yang kuat (tidak pudar), dan juga berbagai macam pola warna yang dimiliki masing - masing jenis cupang tersebut,” beber Deeway. Tak hanya jantan, sambungnya, pemilihan induk cupang betina pun perlu diperhatikan dari segi warnanya. Karena nantinya akan terprediksi anakan ikan cupang yang akan dihasilkan. Senada dengan pemilihan induk, Fandi Sumardi selaku Breeder (pembudidaya) cupang asal daerah Jonggol - Jawa Barat (Jabar) pun menambahkan. Dalam memilih indukan, ucap Fandi, perlu diperhatikan harmonisasi warna antara jantan dan betina, sehingga nantinya bisa diprediksi warna anakan cupang yang dihasilkan. Baca juga: Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias LainnyaKarena, menurut Fandi, jika bicara mengenai warna, berarti genetik yang diturunkan dari induk ke anak cupangnya. Maka dari itu, breeder atau pembudidaya perlu lebih selektif dalam memilih asal indukan yang berkualitas.“Asal usul yang dimaksud adalah jelas dari hasil perkawinan jenis apa dan umurnya berapa. Karena, jika indukan tidak diketahui asal usulnya, akan berpengaruh ke anakan. Dimana, ketika indukan dikawinkan, anakannya tidak sesuai prediksi baik dari segi warna,” terang Fandi yang menamai usahanya betta university. Sambung Fandi, hal tersebut menyebabkan faktor genetik sangat mempengaruhi kualitas anakan yang akan dihasilkan. Tak hanya warna, lebar ekor, dorsal (sebutan sirip punggung), hingga pertumbuhannya pun akan terpengaruh jika hanya asal saja. Maka dari itu, yang menjadi faktor utama dalam memunculkan warna adalah genetik induk yang kuat, sehingga anakannya pun nanti sudah dipastikan warnanya bagus.Treatment yang Sesuai“Tak hanya indukan berkualitas, perawatan yang sesuai pun juga akan mempengaruhi kualitas warna ikan yang kita miliki,” beber Deeway yang kerap disebut sebagai Presiden Cupang Indonesia. Imbuhnya, karena dengan perawatan yang optimal warna akan terstimulasi. Sebagai contoh, penggunaan daun ketapang kering yang sebelumnya telah diolah terlebih dahulu kemudian direndam didalam soliter (sebutan akuarium cupang) bersama cupang akan lebih membuat ikan nyaman, karena sesuai habitatnya. Sumber: Trobos Aqua ...
Cara Merawat Anak Ikan Guppy
Ikan Hias

Cara Merawat Anak Ikan Guppy

Merawat anak ikan guppy merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang, yang perlu diketahui dari awal ialah, induk ikan guppy yang baru saja melahirkan bisa dengan tega memangsa anaknya sendiri. Maka dari itu, setelah induk ikan guppy melahirkan, ia harus segera dipisahkan dari anaknya.Ikan guppy merupakan ikan hias yang hidup di air tawar. Ikan tersebut sering disalah artikan dengan ikan cupang, padahal keduanya merupakan jenis ikan yang berbeda. Perbedaan dari keduanya terletak pada warnanya, ikan cupang memiliki warna yang lebih mencolok dibanding ikan guppy.Akhir-akhir ini, budidaya ikan hias sedang diminati banyak kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Mulai banyak pemula yang menceburkan diri ke dunia ikan hias. Bagi pemula, mempelajari cara merawat ikan adalah sebuah keharusan. Ada beberapa tips yang harus diketahui dalam merawat ikan guppy terutama anak ikan guppy.Baca juga: Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi PemulaMerawat Anak Ikan Guppy Supaya Tetap Hidup1. Pisahkan Anak Dari InduknyaSeperti yang telah dijelaskan di awal artikel, induk ikan guppy akan memangsa anaknya sendiri. Maka dari itu kenali saat ikan guppy yang sedang hamil akan melahirkan. Bisanya ikan guppy yang hendak melahirkan, akan mendekati dasar akuarium. Setelah dilahirkan, bayi ikan guppy, akan dengan sendirinya menjauh dari sang induk. Seakan bentuk pertahanan diri secara alami, supaya tidak dimangsa oleh induknya.Untuk menghindari bayi ikan guppy dimangsa oleh induknya sendiri, kamu bisa memisahkan bayi dan induknya.2. Letakkan Tanaman Hias Di AkuariumTanaman hias dapat membantu bayi ikan guppy bersembunyi dari induknya dan ikan dewasa lainnya supaya tidak dimakan. Dengan begini, akan lebih banyak bayi ikan guppy yang bertahan hidup karena berhasil bersembunyi.3. Perhatikan Kualitas AirKualitas air sangat berdampak bagi kehidupan ikan. Pastikan suhu air berada pada kisaran 24-27 derajat celcius. Setelah itu, jangan lupa mengganti air setiap minggunya supaya tidak keruh. Saat mengganti air, kamu harus berhati-hati pada anak ikan guppy supaya tidak ikut tersaring.Dalam menjaga kualitas air, kamu juga bisa menggunakan filter mekanik atau filter spons untuk menyaring kotoran yang ada di dalam air.Baca juga: Cara Pembenihan Budidaya Ikan Discus4. Periksa Volume AirVolume air harus disesuaikan dengan banyaknya anak ikan guppy yang ada. Cara ini dilakukan supaya anak ikan guppy mendapatkan air yang sesuai untuk tubuhnya, serta dapat dengan mudah mencari makan.Kamu bisa menuangkan 2 liter air ke dalam wadah untuk tempat hidup anak ikan guppy yang berusia sekitar satu bulan. Apabila usianya lebih dari satu bulan maka kamu bisa menuangkan 4 liter air ke dalam wadah tersebut.5. Berikan Makanan yang BergiziPemberian makan sangat dibutuhkan bagi setiap makhluk hidup. Anak ikan guppy harus diberi makan sebanyak 5 kali dalam sehari. Makanan yang bisa kalian berikan yaitu, pakan hidup dan buatan.Pakan hidup yang bisa diberikan pada anak ikan guppy yaitu, kutu air, cacing putih, artemia atau cacing sutra. Kamu juga bisa memberikannya kuning telur rebus. Berikan kuning telur rebus sedikit demi sedikit supaya tidak membuat air menjadi keruh.Pemberian makan yang asal-asalan akan mengganggu pertumbuhan anak ikan guppy. Makanan anak ikan guppy harus merupakan makanan khusus untuk anak ikan.Baca juga: Kenapa Ikan Cupang Mengeluarkan Gelembung?6. Hindari Mencampur Obat Pada AirSegala bentuk produk yang mengandung obat-obatan sebaiknya tidak dicampurkan pada air akuarium. Karena dikhawatirkan, ikan yang tadinya sehat kemungkinan tidak bisa menerima obat-obatan tersebut, yang justru membuat mereka menjadi sakit.Penyebab Ikan Guppy Banyak yang MatiBaik ikan guppy dewasa maupun anak ikan guppy seringkali berumur pendek atau cepat mati. Hal ini bisa disebabkan oleh kelalaian kita sebagai pemelihara ikan. Ada beberapa penyebab yang bisa kamu hindari supaya ikan guppy dapat bertahan hidup.Salah satunya yaitu kualitas air yang buruk. Jarang membersihkan akuarium dan tidak memperhatikan suhu air adalah penyebab kualitas air menjadi buruk.Terlalu banyak memberikan makan juga menjadi penyebab air menjadi keruh dan menyebabkan overfeeding. Berikan makanan yang sekiranya dapat dihabiskan oleh ikan guppy dalam waktu 30 detik. Sehingga air tidak akan cepat keruh.Memelihara banyak ikan guppy dalam satu wadah atau akuarium juga merupakan penyebab ikan guppy cepat mati. Hal ini karena ikan guppy menjadi kekurangan oksigen. Layaknya manusia yang tidak bisa hidup berdesak-desakan dalam waktu lama, hal itu juga dialami oleh ikan guppy.Memelihara anak ikan guppy yang banyak mengharuskan kamu memiliki banyak wadah juga, supaya kamu bisa melihat anak ikan guppy tersebut menjadi ikan guppy dewasa, bahkan melihatnya melahirkan anak kembali.Beberapa tips tersebut bisa kamu aplikasikan ketika merawat anak ikan guppy dan ikan guppy dewasa. Akan menyenangkan rasanya apabila peliharaan kamu tumbuh sehat dan hidup bertahan lama. Sumber: ikanhias.id ...
Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi Pemula
Ikan Hias

Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi Pemula

Bagi kamu yang ingin budidaya ikan guppy tapi masih pemula, yuk jadiin artikel ini sebagai pedoman kamu. PTD akan membagikan cara mudahnya. Ikan guppy berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Ikan yang memiliki nama latin Poecilia reticulate ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an.Ikan guppy merupakan ikan yang sangat mudah dibudidayakan, sehingga penyebarannya sangat luas di seluruh dunia. Meskipun merupakan ikan air tawar, ikan guppy mampu hidup di air payau yang memiliki kadar garam lebih tinggi.Ikan guppy merupakan jenis ikan hias yang memiliki daya tarik pada bentuk sirip dan warnanya yang indah, terutama untuk ikan jantan karena ikan betina memiliki warna sirip yang lebih kusam.Karena termasuk ikan yang mudah dibudidayakan, budidaya ikan guppy tidak membutuhkan biaya yang mahal.Untuk peralatan yang dibutuhkan adalah tempat aerator dan tanaman air, serta tempat pemijahan yang dapat cari dengan mudah.Cara Budidaya Ikan GuppyJika Anda tertarik, berikut adalah cara mudah budidaya ikan guppy bagi pemula yang dapat Anda coba:Baca Juga: Cara Pembenihan Budidaya Ikan DiscusPemilihan IndukanUntuk membedakan ikan guppy jantan dan betina, dapat dilihat dari perbedaan fisiknya. Ikan guppy jantan berwarna cerah dengan tubuh langsing, sedangkan ikan guppy betina cenderung membulat dan warnanya kusam.Untuk mendapatkan anakan yang bagus, pilihlah indukan yang unggul. Indukan yang dapat dikawinkan berusia minimal 4 bulan.deedzarinthebest.blogspot.comPemisahan IndukanSebelum dilakukan proses pemijahan, indukan ikan guppy jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu pada wadah yang terpisah.Air dalam wadah diganti setiap 1-3 hari sekali, namun pergantian ini tak perlu semua, cukup dengan mengganti atau membuang sepertiga airnya dan menambahkan dengan air yang baru.bukalapak.comBaca Juga: Budidaya Ikan Hias, Jurus Jitu Cegah Eksploitasi di AlamPemijahanSiapkan wadah pemijahan yang diisi air dan telah diendapkan selama kurang lebih 24 jam, dengan kedalaman air 25 cm dan kepadatan tebar wadah pemijahan 30 ekor/100 liter air.Jika memungkinkan, tambahkan tanaman air. Pemijahan ikan guppy dapat dilakukan secara massal atau satu persatu, namun lebih dianjurkan melakukan pemijahan secara masal karena lebih cepat dan efisien.Komposisi pemijahan masal untuk ikan guppy antara ikan jantan dan betina secara umum adalah 1:5.Pada pemijahan masal, tidak dapat dipastikan semua ikan akan memijah di hari yang sama, proses pemijahan umumnya dibiarkan selama 4 hari sampai satu minggu. Untuk melakukan pemijahan, masukkan ikan betina di pagi hari dan ikan jantan di malam hari.Baca juga: Teknologi Pembenihan Ikan Hias BotiaPenetasan BenihIsikan air dalam wadah penetasan dan tempatkan aerator dengan aerasi dengan pelan agar tidak mengganggu larva ikan.Untuk menjaga kualitas air, buang sepertiga air setiap hari dan ganti dengan yang baru setiap 1-3 hari sekali. Serta berikan pakan untuk induk, 2 hari sekali berupa moina dan daphnia.PendederanIkan guppy memerlukan sinar matahari untuk membuat warna sisiknya cemerlang, sehingga kolam pendederan sebaiknya ditempatkan di ruang terbuka. Ukuran semen bak yang digunakan biasanya 1x1x0,5 m dan 2x2x0,5 m.Kemudian isi kolam dengan air setinggi 40 m dan tambahkan tanaman air untuk berteduh dan berikan aerasi pada kolam. Air diganti setiap 1-3 hari sekali.Ketika ikan berusia 5 hari, berikan pakan infusoria. Kemudian anak ikan dapat diberi kutu air dan udang renik sebagai pakan. Jenis kelamin ikan secara umum dapat ditentukan saat ikan sudah berusia 20 hari.Ikan jantan dijadikan sebagai ikan hias dan ikan betina hanya dijadikan indukan, indikator keberhasilan budidaya ikan guppy adalah pada ikan jantan. Sumber: paktanidigital.com ...
6 Cara Budidaya Lobster Hias di Akuarium dengan Mudah
Ikan Hias

6 Cara Budidaya Lobster Hias di Akuarium dengan Mudah

Pada dewasa ini sudah banyak peluang usaha dalam bidang budidaya hewan yang bisa anda manfaatkan untuk menghasilkan pundi – pundi uang, apalagi jika misalnya hewan yang kita budidayakan tergolong hewan yang memilki nilai jual yang lumayan tinggi serta minat masyarakat terhadap hewan tersebut juga selalu melakukan kestabilan.Salah satu peluang usaha yang bisa anda lakukan untuk menjadikan anda pengusaha sukses adalah dengan cara budidaya lobster. Baca juga mengenai cara budidaya keong mas di kolam terpal.Cara budidaya lobster hias di akuariumTentunya keuntungan yang akan anda dapatkan juga besar, terlebih lagi jika misalnya anda menekuni bisnis dengan serius. Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk sebelumnya mempelajari terlebih dahulu mengenai cara budidaya lobster hias di akuarium sehingga kemudian hasil lobster yang akan anda dapatkan tentunya memiliki kualitas yang tinggi sehingga nilai jualnyapun juga meningkat.Sekedar informasi bagi anda semua bahwa lobster merupakan salah satu hewan yang paling banyak diternakan atau dibudidayakan oleh banyak orang karena memang memiliki peluang usaha yang menjanjikan. Memiliki daging yang kenyal serta lezat meskipun hanya dimakan dengan menggunakan saus maupun kecap, akan tetapi tetap tidak mengurangi kelezatan yang ditawarkan dari lobster.Baca juga: KKP Perkenalkan Inovasi Pakan Pembesaran Lobster PasirSelain itu, lobster mengandung kandungan koleterol yang lumayan rendah jadi aman untuk dikonsumsi oleh seseorang yang khawatir bahwa ia akan mengalami kolesterol tinggi sehabis makan lobster. Meskipun memang banyak orang yang membudidayakan lobster, akan tetapi permintaan untuk hewan tersebut terbilang tinggi jadi terkadang sampai kewalahan yang mengharuskan untuk mengimpornya.Maka dari itu, peluang usaha seperti ini sangat cocok bagi anda untuk bisa meningkatkan tingkat ekonomi anda karena seperti yang disebutkan di atas bahwasanya budidaya lobster merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Berikut ini akan kami berikan beberapa informasi penting berkaitan dengan cara budidaya lobster hias di akuarium yang harus anda ketahui. Anda juga harus tahu tentang cara budidaya ulat kandang pakan burung.Menyeleksi indukCara budidaya lobster hias di akuarium yang pertama yang harus anda perhatikan adalah dengan melakukan seleksi terhadap induk lobster. Anda harus memastikan apakah induk lobster yang anda pilih merupakan indukan yang memiliki kualitas terbaik. Hal ini tentunya sangat penting karena induk terbaik nantinya akan menghasilkan anakan yang terbaik juga.Selain itu anda juga harus memilih indukan dengan jenis kelamin yang berbeda karena jika tidak maka lobster anda tidak akan berkembang biak. Maka dari itu, anda harus mengetahui ciri – ciri indukan lobster yang merupakan indukan kualitas unggul.Untuk indukan lobster jantan maka nantinya anda akan menemukan adanya tonjolan yang terdapat pada kaki nomer lima jika anda menghitungnya dari capit dan juga pada capit tersebut biasanya anda akan menemukan adanya warna berupa merah. Sementara itu, untuk indukan betina unggul maka anda akan menemukan adanya bulatan yang terdapat pada pangkal kaki nomer tiga.Baca juga: Pakan Pada Budidaya Lobster (Panulirus Spp)Kemudian anda harus mengetahui tentang umur indukan yang berkualitas. Untuk indukan lobster yang berkualitas adalah indukan yang berusia kurang lebih tujuh bulan. Jika misalnya anda memilih indukan yang usianya lebih muda maka dikhawatirkan perkembangbiakan yang terbaik malah kurang sempurna sehingga hasilnya pun juga akan kurang maksimal. Memberi pakan yang bergiziCara budidaya lobster hias di akuarium yang kedua yang harus anda perhatikan adalah dengan memberi pakan yang bergizi. Pemberian pakan memang merupakan salah satu faktor penentu kualitas lobster yang anda miliki. Dengan memberikan makanan yang baik dan bergizi, tentunya and akan mendapatkan hasil lobster dengan kualitas yang terbaik pula.Untuk waktu pemberian makannnya yaitu sebanyak dua kali dalam sehari, yakni pada pagi maupun sore hari. Disarankan untuk memberi pakan yang lebih sedikit di pagi hari sementara untuk pakan sore hari disarankan untuk memberi dengan takaran yang lumayan banyak. Untuk jenis pakan yang menjadi favorit serta memang diketahui bergizi adalah anda bisa menggunakan butiran – butiran pelet yang bisa tenggelam di dalam air.Baca juga: Teknologi Pembenihan Ikan Hias BotiaAnda juga bisa memberi pakan berupa kacang – kacangan, umbi – umbian, maupun juga sayuran lainnya yang sebelumnya sudah anda masak terlebih dahulu. Hal ini tentunya sangat penting agar supaya memudahkan lobster anda mencerna makanan tersebut. Sementara itu, untuk jumlah pakan yang anda berikan harus tergantung juga kepada jumlah lobster yang ada di akuarium anda. Dan juga anda harus menentukan mengenai umur, jenis kelamin, dan juga waktu pemberian pakan yang anda lakukan. Yang terpenting jangan sampai makanan yang anda berikan terlalu banyak sehingga akan terbuang percuma atau malah membuat akuarium menjadi kotor.Pastikan pasokan oksigen cukupHal selanjutnya yang harus anda perhatikan adalah anda harus memastikan bahwasanya pasokan oksigen untuk lobster anda cukup.Faktor lain yang menentukan pertumbuhan lobster anda adalah kualitas pasokan oksigen yang ada di akuarium anda.Maka dari itu, anda harus membutuhkan beberapa peralatan khusus yang bisa digunakan untuk memastikan pasokan oksigennya cukup, seperti misalnya aerator, maupun alat – alat akuarium lainnya yang bisa anda dapatkan di toko akuarium. Baca juga tentang Cara Budidaya Lobster di Kolam TerpalJangan sampai ada kanibalisme ketika moutingApakah anda tahu tentang apa itu mouting? Mouting merupakan sebuah proses pergantian cangkang lobster karena ukurannya yang sudah semakin besar sehingga cangkang yang lama tidak muat lagi. Pada tahap ini lobster akan mengeluarkan bau amis yang bisa menjadi pemicu lobster lainnya untuk memakan lobster yang berganti cangkang tersebut.Maka dari itu, kami sarankan anda untuk menyediakan akuarium khusus ketika proses ini terjadi. Sehingga hal ini akan mencegah lobster anda untuk memakan lobster lainnya yang malah akan membuat anda merugi karena tentunya akan banyak lobster yang dimakan ketika proses ini dibiarkan saja.Baca juga: Cara Pembenihan Budidaya Ikan DiscusMelakukan proses pemijahanCara lain yang harus anda perhatikan ketika anda ingin melakukan budidaya lobster adalah dengan melakukan proses pemijahan. Pemijahan merupakan sebuah proses dimana anda mengelompokkan lobster jantan dan juga betina agar supaya mereka bisa mendapatkan pasangannya dan kemudian anda masukkan mereka di akuarium yang berbeda.Hal ini akan memberikan lobster – lobster tersebut untuk melakukan perkawinan sehingga kemudian akan menghasilkan banyak telur. Selain itu, anda juga kami sarankan untuk menyediakan tempat persembunyian di setiap akuarium yang akan anda gunakan sebagai tempat budidaya lobster. Untuk perbandingannya sendiri adalah anda bisa meletakkan sebanyak 3 ekor lobster betina dengan 5 ekor lobster betina. Memperhatikan proses pengeramanSetelah semua lobster tersebut melakukan perkawinan, maka kemudian akan menghasilkan telur – telur yang banyak yang kemudian akan dibawa dan ditaruh disebelah sirip renang lobster betina. Di sini anda harus memastikan bawa telur – telur tersebut dierami dengan baik dan tidak ada hal – hal yang mengganggu proses pengeraman yang dilakukan oleh lobster betina. Sumber: ilmubudidaya.com ...
Kenali 8 Jenis Penyakit Cupang dan Cara Mengobatinya
Ikan Hias

Kenali 8 Jenis Penyakit Cupang dan Cara Mengobatinya

Akhir-akhir ini cupang menjadi primadona di pasar ikan hias. Tak heran, bentuknya yang indah dengan baraneka corak dan warna memanjakan mata ditambah pemeliharaan yang cukup mudah menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar ikan hias. Meskipun pemeliharaannya cukup mudah, bukan berarti ikan cupang tidak berisiko terkena penyakit.Kurangnya kebersihan air dan kontaminasi pakan dapat mengakibatkan munculnya berbagai penyakit pada cupang. Apa saja sih jenis penyakit cupang dan bagaimana mengatasinya? Yuk simak pembahasan berikut.White Spot (Bintik Putih) Cupang dapat terkena penyakit white spot (bintik putih) yang menyerang sisik ikan dan gampang sekali menular. Air yang kotor dan pakan yang tidak bersih biasanya akan menimbulkan gejala bintik-bintik putih pada sisik ikan. Jika sudah terkena penyakit ini, nafsu makan cupang akan berkurang, warnanya terlihat pucat, serta sirip dan ekornya menguncup. Dalam beberapa kasus, cupang menabrakkan dirinya ke dinding akuarium karena rasa gatal di tubuhnya.Jika cupang peliharaanmu mulai mengalami gejala ini, segera lakukan karantina. Bersihkan akuarium dan segera gant airnya. Kemudian tambahkan obat biru dan garam pada air yang baru. Agar penyembuhan semakin cepat, biasakan ikan terkena sinar matahari pagi.Baca juga: Teknik Pengobatan IkanInfeksi Jamur KulitInfeksi jamur kulit ini ditandai dengan munculnya bercak putih pada sirip ikan. Bentuknya seperti gumpalan kapas. Jika sudah terkena penyakit ini, biasanya nafsu makan cupang akan menurun, gerakannya semakin pasif, dan dalam beberapa kasus warnanya semakin memudar. Penyebabnya lagi-lagi air akuarium yang kotor karena jarang dibersihkan.Untuk mengobati cupang kesayanganmu, segera ganti air secara menyeluruh dan lakukan karantina pada cupang. Kemudian tambahkan obat biru pada air yang baru. Selain obat biru, air rendaman ketapang juga bisa menjadi pilihan. Selama karantina upayakan untuk mengganti air sekali tiga hari.Velvet (Bintik Emas/Karatan)Penyekit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik berwarna emas cenderung gelap seperti karat pada tubuh cupang. Cupang juga akan semakin pasif dan malas bergerak, warnanya menjadi pucat, siripnya menguncup, serta nafsu makan berkurang. Penyebab penyakit ini kurang lebih sama dengan penyakit sebelumnya, yaitu air yang tidak bersih dan kualitas pakan yang tidak terjaga.Jika menemui ciri-ciri seperti ini, segera obati cupangmu dengan melakukan karantina. Bersihkan akurium, ganti air menyeluruh, beri garam ikan, dan tambahkan obat biru atau air rendaman Ketapang. Lakukan pengobatan setiap tiga hari sekali sampai velvet menghilang.Baca juga: KKP Permudah Pelayanan Perizinan Pakan dan Obat IkanFin Rot (Busuk Sirip)Jika muncul warna kemerahan pada sirip cupang, sirip sobek dan rontok, warna cupang menjadi lebih pucat, bahkan jika dibiarkan badan ikan ikut membusuk, kamu perlu waspada. Cupang peliharaanmu diserang penyakit fin rot. Penyakit ini disebabkan bakteri yang muncul akibat kualitas dan kebersihan air yang buruk.Pengobatannya dapat dilakukan dengan mengarantina ikan, membersihkan akuarium, dan mengganti air baru. Kemudian tambahkan antibiotic dan garam khusus ikan. Jika berhasil, sirip ikanmu akan tumbuh kembali.Pop Eye (Mata Bengkak)Cupang kesayanganmu juga bisa terkena penyakit pop eye atau mata bengkak. Cupang yang terkena penyakit ini biasanya akan kehilangan nafsu makan, gerakan semakin pasif, sirip menguncup, hingga warna perlahan memudar. Pada kondisi parah, maka ikan membengkak hingga nyaris seperti akan keluar layaknya ikan mas koki. Jika keadaan sudah seperti ini, biasanya pengobatan akan sulit dilakukan.Bahanyanya, bakteri penyebab pop eye ini bisa menular pada ikan lainnya. Jika ikanmju menunjukkan gejala ini segera lakukan pengobatan dengan melakukan karantina dan memberikan antibiotic khusus ikan dan garam ikan. Jangan lupa ganti air setiap tiga hari sekali dengan melajukan pengobatan yang sama hingga ikan kembali sembuh.Berak PutihBerak putih ini dikenal juga dengan 'penyakit mencret' pada ikan cupang. Ikan cupang yang terkena penyakit ini akan mengeluarkan kotoran putih memanjang atau menggumpal. Ikan juga menjadi tidak aktif, kehilangan nafsu makan, dan terlihat pucat. Penyakit ini disebabkan oleh parasit seperti cacing nematoda yaitu Ascaris Lumbricoides.Jika menunjukkan gejala demikian, segera bersihkan akuarium secara keseluruhan, ganti air lalu tambahkan garam ikan. Akan lebih bagus jika ditambahkan obat cacing khusus ikan seperti Acryflavine, Verminox, atau Worm X.Baca juga: Mencegah Penyakit Udang Berdasarkan Warna Air TambakInflamed Gilss (Insang Merah)Penyakit satu ini diakibatkan keracunan nitrat. Warna insang cupang yang terkena penyakit ini akan terlihat merah dan tidak tertutup rapat. Insang ikan akan membengkak sehingga membuat kesulitan bernapas. Oleh karena itu, ikan kerap terlihat di permukaan air.Meski tidak menular, segera ganti air yang sudah tercemar kemudian tambahkan obat biru dan garam ikan. Lakukan perawatan setiap tiga hari sekali sampai ikan sembuh.Dropsy (Sisik Nanas)Penyakit ini adalah penyakit ikan paling menular. Perut ikan yang terkena penyakit ini akan membengkak karena tidak bisa buang kotoran. Pada kondisi ekstrem, pembengkakan akan menyerupai ikan buntal. Selain itu sisik mulai mengembang seperti kulit nanas. Itu sebabnya penyakit ini dinamakan penyakit kulit nanas.Pengobatan dilakukan dengan karantina ikan. Kemudian bersihkan akurium secara menyeluruh. Jangan lupa ganti air secara berkala setiap tiga hari sekali. Tambahkan antibiotik khusus ikan dan garam ikan pada saat pergantian air. Sumber: KKP ...
Cara Pembenihan Budidaya Ikan Discus
Ikan Hias

Cara Pembenihan Budidaya Ikan Discus

Cara Pemijahan Budidaya Ikan Discus adalah cara memperbanyak jumlah ikan hias discus, dengan bentuk yang cantik dan terlihat bercahaya, ikan discus merupakan jenis ikan yang saat memijah selalu bersama anaknya, sampai ukuran tertentu. larva-larva ikan discus akan selalu mengikuti induknya saat baru menetas.Ikan diskus adalah jenis ikan hias yang awalnya didatangkan dari sungai Amazon (Brasil) sekarang sudah banyak di indonesia. Disebut diskus karena bentuk tubuhnya mirip lempengan disk yang berdiri tegak. Diskus awalnya terdiri dari heckel discus, brown discus, green discus, dan blue discus. Bentuk tubuh ikan diskus ini pipih bundar dengan warna dasar coklat kemerahan dengan garis berombak dan beraneka ragam tak beratur mulai dari dahi sampai samping perut. Mata ikan diskus berwarna merah dan garis tengah tubuhnya paling besar 15 Cm. Ikan diskus dikenal tidak suka mengganggu cenderung menyendiri atau mengelompok dengan ikan sejenisnya.Baca Juga : Cara Bagus Merawat DiscusHal yan paling penting dalam budidaya adalah memilih indukan yang baik. Caranya dengan budidaya sejak kecil. Setelah berumur 12-18 bulan, diskus ini akan memilih pasangannya sendiri. Pasangan diskus inilah yang kita ambil dan dipindahkan untuk dipijahkan.Persiapan Tempat Pemijahan(Aquarium)Aquarium 75x35x35 cm, Suhu 28-30 c,  Jumlah telur 50-350 butir, pH  5-6 ppt - Isi air dengan kedalamann 25 cm kemudian masukan daun ketapang sebanyak 1 lembar dan 1 sendok garam non yodium- Diamkan selama 3 hariCara Permilihan Indukan Budidaya Ikan Discus- Ikan discus dapat berkembangbiak pada PH optimal 6,2 atau sedikit asam.- Ikan diskus merupakan ikan yang memilih pasangannya sendiri, - Pemilihan indukan jantan betina sebaiknya tempatkan beberapa ikan discus pada satu aquarium - kemudian perhatikan beberapa ikan discus yang selalu berenang bersama-sama. - kemudian ikan discus pisahkan dengan ikan yang lain.- Untuk satu aquarium sebaiknya tempatkan 4 ekor ikan discus dengan perbandingan 1:1Baca Juga : Teknologi Pembenihan Ikan Hias BotiaCara pemijahan Budidaya Ikan Discus:- Masukkan induk diskus yang berpasangan ke dalam akuarium. - Pemberian Aerasi(filter) - Pasang paralon atau pot di dalam akuarium untuk menempelkan telor.- Telor yang baik akan menetas setelah 60 jam.- Setelah telor menetas, bersihkan larvanya lalu pindahkan ke tempat yang aman dan bersih beserta induknya.- Setelah 3-4 hari larva diskus ini sudah dapat berenang dan mulai menggelayuti induknya sambil menghisap lendir yang ada di sekujur tubuh induknya sebagai makanan utama.- Diskus setelah berumur satu minggu baru bisa diberi makan berupa kutu air atau larva artemia.Baca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaCara Pembesaran Budidaya Ikan Discus:- Pindahkan anakan diskus berusia satu bulan dari induknya ke akuarium berukuran 100 X 50 X 35 Cm. Setelah besar pindahkan diskus ke akuarium yang lebih luas lagi.- Agar terlihat bagus, diskus sebaiknya ditempatkan di akuarium standar (induk 50 X 50 X 40 Cm dan anakan diskus 50 X100 X 35 Cm)- Agar ikan diskus tetap hidup dengan baik, sediakan pakan alami seperti dapmia, cacing sutera, cacing super, jentik nyamuk, udang, dan sejenisnya. Diskus juga suka mengkonsumsi pakan buatan campuran dari jantung, hati, daging, udang, ikan, dan sayuran.- Sebaiknya, budidaya ikan diskus dilakukan secara kelompok. Budidaya secara kelompok ini lebih efektif dan efisien. Budidaya secara kelompok juga memudahkan proses pemasaran dan distribusi Sumber: Alam Ikan ...
Kenapa Ikan Cupang Mengeluarkan Gelembung?
Ikan Hias

Kenapa Ikan Cupang Mengeluarkan Gelembung?

Saat kamu memelihara ikan cupang, ada suatu momen di mana mereka akan mengeluarkan gelembung dan membuat permukaan air di akuariumnya menjadi berbuih. Untuk hal ini, kamu tidak perlu panik karena ada alasan tertentu mengapa ikan cupang mengeluarkan gelembung. Reaksi ini bisa dikatakan sebuah hal alami dan wajar terjadi pada setiap ikan cupang. Lantas kenapa ikan cupang mengeluarkan gelembung? Adakah alasan di balik hal tersebut? Dilansir dari berbagai sumber, Kamis, (24/12/2020), ikan cupang, khususnya jantan meniup gelembung dan membangun kelompok gelembung untuk proses reproduksi. Gelembung yang dihasilkan berguna sebagai sarang. Saat gelembung dibuat, itu adalah langkah pertama dalam proses kawin ikan cupang dimulai untuk pembangunan sarang, setelah mereka cukup umur untuk bereproduksi. Gelembung yang dihasilkan ikan cupang bertindak sebagai tempat berlindung yang aman bagi telur selama inkubasi dan untuk burayak (anakan ikan) sampai cukup umur untuk berenang dan mendapatkan oksigen dari permukaan dengan sendirinya. Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaSarang gelembung, yang juga biasa disebut sarang busa, dibuat ikan cupang dengan cara menghirup udara dan meniup gelembung sekresi mulut (air liur), di dekat permukaan air.Di akuarium milikmu, kamu dapat mengidentifikasi sarang gelembung sebagai kumpulan gelembung di permukaan air. Seekor cupang jantan secara naluriah akan membangun sarang gelembung dengan atau tanpa kehadiran cupang betina.Inilah sebabnya mengapa kamu mungkin menemukan sarang gelembung di akuariummu bahkan jika cupang jantan milikmu belum pernah melihat atau melakukan kontak dengan cupang betina. Ikan cupang yang mengeluarkan gelembung bisa menjadi pertanda kalau diri mereka sehat dan bahagia.Namun, kalau mereka tidak mengeluarkan gelembung bukan berarti mereka sakit atau stres. Lihat Foto Ilustrasi ikan cupang, ikan cupang halfmoon. Mengingat ikan cupang adalah hewan teritorial, di alam liar ikan cupang jantan harus memperebutkan wilayah kekuasaannya melawan sesamanya. Setelah wilayahnya terbentuk, ia akan mengeluarkan gelembung untuk membangun sarangnya yang biasanya dibangun di bawah dedaunan atau jenis puing lainnya. Jika ada betina untuk kawin, dan dia menganggap sarangnya cocok, pejantan akan membujuknya ke bawah sarang sampai dia menyerah. Setelah pelukan jantan dan pemijahan terjadi, tugas jantan untuk mengumpulkan telur dengan mulutnya, dan kemudian menempatkannya di sarang gelembung.Di sana ia menjaga telur-telur itu, memastikan telur-telur itu tidak jatuh dari sarangnya. Dia melindungi mereka dari pemangsa potensial sampai mereka cukup dewasa untuk bertahan hidup sendiri.   Frekuensi pembuatan gelembung Semua ikan cupang itu unik, oleh karena itu frekuensi pengeluaran gelembung untuk pembentukan sarangnya juga unik. Beberapa cupang mungkin membuat gelembung secara teratur, sementara yang lain mungkin lebih jarang atau tidak sama sekali. Perlu dibaca: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaHarian, mingguan, atau bulanan adalah rentang waktu yang umum bagi cupang jantan untuk membangun sarang. Beberapa sarang berukuran besar, ada yang kecil, dan ketebalannya juga bisa bervariasi. Konstruksi sarang gelembung yang teratur dapat menjadi tanda bahwa ikan cupangmu bahagia dan sehat, dan akan cocok untuk kawin. Ini juga merupakan indikasi bahwa cupang milikmu merasa aman dan telah menetapkan akuariumnya sebagai wilayah teritorinya. Tanaman dan tempat yang memadai untuk bersembunyi akan membantu ikan cupang menciptakan lingkungan yang tidak menimbulkan stres dan aman.Bagaimana jika ikan cupang jantan tidak membuat sarang gelembung? Jika kamu belum pernah melihat ikan cupangmu membuat sarang gelembung, jangan panik. Tidak ada keharusan bagi ikan cupang untuk membangun sarang, kecuali kamu berencana untuk melakukan pengembang biakan. Ingat, kurangnya perilaku mengeluarkan gelembung untuk membangun sarang bukan berarti cupangmu tidak bahagia atau tidak sehat. Sumber: Kompas ...
Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dan Betina
Ikan Hias

Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dan Betina

Bagaimana Cara Mengetahui Jenis Kelamin dan perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina ? Sebenarnya cara membedakan jenis kelamin sangat mudah sekali, akan tetapi jika dilakukan pada usia dini, atau usia ikan yang tergolong sangat kecil, biasanya kita namai sebagai burayak ikan cupang, dan pada saat itulah perbedaan fisik ikan cupang jantan dan betina sulit untuk kita ketahui, tapi saat tumbuh dewasa akan mudah dilakukan.Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dan BetinaCara Membedakan Ikan Cupang Plakat jantan dan betina juga bisa kita lakukan dengan memahami perbedaan berikut ini. Baiklah, langsung saja Simak artikel menarik tentang bagaimana cara membedakan ikan cupang jantan dengan ikan cupang betina.? Sebagai berikut:Karakteristik Ikan Cupang JantanMorfologi Ikan cupang berkelamin jantan mempunyai ciri khas sebagai berikut :- Tubuhnya langsing.- Gerakan ikan cupang jantan tentu memiliki gerak yang sangat lincah dan gesit, tapi tidak menutup kemungkinan ikan cupang betina memiliki gerak yang gesit juga- Ekor (caudal fin) dan sirip (ventral fin/dasi) lebar dan panjang.- Warna lebih cerah dan menarik dari pada betina.Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaKarakteristik Ikan Cupang BetinaIkan cupang betina mempunyai ciri khas sebagai berikut :- Bertubuh gempal (padat, tidak panjang).- Gerakan lebih lambat (tidak agresif).- Ekor (caudal fin) dan sirip (ventral fin/dasi).- Warna kurang menarik.- Ada titik putih di perut :Baca juga: 5 Makanan Ini Bisa Bikin Warna Ikan Cupang Makin Cerah, Apa Saja?Cara Membedakan jenis kelamin ikan cupang betina berbagai jenis termasuk jenis giant, emprit jepang, semut jepang, halfmon, plakat, dan serit , yang sudah siap kawin cukup sederhana dan mudah, caranya sangat mudah yaitu dengan ciri-ciri apabila ikan cupang betina sudah menegeluarkan gelembung di atas air. Untuk itu, segeralah mencampurkan atau mengawinkan ikan cupang sehingga anda akan mendapati bibit ikan jupang yang berkualitas dan nantinya bisa anda gunakan untuk kontes ikan cupang. Sumber: Ikan Info  ...
Mengenal Ikan Koi, Simbol Cinta dan Persahabatan
Ikan Hias

Mengenal Ikan Koi, Simbol Cinta dan Persahabatan

Bagi penghobi pemelihara ikan, tentu tidak asing lagi dengan jenis ikan koi. Ikan yang juga dikenal dengan sebutan karper tersebut memiliki nama ilmiah Cyprinus carpio. Sudah banyak yang memelihara baik itu dirumah makan, atau dijadikan hiasan untuk mempercantik tampilan rumah-rumah, ada yang ditaruh di dalam aquarium untuk dipajang di ruang tamu, dibuatkan kolam di halaman rumah, atau sebagai pajangan di dalam kamar untuk menemani istirahat.Tidak hanya itu, ikan koi juga sering dijumpai di beberapa tempat wisata, untuk menambah kesan yang damai dan tentram. Salah satunya di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jawa Timur.Diiringi suara gemericik air yang mengalir dari pipa, ikan-ikan itu terlihat lihai berenang. Sesekali ada yang terlihat melawan arus, dan timbul ke permukaan air seolah sedang menyambut kedatangan wisatawan. Sebagian wisatawan nampak antusias melakukan swafoto dengan latar belakang ikan di dalam kolam atau aquarium yang berisi ikan mas dan ikan koi yang ada di taman wisata legendaris itu.Lain di tempat wisata, di salah satu rumah makan Waroeng Bamboe yang berada di Kota Batu, juga dijumpai ratusan ikan koi warna-warni di dalam kolam berukuran besar. Ikan-ikan tersebut seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan yang datang. Sambil menunggu menu yang dihidangkan, para pengunjung bisa santai dan bermain-main dengan sekumpulan ikan yang konon dipercaya sebagai simbol cinta dan persahabatan itu.Baca juga: Budi Daya Ikan di Kolam 1 Hektare, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak KoiSeekor ikan koi muncul dari dalam air. Ikan koi juga dikenal dengan sebutan karper, atau nama latinya adalah Cyprinus carpio | Foto: Falahi Mubarok/ Mongabay Indonesia info gambarMembawa keberuntunganPada umumnya, ikan koi sering dijumpai diberbagai tempat. Terlepas dari itu, ikan koi juga bisa menjadi kesenangan tersendiri bagi para penghobi karena pola warnanya yang bermacam-macam, salah satunya seperti yang dirasakan oleh Fitra Agung Nugraha.Pria asal Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu memilih memelihara ikan koi bermula ketika mencari referensi di internet tentang ikan yang bisa dipelihara. Kebetulan pada waktu itu dia baru selesai merenovasi rumahnya, dan membuat kolam minimalis. Untuk mempercantik rumah yang dia punya tersebut maka dipilihlah ikan koi sebagai hewan peliharaan.“Pola warnanya yang putih, merah dan hitam kayaknya enak dilihat, kesannya tegas gitu, jadi saya suka” kata Fitra, mengawali ceritanya.Dia mengaku, hobi memelihara ikan koi belum lama, baru 1,5 tahun. Fitra pun berbagi pengalaman, awal mulanya dia mengalami kesulitan karena masih belum mengerti soal bagaimana cara memelihara air dan menjaga sirkulasi untuk ikan koi, sehingga beberapa ikan yang dirawatnya itu mati.Seiring berjalanya waktu dia mulai faham, pada akhirnya sisa ikan koi yang dia pelihara dari kecil tersebut bisa berkembang sampai saat ini. “Semula panjangnya 12 cm, sekarang ini ukurannya kurang lebih sekitar 48-50 cm,” imbuh pria yang merasa diuntungkan karena bisa menambah teman dari sesama penghobi ikan koi tersebut.Baca juga: 7 Jenis Ikan Mas KonsumsiSejumlah ikan koi berkelompok didalam kolam saat difoto pada malam hari. Ikan hidup pada air tawar ini yang mempunyai corak warna-warni | Falahi Mubarok/ Mongabay Indonesiainfo gambarIkan koi, selain dipercaya dapat membawa hoki atau keberuntungan tersendiri bagi penghobi. Dalam skala besar, dapat juga dijadikan sebagai sumber penghasilan untuk menghidupi kebutuhan keluarga. Seperti yang dirasakan Deky Arisandy, penghobi sekaligus pembudidaya ikan koi asal Pakisaji, Kabupaten Malang.Deky mengaku, bisnis ikan koi selain bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup dalam sehari-hari, hasilnya juga bisa digunakan untuk menyekolahkan anak. Dia merasa beruntung, berkat ketekunanya, saat ini ada 10 kolam ikan koi yang dia garap, satu kolamnya rata rata berukuran 6×15 meter. Harga ikan yang dia jual pun beragam, untuk kualitas pasar dijual dengan harga Rp500 per ekor.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan MasSementara ikan koi yang memiliki kualitas kontes, dia banderol dengan harga mulai dari ratusan sampai jutaan rupiah. Pengalaman yang cukup berkesan baginya adalah, ketika ada seorang pengusaha dari Jakarta juga penghobi yang sama, pernah membeli ikan koi peliharaanya dengan harga Rp10 juta satu ekor.Bagi Deky, bisnis ikan koi sangat prospek untuk kedepan, karena setiap tahun permintaan terus meningkat. Disisi lain, saat ini juga sering diadakan kontes ikan koi baik itu skala lokal maupun Nasional. Hanya saja untuk saat ini dia merasa terkendala dengan biaya ongkos pengiriman yang naik dua kali lipat dari sebelumnya, hal itu dinilai tidak sebanding dengan harga ikan koi yang dia kirim.“Saya pernah dapat orderan dari Palu, harga ikanya Rp700 ribu per ekor, sementara biaya pengiriman sekarang ini kisaran Rp 1.400 ribu, atau bisa lebih. Ya rugi,” ujar Deky.Dia melanjutkan, sebelumnya, dia bisa kirim ikan koi keluar daerah minimal empat kali dalam sebulan. Berhubung ongkos pengiriman saat ini mahal, jadi konsumennya mengalami penurunan 50 persen. “Rata-rata keberatan diongkos pengiriman, kalau tidak benar-benar hobi ya tidak jadi pesan,” imbuhnya.Dalam waktu dekat, Deky sedang mempersiapkan untuk acara kontes ikan koi dengan skala nasional yang akan diadakan di kolam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim.Sementara itu, ada dua versi sejarah yang menjelaskan masuknya ikan koi ke Indonesia | Foto: Falahi Mubarok/ Mongabay Indonesiainfo gambarWarna-warni Ikan KoiDi Jepang, ikan koi dinamakan Nishikigoi, kurang lebih bermakna ikan berwarna-warni. Di negeri sakura itu, ikan koi menjadi semacam simbol cinta dan persahabatan. Konon, ikan ini berasal dari Persia, lalu dibawa ke Jepang lewat Cina dan Korea. Mengalami perkembangan dengan pesat kurang lebih sekitar 160 tahun lalu.Di Indonesia, ada dua versi sejarah yang menceritakan masuknya ikan Koi. Pertama, ikan koi mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1991. Waktu itu, ketika Kaisar Jepang bernama Akihito memberi cinderamata puluhan ikan koi ke Presiden Republik Indonesia (RI) ke-2.Versi kedua, dibawa oleh seorang penggemar ikan koi bernama Hani Moniaga pada tahun 1981-1982.Corak warna dan motif yang dimiliki ikan koi yang beragam, maka tidak heran jika nama ikan yang hidupnya di air tawar ini dibedakan berdasarkan pola, bentuk tubuh dan corak warnanya. Diantaranya seperti jenis Shusui, Tancho, Shiro Utsuri, Matsuba, Ki Utsuri, Kumonryu, Asagi, Showa Sanshoku, Taisho Sanke, dan Kohaku, dll.Beli Ikan Koi Disini!Dua ekor ikan koi didalam kolam saat difoto malam hari. Ikan Koi dipercaya dapat membawa hoki atau keberuntungan tersendiri bagi penghobi | Foto: Falahi Mubarok/ Mongabay Indonesiainfo gambarSalah satu Primadona ikan hias Air tawarIkan koi merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang sampai saat ini masih diakui menjadi salah satu primadona di pasar internasional, tergolong ikan hias kelompok mahal. Selain itu, harganya relatif stabil.Adapun, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, hingga saat ini jumlah ekspor ikan hias di Indonesia masih yang tertinggi di dunia. Hanya saja KKP merasa secara nilai masih kalah dengan negara tetangga, yaitu Singapura.Badan Pusat Statistika (BPS) RI mencatat, ekspor ikan hias di Indonesia pada tahun 2017 mencapai US$ 27, 61 juta, atau tumbuh 12,5% dibandingkan tahun 2016 (US$ 24, 64 juta). Dalam 6 tahun terakhir, nilai ekspor tahun 2017 ini dianggap merupakan tertinggi dari tahun sebelumnya. Hal itu ditunjukkan, bahwa perdagangan komoditas ikan hias Indonesia terus mengalami perbaikan.Sementara itu, 10 Provinsi yang menjadi pengekspor ikan hias terbesar pada tahun 2017 adalah Jawa Barat (27, 80%). DKI Jakarta (20,67%), Kalimanta Barat (17,31%), Bali (16,92%), Banten (6,46%), Kepulauan Riau (3,83%), Jawa Timur (3,57%), Kalimantan Selatan (1,56%), Sumatra Utara (0,38%), dan Sumatra Selatan (0,32%).Sekumpulan ikan koi disalah satu kolam penghobi di Pendem, Kota Batu, Jawa Timur. Ikan koi namanya dibedakan berdasarkan pola, bentuk tubuh dan corak warna. Diantaranya seperti jenis Shusui, Tancho, Shiro Utsuri, Matsuba | Foto: Falahi Mubarok/ Mongabay Indonesiainfo gambarUntuk wilayah provinsi, pada tahun 2017 yang mengalami pertumbuhan positif nilai ekspor ikan hias yaitu DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Banten, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan. Sementara, untuk Provinsi Jawa Barat, Bali dan Sumatra Utara dianggap mengalami pertumbuhan negatif atau penurunan nilai ekspor.Adapun untuk ekspor, ada 10 negara utama yang menjadi tujuan ekspor ikan Hias Indonesia. Diantaranya adalah China, USA, Japan, Singapora, United Kingdom, Taiwan, Jerman, Belanda, Korea dan Perancis.Berdasarkan data BPS, pada 2018 terlihat bahwa ekspor ikan hias Indonesia 2017 lebih dominan diekspor ke China, yaitu mencapai 27,50 persen dari total nilai ekspor ikan hias di Indonesia. Tahun 2017 nilai ekspor ikan hias ke China juga dianggap mengalami pertumbuhan sebesar 23,67 persen dibandingkan tahun 2016.Sumber: Good News from Indonesia ...
Habitat Asli Ikan Cupang yang Belum Anda Tahu!
Ikan Hias

Habitat Asli Ikan Cupang yang Belum Anda Tahu!

Ikan cupang atau dikenal sebagai betta fish, adalah salah satu ikan hias yang memilki warna terang dan sering ditemukan dalam botol kaca atau toples kecil di toko ikan. Tapi tahukah Anda bahwa sebetulnya ikan cupang berasal dari perairan yang sama sekali berbeda?Ikan dengan berbagai warna dan corak ini ditemukan di perairan dangkal yang dipenuhi lumpur dan hidup dalam ekosistem dengan biodiversitas yang sangat tinggi di kawasan Asia. Untuk lebih lengkap mengenai habitat ikan cupang, simak artikel berikut ini ya.Baca juga: Bisnis Ikan Cupang Hasilkan Cuan, Ayo Siapkan 9 Sarana Budidaya Berikut IniDari belahan dunia manakah ikan cupang berasal?Ikan cupang pada dasarnya berasal dari berbagai daerah seperti Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Tepatnya ditemukan di daerah aliran sungai Mekong dan Chao Phraya.Secara lebih detail ikan ini umumnya ditemukan hidup pada saluran irigasi sawah dan saluran kecil sungai, yang memiliki iklim tropis. Selain itu, cupang juga dapat hidup pada daerah dengan intensitas hujan yang bervariasi. Mulai dari hujan yang relatif jarang pada musim kemarau hingga hujan sedang-sering pada musim hujan.Hal ini menyebabkan sebaiknya ketika dipelihara, ikan cupang disimpan pada wadah yang cukup hangat pada kisaran suhu antara 22 Celcius hingga 26 derajat celcius.Baca juga: 6 Pilihan Pakan Ikan Cupang Selain Jentik NyamukSeperti apa habitat asli ikan cupang?Biasanya ikan cupang ditemukan di daerah sawah dan daerah aliran sungai, Daerah territorial yang dikenal sebagai ‘figthing fish’ ini biasanya mencakup 90 cm2. Area yang menjadi tempat tinggal ikan cupang biasanya dangkal atau hanya berupa genangan dan dipenuhi oleh vegetasi di sekitarnya. Habitatnya juga relatif memiliki arus yang pelan, dan pada musim kemarau dapat dengan mudah menguap kemudian kering. Ketika fenomena kekeringan terjadi, biasanya ikan cupang tetap dapat bertahan hidup karena memiliki alat bantu pernapasan yang disebut labirin. Organ ini membantu ikan cupang untuk mengambil oksigen dari langsung dari udara.Jika Anda memelihara ikan cupang, tentu tidak kaget dengan sifatnya yang suka melompat. Hal tersebut merupakan naluri yang dimilikinya ketika di alam untuk berpindah dari perairan yang dangkal ke badan air yang lebih besar. Perlu Anda ingat bahwa ikan cupang memang dapat hidup dalam wadah yang kecil seperti botol atau toples karena menyerupai habitat aslinya di alam, namun ikan tersebut cenderung akan sulit berkembang.Baca juga: 5 Makanan Ini Bisa Bikin Warna Ikan Cupang Makin Cerah, Apa Saja?Konsumsi ikan cupang di alamIkan cupang pada dasarnya adalah omnivore atau pemakan segala. Di alam ikan ini memakan serangga, larva serangga, dan tumbuhan.Pada wilayah Asia, terdapat berbagai macam jenis serangga terbang yang secara tidak langsung, secara konsisten memberikan variasi yang sangat luas untuk makanan ikan cupang di alam.Seperti larva lalat atau cacing darah, membutuhkan air sebagai media untuk meletakkan telur mereka. Hal ini tentu menjadi sumber protein yang baik untuk ikan cupang yang memakannya.Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaCara ikan cupang berkembang biak di alamSeperti yang terjadi ketika ikan cupang Anda akan memijah, di alam,ikan cupang jantan juga akan membuat bubble nest yang terbuat dari gelembung udara dan air liurnya. Ketika ikan cupang betina yang sudah siap memijah menghampiri bubble nest yang sudah dibuat, ikan cupang jantan akan segera melilitkan dirinya pada tubuh betina untuk mengeluarkan telurnya. Selanjutnya ikan jantan akan membuahi telur-telur tersebut dan menjaganya di dalam bubble nest. Ikan betina pun akan otomatis keluar dari territorial sang jantan.Translasi oleh Tim MinapoliArtikel asli ...
Kaleidoskop 2020: Ikan Hias Populer, Ada Cupang Sampai Killifish
Ikan Hias

Kaleidoskop 2020: Ikan Hias Populer, Ada Cupang Sampai Killifish

kan hias telah menjadi salah satu hewan peliharaan favorit bagi masyarakat di Tanah Air. Keindahan dari bentuk ikan yang beraneka ragam, membuat hewan di air ini juga cocok sebagai hiasan di rumah. Memelihara dan merawat ikan hias pun merupakan sebuah hobi yang bisa mengusir kebosanan sekaligus penghilang stres, itu karena keindahan dan karakteristik serta tingkah yang dimiliki segala macam jenis ikan hias. Pada artikel ini, kamu akan melihat beberapa jenis ikan hias yang paling populer yang tersedia di industri akuarium air tawar saat ini. Dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (12/12/2020) terdapat beberapa jenis ikan hias yang menjadi populer sepanjang 2020.Baca juga: 6 Pilihan Pakan Ikan Cupang Selain Jentik Nyamuk 1. Ikan cupang Urutan pertama untuk ikan hias yang populer sepanjang 2020 mungkin bisa disematkan kepada ikan cupang, yang pamornya kembali naik daun setelah adanya pandemi Covid-19. Keindahan warna dan ekor dari berbagai macam jenis ikan cupang menjadi magnet bagi pecinta ikan hias untuk memelihara ikan dengan nama ilmiah betta sp ini. Halfmoon, veiltail, double tail, giant, plakat hingga crown tail adalah jenis-jenis ikan cupang yang populer di tahun ini. 2. Ikan guppy Ikan guppy atau gupi menjadi ikan hias yang kerap dianggap orang awam sebagai cupang yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Ikan guppy adalah spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia, karena mudah untuk menyesuaikan diri dan berkembang biak. Ikan guppy cobra, metalik, japan blue, pink white, tuxedo, mozaic, hingga green red dragon adalah sebagian jenis ikan guppy yang populer di tahun ini. Ikan hias guppy3. Ikan koi Bagi penghuni pemilihara ikan hias tentu sudah tidak asing lagi dengan ikan koi. Ikan yang memiliki berbagai macam jenis ini memiliki beragam pola dan warna di tubuhnya yang begitu menarik. Koi berasal dari bahasa Jepang yang berarti ikan karper. Di Jepang, ikan koi menjadi semacam simbol cinta dan persahabatan. Banyak orang memajang ikan koi di akuarium yang diletakkan di ruang tengah rumah ataupun di dalam kolam.Ikan koi asagi, bekko, dotsu, ginrin, goshiki adalah jenis ikan koi paling indah dan populer di dunia. Baca juga: Budi Daya Ikan di Kolam 1 Hektare, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak KoiIkan koi4. Ikan platy Jenis ikan platy termasuk ikan dengan ukuran mungil, panjang badannya hanya sampai 5 cm saja. Ikan platy juga dijadikan ikan hias pengisi akuarium karena sifat ikan platy yang ramah dan tidak agresif. Platy adalah nama umum ikan air tawar dalam genus Xiphophorus yang tidak memiliki "pedang" di bagian bawah ekornya. Perawatan ikan platy juga dikatakan begitu mudah, pakan untuk mereka bisa diberikan berupa pakan alami maupun pakan buatan.   Baca juga: Cara Membuat Aquarium Ikan Hias untuk Pemula, Mudah Dipraktikkan di Rumah5. Ikan mollyIkan molly adalah ikan hias air tawar yang mempunyai warna-warna menarik dan bentuk tubuh yang kecil. Ukuran ikan ini hanya mencapai maksimal 15 cm saat mereka dewasa. Nama ilmiah ikan molly adalah poecilia sphenops, yang merupakan salah satu spesies ikan, dari genus Poecilia. Ikan molly balon, molly black, dalmation molly, black sailfin molly, wild green sailfin molly adalah beberap jenis ikan molly yang populer dan menjadi favorit pecinta ikan hias.  6. Ikan neon tetra Neon tetra termasuk ikan komunal yang senang hidup berkelompok yang lincah, tidak agresif, dan senang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di kedalaman air menengah. Karena merupakan ikan berkelompok, disarankan untuk setidaknya memiliki 15 ekor neon tetra dalam satu akuarium. Semakin sedikit ikan yang dipelihara maka ikan-ikan tersebut akan merasa semakin terancam dan stres. Ikan neon tetra mempunyai bentuk yang sangat cantik, dengan warna-warna cerah di tubuhnya yang bergaris horizontal berwarna biru, membuat ikan ini terlihat menawan.Ikan neon 7. Ikan mas koki Ikan mas koki atau goldfish adalah ikan air tawar dari familia Cyprinidae dan ordo Cypriniformes. Ikan ini adalah salah satu ikan yang pertama kali berhasil didomestikasi, dipelihara, dan dibudidayakan manusia. Ada banyak jenis ikan mas koki yang berbeda, dan tidak masalah untuk mencampurkannya selama mereka bukan ras yang akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan makanan. Ikan mas koki ryukin, komet, fantail goldfish, buble eye, oranda adalah beberap jenis ikan mas koki yang tampak begitu cantik dan populer 8. Ikan killifish Killifish adalah salah satu ikan air tawar yang berwarna paling cerah dan berpola indah. Karena itu, para penggemar killifish merupakan salah satu kelompok penggemar ikan hias terbesar di dunia. Sebagian besar ikan killifish memiliki ukuran 1-2 inci atau sekitar 2,5-5 cm. Untuk spesies yang lebih besar mencapai hingga 6 inci atau 15 cm. Chocolate lyretail, gardneri, lineatus, bivittatum, blue gularis, dwarf argentine, american flagfish adalah beberapa jenis-jenis ikan killifish terpopuler.Sumber: Kompas.com ...
5 Makanan Ini Bisa Bikin Warna Ikan Cupang Makin Cerah, Apa Saja?
Ikan Hias

5 Makanan Ini Bisa Bikin Warna Ikan Cupang Makin Cerah, Apa Saja?

Tren memelihara ikan cupang yang kembali ramai pada tahun 2020 lalu tampaknya masih berlanjut pada tahun 2021 ini. Selain siripnya, salah satu daya tarik ikan cupang adalah warnanya yang sangat cantik. Anda pun bisa membuat warna ikan cupang peliharaan semakin cerah dan cantik. Salah satunya adalah memberi makan ikan cupang dengan makanan yang mampu meningkatkan kecerahan warnanya. Nah, apa saja makanan yang mampu membuat warna ikan cupang semakin cerah? Berikut uraiannya. Baca juga: Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias Lainya 1. Salmon Dikutip dari Betta Care Fish Guide, Minggu (3/1/2021), salmon adalah salah satu makanan yang paling umum digunakan untuk meningkatkan warna ikan cupang. Namun, perlu diingat, jangan terlalu banyak memberi makan ikan cupang dengan salmon. Sebab, nutrisi pada salmon cukup tinggi bagi ikan cupang. Oleh sebab itu, sebaiknya salmon hanya diberikan selama beberapa kali dalam seminggu. Jika Anda ingin memberi makan salmon untuk ikan cupang, Anda bisa memotongnya menjadi potongan kecil atau membeli pakan ikan cupang yang mengandung salmon. 2. Daphnia Jenis kutu air daphnia adalah salah satu pilihan pakan yang bagus untuk meningkatkan warna ikan cupang. Bersama dengan beberapa jenis hewan crustacea yang lain, daphnia adalah sumber pigmen carotenoid, yang dapat memengaruhi warna ikan cupang.Baca juga: 6 Pilihan Pakan Ikan Cupang Selain Jentik Nyamuk3. SpirulinaDilansir dari The Nest, spirulina adalah alga mikro yang memberi manfaat kesehatan dan warna pada ikan hias. Karena ikan cupang adalah karnivora, maka kemungkinan ia tak akan memakan spirulina begitu saja. Namun, ada banyak produk pakan ikan yang mengandung spirulina. 4. Brine shrimp atau udang air asin Memberi makan ikan cupang dengan brine shrimp atau jenis hewan crustacea lain seperti daphnia dan copepod dapat meningkatkan warna ikan cupang. Crustacea biasanya merupakan sumber utama pigmen carotenoid yang dapat meningkatkan warna merah dan kuning pada ikan. Selain itu, brine shrimp biasanya tumbuh dengan mudah dan bebas penyakit, sehingga merupakan pakan hidup yang bagus. Secara umum, pakan hidup lebih menarik bagi ikan. Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaSalah satu jenis ikan cupang dengan warna yang terang5. Suplemen Cara terbaik untuk memastikan nutrisi ikan terpenuhi adalah dengan memberi berbagai macan makanan. Akan tetapi, Anda bisa meningkatkan nilai nutrisi makanan ikan cupang demgan menambahkan suplemen tertentu. Salah satu produk suplemen populer adalah berbentuk cairan yang digunakan untuk merendam makanan. Makanan kering beku bekerja dengan sangat baik, menyerap suplemen seperti spons. Tergantung pada suplemen spesifik yang Anda gunakan, mereka dapat menambahkan asam lemak dan vitamin ke makanan ikan cupang.Sumber: Kompas.com ...
Bisnis Ikan Cupang Hasilkan Cuan, Ayo Siapkan 9 Sarana Budidaya Berikut Ini
Ikan Hias

Bisnis Ikan Cupang Hasilkan Cuan, Ayo Siapkan 9 Sarana Budidaya Berikut Ini

Bisnis ikan cupang sedang populer di kalangan masyarakat sekarang ini. Sebab, proses tersebut memiliki nilai bisnis yang sangat menguntungkan dan mudah untuk dilakukan.Dalam membudidayakan ikan cupang, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, salah satunya sarana pembudidayanya. Sarana yang telah diperhatikan dan dipenuhi dengan baik akan memberikan output penjualan yang berkualitas dan perkembangan bisnis yang baik.Baca juga: Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias LainyaDikutip dari buku Mina Bisnis Ikan Cupang: Teori dan Aplikasi Oleh Zainal Abidin, Hutami P. Puspitasari, Jakarta, Senin (14/12/2020), sarana produksi untuk operasional budidaya ikan cupang harus dilakukan dengan pengecekan berkala terhadap media yang digunakan. Hal itu untuk memastikan sarana budidaya ikan cupang dalam kondisi baik untuk mendukung kegiatan budidaya secara maksimal.Sarana pembudidayaan yang harus dipenuhi sangat sederhana. Oleh karena itu, bisnis ikan hias ini sedang ditekuni untuk mendapatkan keuntungan yang fantastis.Berikut ini beberapa hal yang harus disediakan untuk memenuhi sarana pembudidayaan ikan cupang.1. Pompa AirPompa air dibutuhkan untuk menyerap dan mendorong air tanah keluar. Air tersebut dimanfaatkan untuk mengisi wadah pemeliharaan ikan cupang. Perhatikan pula kondisi air untuk memaksimalkan proses budidayanya.Temukan pompa air disini !2. Jaring dan SeserJaring digunakan untuk mengambil ikan cupang dalam jumlah sedikit. Biasanya jarring dipakai untuk memisahkan jenis ikan cupang jantan dan betina. Kemudian, seser diperlukan untuk mengambil ikan cupang dalam jumlah yang banyak .3. Ember dan TimbaEmber perlu disiapkan untuk tempat penyimpanan pakan ikan cupang. Pakan yang disediakan biasanya berupa cacing tanah. Jadi ember tersebut bisa digunakan untuk meletakkan cacing tanah dalam jumlah besar.Sedangkan, timba diperlukan sebagai wadah untuk memijah induk ikan cupang betina. Ikan cupang perlu dibedakan antara betina yang sudah siap dibudidayakan dan yang belum.Temukan wadah budidaya disini !4. Tempat Pemijahan dan Terpal.Tempat pemijahan yang sederhana dapat disediakan dengan memanfaatkan timba bekas cat tembok. Sarana ini digunakan untuk tempat pemijahan oleh indukan cupang.Lalu, siapkan terpal. Terpal dapat digunakan sebagai alas dari wadah atau penutup kolam pemeliharaan indukan cupang lainnya.5. Akuarium dan Rak AkuariumAkuarium diperlukan untuk menampilkan berbagai ikan cupang yang akan dijual. Atau, bisa juga digunakan sebagai tempat kontes ikan hias ini. Kemudian, jangan lupa untuk menggunakan rak akuarium. Rak ini berfungsi sebagai tempat meletakkan ikan cupang dengan jumlah banyak sehingga ikan cupang bisa ditampilkan dengan berbagai jenis yang ada.Temukan peralatan akuakultur disini !6. Saringan dan Selang air.Saringan berfungsi untuk menyaring pakan dalam akuarium. Pakan ikan yang biasa disaring berupa jentik nyamuk dan juga cacing. Lalu, selang air pun perlu dipersiapkan untuk mengalirkan dan mengisi air dari akurium yang sedang dibersihkan.7. Anjang-Anjangan, Daun Pisang, dan SengTiga sarana ini dibutuhkan dalam proses pembudidayaan ikan cupang untuk menutup kolam. Selain sebagai penutup, tiga sarana ini juga berfungsi untuk menghalau atau mencegah paparan sinar matahari secara langsung. Dengan begitu, suhu air kolam dapat terjaga, khususnya dalam penggunaan daun pisang.8. Botol Air MineralBotol bekas air mineral ini digunakan sebagai tempat meletakkan ikan cupang jantan. Caranya dengan membagi dua terlebih dahulu botol tersebut sebelum digunakan sebagai tempat hidup ikan cupang jantan.Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang9. Plastik dan Tabung OksigenPlastik ini berfungsi untuk media pembungkusan ikan cupang yang telah terjual. Disarankan untuk menggunakan plastik dengan ukuran besar. Kemudian, tabung oksigen juga penting untuk mengisi udara pada proses pengemasan/pembungkusan dalam plastik.Sumber: okezone ...
Budidaya Ikan Hias, Jurus Jitu Cegah Eksploitasi di Alam
Ikan Hias

Budidaya Ikan Hias, Jurus Jitu Cegah Eksploitasi di Alam

Pembudidayaan merupakan langkah penting untuk menjaga plasma nuftah ikan hias laut, sehingga tidak terjadi lagi eksploitasi di alam.Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto dalam seminar online bertajuk “Masa Depan Cerah Budidaya Ikan Hias Laut” yang diselenggarakan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon, Kamis (10/12) lalu.“Dulu sebelum ada pembudidayaan, misalnya ikan hias nemo, eksploitasinya di alam cukup banyak bukan saja ikannya yang semakin langka tetapi habitatnya seperti anemon dan terumbu karang juga ikut terganggu, karena ikan-ikan hias laut kebanyakan bersimbiosis dengan karang dan juga biota-biota laut yang lain di daerah-daerah terumbu karang,” jelas Slamet.Karena itu, menurut Slamet, pembudidayaan ikan hias laut menjadi langkah penting dalam rangka memperkaya kembali di alam. Karenanya dia berharap, dari benih yang dihasilkan juga sebagian di-restocking ke alam. Slamet berharap, langkah ini bisa berdampak positif terutama untuk kembali memperbanyak plasma nutfah dan biota-biota yang sudah semakin berkurang di laut.Baca juga: Waspadai Parasit Utama pada Ikan Hias“Kegiatan pembudidayaan ikan hias laut ini akan kita support selalu. Karena kegiatan ini sangat strategis, pertama adalah andalan untuk devisa ekspor, kedua mampu menyerap tenaga kerja masyarakat, ketiga sekaligus meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.Dia juga berharap, kegemaran memelihara atau membudidayakan ikan hias di era pendemi covid ini dapat meningkatkan imunitas, sekaligus berdampak positif terhadap sosial dan ekonomi dan juga lingkungan.Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan produksi ikan hias dari tahun 2015 hingga tahun 2019 sebesar 7,34% yaitu dari 1,31 miliar ekor menjadi 1,67 miliar ekor. “Khusus untuk ikan hias laut memang masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total produksi ikan hias secara umum, sehingga kami mohon juga untuk ikan hias laut ini budidayanya dapat diperluas sampai lapisan masyarakat paling bawah”, tambah Slamet.Ia menekankan desiminasi teknologi budidaya ikan hias yang telah dikembangkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dapat terus diperluas ke masyarakat.Baca juga: Pelihara Ikan Hias Bisa Atasi Stres, Mengapa Demikian?“Satu teknologi yang dikembangkan oleh BPBL Ambon yaitu budidaya ikan hias laut sistem RAS (Resirculating Aquaculture System) harus terus didesiminasikan bukan saja di daerah Ambon, namun juga dikawasan potensial budidaya laut lainnya seperti Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Lampung serta kawasan potensial lainya seperti Papua dan Maluku yang menjadi sumber masyarakat mengeksploitasinya di alam,” jelas Slamet.Dengan adanya teknologi budidaya maka diharapkan masyarakat pesisir atau nelayan yang menangkap ikan hias laut kedepan akan beralih ke pembudidayaan.“Kita alihkan yang tadinya diambil dan diburu di alam bisa dialihkan untuk membudidayakan karena teknologi budidayanya sudah dikuasai,” tutupnya.Sumber: KKP News ...
Teknologi Pembenihan Ikan Hias Botia
Ikan Hias

Teknologi Pembenihan Ikan Hias Botia

Ikan Botia merupakan ikan hias asli Indonesia dengan sebaran yang luas terutama di sungai-sungai di Sumatera bagian selatan dan di Kalimantan. Ikan Botia hidup dalam kelompok dan dapat dijumpai mulai dari hulu hingga muara sungai. Saat ini habitat ikan Botia yang masih sering dijumpai ikan tersebut adalah Sungai Batanghari, Jambi dan Sungai Barito, Kalimantan.Ikan Hias Botia yang EksotisDaerah penangkapan ikan Botia adalah perairan yang tenang, rawa, dan hilir sungai. Anak-anak Botia umumnya di tangkap di Nursery Groud berupa daerah air pasang di hilir sungai. Metode penangkapannya menggunakan bubu bambu kecil (celik-red) yang dipasang di mulut-mulut sungai atau rawa-rawa.Ikan ini diketahui pertama kali di ekspor ke luar negeri pada tahun 1935. Sampai saat ini, botia termasuk ikan favorit dan memiliki banyak penggemar di luar negeri. Di habitat aslinya, botia dewasa hidup pada air mengalir di sungai-sungai. Oleh karena itu, untuk pemeliharaan dalam aquarium sering disarankan agar dilengkapi dengan arus buatan.Botia termasuk ikan yang berumur panjang, ikan ini diduga bisa hidup puluhan tahun. Ikan botia bisa hidup dalam aquarium selama 20 tahun. Panjang ikan ini bisa mencapai 30-40 cm. Tetapi dalam lingkungan aquarium jarang yang dapat mencapai panjang potensialnya tersebut.Baca juga: Pembenihan Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer, Bloch)Morfologi dan Kebiasaan Hidup Ikan BotiaIkan Botia memiliki bentuk tubuh agak bulat dan memanjang dan agak pipih ke samping, perut hampir lurus, kepala agak runding ke arah mulut, mulut agak kebawah, posisi lengkung sirip punggung lebih depan daripada sirip perut, badan tidak bersisik dan memiliki empat pasang sungut.Warna dasar tubuh merah jingga kekuning-kuningan, yang dibalut warna hitam di tiga tempat. Satu memotong di kepala persis melintas di mata, di tengah tubuh agak lebar, terakhir di pangkal ekor merambat sampai sirip punggung. Sirip ekor tebal terbagi dengan ujung lancip, warna oranye dengan ujung kemerahan. Sirip anus hitam, dengan tulang sirip kuning, sirip dada berwarna merah darah. Botia memiliki duri di bagian bawah matanya.Ikan botia hidup di dasar perairan (termasuk ikan dasar) yang jernih dengan dasat batu-batuan. Botia aktif mencari makan pada malam hari (nocturnal). Sedangkan kualitas air yang optimal untuk hidup ikan Botia adalah, suhu 24-30oC, pH: 5-7, kesadahan air 5-15 mg/l dan kadar oksigen 3-5 ppm.Dari survey yang dilakukan pada tahun 2014 oleh Badan Riset Ikan Hias KKP, diketahui anak-anak ikan Botia hidup di daerah yang berarus dengan dasar perairan berlumpur dan keruh yang mempunyai kedalama 5-10 m, Sedangkan Induk Botia umumnya berada di perairan yang jernih dengan arus yang kuat, dasar berpasir atau bebatuan dengan kedalaman maksimal sekitar 2 m. Ikan Botia termasuk jenis ikan pemalu sehingga lindungan dan tempat bersembunyi dalam proses pemeliharaan sangat diperlukan.Sebagai ikan dasar, maka makanan Ikan Botia adalah organisme didasar perairan, seperti cacing dan larva insekta lainnya. Botia termasuk jenis hewan omnivora, akan tetapi makanan hidup akan lebih disukai. Di alam, ikan Botia memijah pada saat awal musim penghujan sehingga anak-anak ikan Botia biasanya ditemukan pada bulan Oktober-Januari. Sementara saat musim kemarau ikan botia di alam tidak memijah.Baca juga: Pembenihan Bawal Bintang (Trachinotus Blochii, Lacepede)Klasifikasi Ikan BotiaMenurut Saanin (1984), klasifikasi ikan botia adalah:Fillum        : ChordateKelas         : OsteichthyesSubkelas   : ActinopterygiiOrdo          : TeleosteiSubordo    : CyprinoideaFamili         : CobitidaeGenus        : ChromobotiaSpesies      : macracanthusReproduksiBotia yang sudah matang gonad akan berenang melawan arus menuju hulu sungai yang berair dangkal. Disepanjang sungai yang dangkal dan jernih itu induk botia akan memijah. Setelah memijah, ikan akan kembali ke hilir mengikuti aliran sungai. Saat memijah, botia melepaskan semua telur – telurnya secara serempak. Telur botia yang telah dibuahi akan menetas 14 – 26 jam setelah pembuahan. Benih ikan botia berkelompok dalam jumlah besar sehingga mudah ditangkap. Botia mulai matang gonad setelah ukurannya ± 40 gram untuk botia jantan, dan untuk botia betina ± 70 gram, atau panjangnya lebih dari 15 cm.Tingkat Kematangan Gonad (TKG)TKG dapat dibagi menjadi 6 fase, yaitu sebagai berikut:1. TKG ISel telur baru mengalami perbanyakan dari sel epitel dan membentuk oogonia. Kumpulan oogenia berbentuk bulat yang dilapisi oleh satu dinding epitel. Sitoplasmanya berwarna merah jambu dengan nucleus yang besar;2. TKG IIOogonia berkembang menjadi oosit dengan sitoplasma yang bertambah besar dengan nucleus yang terletak ditengah – tengahnya. Selama perkembangannya, oosit ditutupi satu baris epitel. Diameter oosit berkisar antara 100 – 150 um;3. TKG III Fase ini adlah fase berkembangnya dinding sel. Oosit semakin membesar dan inti sel mulai tampak. Sitoplasma yang berwarna biru merupakan awal/ persiapan vitelogenesis. Diameter telur antara 200 – 300um;4.TKG IVMembrane inti mulai tampak berwarna terang, melingkari inti sel. Inti berwarna merah jambu sedangkan sitoplasma berwarna biru yang lebih terang dibandingkan pada TKG II dan III. Pada fase ini vitelogenesis berlangsung dan mulai terbentuk granula dan vakuola pada sitoplasma. Juga mulai terbentuk zona radiate yang berasal dari sel epitel. Diameter telur antara 300 – 500 um;5. TKG VPada fase ini nucleus tampak jelas dengan granula yang masih kasar. Sitoplasma berwarna biru, sedangkan nucleus berwarna merah jambu agak cerah dibandingkan dengan cairan yang mulai mengalami deregerasi. Lapisan zona radiate tampak lebih jelas, tersusun dari sel berbentuk kubus dan sel tiang. Diameter telur antara 500 – 600 um;6. TKG VIFase ini merupakan fase maksimum perkembangan oosit, dimana sudah mengalami perkembangna optimal dengan vakuola yang berukuran besar dan jumlahnya sangat banyak. Nucleus serta granula tampak lebih jelas, memenuhi sitoplasma. Dinding folikel terdiri atas zona radiate, teka interna dan eksterna. Pada bagian tertentu dari teka terdapat epitel yang menipis, membentuk mikrofil. Diameter telur mencapai kisaran antara 600 – 700 um.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan MasSeleksi IndukDalam pemijahan buatan induk ikan botia masih diambil dari alam. Setelah induk diambil dari alam induk ikan botia ditempatkan pada wadah pemeliharaan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Proses adaptasi induk ikan botia hingga matang gonad sekitar 8-10 bulan. Induk yang sudah matang gonad ditandai dengan perut yang gendut pada induk betina, bobot > 80 gram, sedangkan induk jantan sudah berbobot> 40 gram, perut langsing, dan ditandai keluarnya cairan sperma setelah distripping.Rangsangan PemijahanUntuk merangsang ovulasi atau spermiasi pada induk yang telah matang gonad dilakukan dengan cara stimulasi yaitu dengan menyuntikan hormon gonadotropin. Biasanya hormon yang sering digunakan untuk merangsang pemijahan adalah “Ovaprim”. Ovaprim merupakan hormaon GNRH dan domperidon. Dosis yang digunakan dalam penyuntikan yaitu 1 ml/kg berat induk. Penyuntikan biasanya dilakukan dua kali. Penyuntikan pertama dilakukan bertujuan untuk pematangan sel telur dengan dosis 0,4 ml/kg. Sedangkan penyuntikan kedua bertujuan untuk proses pemijahan dengan dosis 0,6 ml/kg.StrippingStripping adalah proses pengeluaran telur dan dan sperma dari induk betina maupun jantan dengan cara mengurut bagian genetal induk. Sebelum induk dilakukan stripping dilakukan pembiusan dengan menggunakan MS22 (phenoxy ethanol) dengan dosis 0,3 ml/L air. Setelah dilakukan stripping, telur dan sperma dimasukan pada wadah terpisah. Biasanya sperma diencerkan dengan larutan fisiologis (perbandingan 1:3).PembuahanPembuahan ikan botia dilakukan secara buatan yaitu dengan mencampur telur dan sperma. Setelah telur dan sperma tercampur, ditambahkan air untuk mengaktifkan sperma dan diaduk perlahan dengan bulu ayam. Selanjutya telur diletakan pada corong penetasan selama 15-26 jam pada suhu 26-270C.Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan GuramiPemanenan LarvaPemanenan larva dilakukan setelah telur menetas atau setelah 15-26 inkubasi. Larva yang baru menetas tidak langsung dipindahkan ke dalam akuarium sebab larva botia sangat sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Setelah 4 hari didalam corong penetasan dan larva sudah dapat makan artemia, larva botia baru bisa dipindahkan ke dalam bak pemeliharaan larva atau akuarium.Pemeliharaan LarvaPemeliharaa larva ikan botia dilakukan pada akuarium dengan padat tebar 5 ekor/liter. Pada larva berumur 4 hari, larva diberi makan dengan artemia sampai larva berumur 13 hari. Setelah itu larva diberi makan cacing sutera sampai panen.Sumber: IPKANI Lampung ...
Waspadai Parasit Utama pada Ikan Hias
Ikan Hias

Waspadai Parasit Utama pada Ikan Hias

Parasit menjadi tantangan teknis yang sering dialami pembudidaya dan penggemar ikan hias, yang di Indonesia didominasi oleh 3 golongan; yaitu Arthropoda (Argulus, Lemaea, dll), Helminth (Monogenean, Digenean, Nematoda), dan Protozoa (Ichthyophthirius, Trichodina, Microsporidians, dll)  Tuti Sumiati, peniliti Balai Riset Budidaya Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkapkan, infeksi parasit berisiko menurunkan performa ikan, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi. Sejak 2015 sampai 2020, kerugian ekonomi akibat serangan parasit pada budidaya ikan air tawar diperkirakan mencapai Rp 2,5 miliar per tahun dengan mortality rate antara 25 % - 100 %. Baca juga: Menakar Pasokan Ekspor Ikan HiasIchthyophthirius multifiliis dan Trichodina spBerbicara parasit juga diungkap Lili Sholichah, peneliti Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH). Dia menyampaikan, infeksi pada ikan, bisa disebabkan karena parasit, bakteri, jamur / fungi, dan virus. Infeksi parasit masih dibedakan lagi menjadi ekto parasit atau parasit yang menyerang baguan luar tubuh ikan, dan endo parasit atau parasit yang menyerang bagian dalam tubuh ikan.  Diterangkannya , parasit merupakan penyebab infeksi utama yag memicu terjadinya infeksi sekunder yang disebabkan oleh fungi dan bakteri. Infeksi parasit dapat menurunkan produktivitas ikan, menurunkan daya saing usaha, dan mengancam keberlangsungan usaha budidaya ikan hias. Lili menyatakan, 5 parasit terbanyak yang menyerang ikan hias dan berbahaya adalah Ichthyophthirius multifiliis, Argulus sp, Dactylogyrus sp, Lernea sp, dan Trichodina sp.  Menurut Lili dalam webinar International Webinar Ornamental Fish and Parasite baru – baru ini, ikan hias yang terserang Ichthyophthirius multifiliis (Ichththyophthiriosis) terlihat berbintik - bintik putih (white spot) pada tubuh dan sirip bahkan pada ekornya. Parasit ini memiliki siklus kehidupan langsung di air tawar, tanpa inang perantara. Parasit ini menular melalui aliran air atau terbawa melaui ikan atau tumbuhan air. Serangan parasit ini bisa menimbulkan kerugian ekonomi signifikan bagi usaha perikanan, karena prevalensi bisa mencapai 100 %. Fase paling infektif dari Ichthyophthirius adalah fase theront. Baca juga: Sistem Plasma Ikan HiasTrichodina sp adalah parasit utama, pada ikan hias air tawar di Indonesia, karena menimbulkan kerugian ekonomi yang besar pada fase benih. Protozoa ini merupakan ektoparasit yang secara umum menyerang kulit, sirip dan insang. Tetapi seringkali ditemukan pula Trichodina menyerang organ dalam seperti saluran urin, masuk ke dalam kloaka dan rectum ikan. Parasit ini sebenarnya tidak menyebabkan masalah yang terlalu serius, namun keberadaannya menyebabkan ikan lebih mudah terserang infeksi sekunder karena keberadaannya menurunkan sistem imun tubuh inangnya. Mengatasi parasit Protozoa seperti Ichthyophthirius dan Oodynium, dijelaskan Tuti dalam webinar yang sama, tidak bisa menggunakan bahan kimia. Satu-satunya jalan adalah melakukan rekayasa manajemen lingkungan kolam dan air. Diantaranya dengan melakukan karantina untuk ikan yang masuk, selama 7 hari. Ikan yang terindikasi terinfeksi harus dipindahkan ke tong yang kering dan bebas parasit selama 2 - 3 kali dengan interval 3 hari.  Temperatur air dinaikkan hingga 30 oC selama 6 jam, dilakukan dalam 3 - 5 hari berturut-turut. Perlakuan garam 0,05 % dapat dilakukan untuk membantu terapi. Selanjutnya dalam kondisi mendesak, dapat dilakukan pula perendaman ikan dengan formalin 100 ppm dengan durasi 1 jam selama 2 - 3 hari.  Dactylogyrus dan Learnaea sppDactylogyrus (gill flukes, skin flukes) adalah sejenis Tematoda (flatworm). Parasit ini, terang Lili, menyebar dengan cara kontak langsung antara ikan yang terinfeksi, dan dari air. Larva dactylogyrus dapat berenang bebas di air, dan menempel pada tubuh ikan, kemudian memakan kulit, jaringan insang dan darah.  Gejala ikan terinfeksi Dagtylogyrus adalah insang bergerak dengan cepat, ikan terlihat megap-megap di permukaan air, dan nampak lesu. Juga suka menggaruk tubuhnya ke benda di sekitarnya. Warna ikan hias pun memucat, karena area yang terinfeksi tertutup oleh lendir. Beberapa bagian kulit tampak memerah, sirip bisa terlihat rusak / sobek-sobek, dan Ikan akan kehilangan nafsu makan. Prevalensi Dactylogyrus dilaporkan bisa mencapai 83,45 %, pada ikan mas (carps) di India. Learnaeasis, imbuh Lili dalam webinar yang digelar melalui aplikasi Zoom ini, disebabkan oleh Learnaea spp, atau lazim disebut cacing jangkar (anchor worm). parasit ini menyebabkan produksi lendir berlebihan dan memunculkan tanda iritasi, termasuk sering berkedip. Learnea memakan kulit ikan, lendir, dan darah, sehingga menyebabkan pendarahan kecil, luka dan mengerosi kulit. Keadaan itu dapat mengundang infeksi sekunder yang lebih parah bagi ikan.  Baca juga: Manfaat Vaksinasi Bagi Keberhasilan Budidaya IkanParasit golongan helminth sangat sulit dieradikasi, terutama pada cyst nematoda. Untuk monogenean treatmen menggunakan larutan garam cukup membantu mengurangi serangan. Treatmen menggunakan juga bisa dilakukan dengan emamectin sebagai antihelminth, CuSO4 sebanyak 2 ppm, methylen blue 3 ppm selama lebih dari 24 jam, KMNO4 2 ppm - 5 ppm selama 24 jam, Formalin 15 ppm - 50 ppm selama 24 jam diulang kembali 3 kali dalam sepekan.  Sangat penting untuk memusnahkan moluska dari kolam dan lingkungan kolam, karena hewan ini terindikasi sebagai host parasit digenean. Sehingga memusnahkan moluska merupakan upaya untuk memutuskan matarantai kehidupan parasit digenean. Argulosis (argulus)Lili menjelaskan argulus atau fish louse adalah ektoparasit ikan dari keluarga crustacea yang paling luas sebarannya di dunia. Warna argulus bervariasi, dari kehijauan, kukuningan dan kecoklatan. Argulus akan berubah menjadi kemerahan saat mendapatkan pakan yang cukup, dengan menghisap darah inangnya.Artikel Asli  ...
6 Pilihan Pakan Ikan Cupang Selain Jentik Nyamuk
Ikan Hias

6 Pilihan Pakan Ikan Cupang Selain Jentik Nyamuk

Salah satu cara penting dalam perawatan ikan cupang adalah memberikannya makan secara rutin, setidaknya dua kali sehari pada siang dan malam. Namun, untuk bisa memaksimalkan pertumbuhan yang baik bagi ikan cupang, kamu harus memberikan pakan atau makanan terbaik yang kaya akan gizi untuk mereka. Biasanya jentik nyamuk menjadi pilihan yang baik dan umum digunakan sebagai pakan ikan cupang, tapi ini bukanlah satu-satunya makanan bagi ikan cupang. Baca juga: 3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang AndaBagi kamu yang masih bingung dengan pakan ikan cupang selain jentik nyamuk, berikut ini 6 pilihan lain untuk makanan ikan cupang, yang dikutip dari beberapa sumber, Sabtu, (21/11/2020). 1. Udang Bukan encu ataupun jentik nyamuk, makanan yang dipercaya terbaik untuk pertumbuhan dan kecantikan tubuh dan sirip ikan cupang adalah udang. Lazuardi Betta Concept, yang merupakan breeder atau pembiak ikan cupang di Indonesia menyebutkan bahwa udang bisa membuat pertumbuhan warna dan sirip cupang jadi lebih baik dan cepat. Untuk menjadikan udang sebagai pakan cupang adalah dengan memotonganya jadi sekecil mungkin. Sebelum memotong pastikan kulit udang tidak ada sama sekali. Baca juga: Tak Harus Cupang, 5 Ikan Hias Cantik Ini Juga Cocok Dipelihara 2. Cacing darah Cacing darah alias bloodworm adalah salah satu pakan ikan cupang yang bisa jadi pilihan yang dipercaya kaya akan gizi bagi ikan cupang. Cacing darah dipercaya baik untuk menghasilkan warna yang lebih cantik pada ikan cupang hias. Meskipun bergizi, protein dari cacing darah dikatakan tak setinggi jenis-jenis makanan ikan cupang lainnya. Baca juga: Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias Lainya3. Cacing beku Bagi kamu yang tak ingin repot-repot soal pakan ikan cupang, cacing beku bisa jadi pilihan. Cacing beku banyak dijual dalam bentuk kemasan di pedagang ikan maupun toko online.  4. Cacing sutra Cacing sutra atau biasa disebut cacing rambut bisa jadi pilihan pakan untuk ikan cupang. Jenis cacing satu ini sering ditemukan di perairan-perairan kotor seperti selokan atau got. Jika kamu tak mau kotor-kotoran untuk mendapatkan cacing sutra, cukup beli ke pedagang ikan hias maupun toko online. Karena kandungan proteinnya lebih sedikit dibandingkan makanan hidup, kamu dapat memberikan jenis makanan ini ke ikan cupang peliharaanmu sebanyak dua kali sehari. Baca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk Pemul5. Kuning telur Makanan yang kaya akan protein untuk cupang adalah kuning telur. Untuk memberikan kuning telur pada ikan cupang, kamu bisa merebus atau mengukus kuning telur sebelum diberikan pada ikan cupang. Namun, pastikan kamu tidak terlalu banyak dan sering memberi kuning telur, karena sisa-sisa pakannya bisa mengotori akuarium ikan cupang yang dapat mengganggu kesehatannya. 6. Kutu air Kutu air merupakan salah satu makanan favorit anak cupang karena kandungan lemaknya yang minim. Kutu air diketahui dapat memperkuat tulang dan mempercantik warna pada ikan cupangSumber: Kompas.com ...
Pelihara Ikan Hias Bisa Atasi Stres, Mengapa Demikian?
Ikan Hias

Pelihara Ikan Hias Bisa Atasi Stres, Mengapa Demikian?

Akibat banyaknya tekanan dalam kerjaan atau aktivitas hari-hari, tubuh bisa merasakan stres. Hal itu wajar terjadi pada beberapa orang. Bahkan hampir setiap orang pernah mengalaminya. Meski demikian, tingkat stres dalam diri perlu diredam agar hidup merasa nyaman dan bisa kembali menjalankan aktivitas dengan lancar. Pasalnya, jika tubuh terserang stres bisa mengacaukan aktivitas akibat tak bisa berkonsentrasi dengan baik. Oleh karenanya, jika kamu perlu melakukan beberapa aktivitas yang kamu sukai untuk meredakan rasa stres. Banyak cara yang bisa kamu lakukan, namun setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menghalau rasa stres yang membelenggu. Seperti, liburan, olahraga, berkebun, jalan santai, bahkan memelihara hewan, contohnya ikan. Jangan salah, rupanya memelihara ikan hias juga memiliki efek terapeutik yang sama. Memelihara ikan hias ternyata membawa manfaat yang menguntungkan untuk kesehatan mental. Berikut adalah alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres. Baca juga: Melihat Lebih Dekat Wisata Keramba Apung di Sumberkima Bali Utara1. Menenangkan perasaanSebuah penelitian menunjukkan bahwa melihat sekumpulan ikan hias dalam akuarium, dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung. Efek yang sama juga terjadi saat seseorang berada di taman atau kebun yang dihuni burung atau kupu-kupu. Dilansir dari BBC, dalam sebuah penelitian, hanya melihat akuarium yang berisi air dan batu karang saja sudah bisa menenangkan perasaan para peserta penelitian. Manfaat tersebut bertambah ketika akuarium diisi dengan ikan hias. Selain itu, semakin banyak jenis ikan hias yang berada di dalam akuarium atau kolam, maka semakin besar manfaatnya dalam menenangkan orang-orang yang melihatnya. Itulah alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres. 2. Mengalihkan perhatian dari sumber stres Sebuah penelitian tentang interaksi manusia dengan hewan menunjukkan bahwa keberadaan hewan peliharaan dapat bermanfaat untuk mengatasi stres. Salah satu alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres adalah ikan dapat menjadi pengalih perhatian kita dari penyebab stres. Maka ketika kita fokus menikmati keindahan ikan hias, pikiran akan teralihkan dari sumber stres dan merasa lebih rileks.Baca juga: Ikan Hias Air Tawar Bernilai Tinggi3. Meningkatkan kualitas tidurStres dapat membuat seseorang tidak bisa tidur. Kondisi tubuh yang kurang istirahat juga dapat memicu gangguan kesehatan fisik dan mental, termasuk stres. Memiliki akuarium yang berisi ikan hias di rumah dapat membantu menenangkan tubuh dan pikiran hingga ke tahap yang memungkinkan seseorang untuk tidur. Inilah alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres. Ikan hias juga dapat membantu membuat kita tidur lebih mudah sehingga dengan cukup istirahat, stres dapat berkurang. Menurunkan tekanan darah Saat mengalami stres, tubuh akan menghasilkan hormon yang dapat meningkatkan tekanan darah, mempercepat detak jantung, dan mempersempit pembuluh darah. Hal ini menyebabkan seseorang yang mengalami stres kerap merasakan tubuh dan pikirannya selalu dalam kondisi tegang. Baca juga: Pasar Ikan Modern Muara Baru, Destinasi Wisata Baru4. Simulasi visual dengan efek terapeutikSimulasi visual dengan efek terapeutik Simulasi visual dari ikan hias juga dapat memberikan efek terapeutik sehingga otak dapat teralihkan dari stres. Selain mengalihkan perhatian dari penyebab stres, melihat ikan hias juga bisa meningkatkan fokus dan kreativitas. Ikan hias mampu menenangkan tubuh dan pikiran sehingga membebaskan kita dari kecemasan yang menurunkan kemampuan otak.Sumber: Mitra Post ...
3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang Anda
Ikan Hias

3 Langkah Mudah Memijahkan Ikan Cupang Anda

Ikan cupang atau dikenal juga sebagai betta fish merupakan salah satu jenis ikan hias yang sedang banyak digandrungi oleh masyarakat. Tujuannya bermacam, ada yang untuk hobi pelepas stress hingga dijadikan bisnis yang beromset jutaan rupiah. Ikan cupang merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang mempunyai daya tarik pada warna atau corak pada tubuhnya, hingga bentuk tubuh dan siripnya. Alasan jenis ikan hias ini banyak digemari oleh masyarakat adalah karena selain keindahan bentuk dan warna tubuhnya, ikan ini juga cukup mudah untuk dibudidayakan karena kemampuannya beradaptasi.Manfaat Budidaya Ikan CupangUsaha budidaya ikan cupang merupakan salah satu bisnis yang dapat Anda jadikan sebagai sumber penghasilan alternatif maupun utama, dan memiliki prospek yang menjanjikan. Budidaya ikan cupang pada dasarnya tidak membutuhkan aerasi yang banyak dan dapat dimulai dalam skala rumah tangga karena tidak memerlukan lahan yang luas.Selain itu tahukan Anda bahwa ikan cupang juga dapat bermanfaat sebagai pengendali kepadatan jentik nyamuk? Pada faktanya, ikan cupang merupakan suatu biota yang efektif untuk pengendalian larva Aedes, bahkan ikan cupang tidak akan mati walaupun terdapat abate (pestisida untuk mengendalikan larva nyambuk penyebab demam berdarah) di dalam wadahnya.Cara Pemijahan Ikan Cupang1. Persiapan Wadah Sebelum memijahkan atau mengawinkan ikan cupang, Anda perlu mempersiapkan wadah untuk ikan cupang tersebut memijah. Mempersiapkan wadah yang sesuai dengan keadaan di alamnya, akan membuat ikan cupang merasa lebih nyaman untuk melakukan pemijahan.Wadah yang dapat Anda siapkan adalah bak terpal dengan ukuran sekitar 1 m x 1 m x 40 cm untuk melakukan pembesaran, sedangkan untuk pemijahannya Anda dapat menggunakan baskom atau ember.2. Seleksi IndukSebelum melakukan pemijahan, Anda juga harus memastikan induk yang Anda gunakan dalam keadaan yang baik serta berkualitas. Hal tersebut akan mempengaruhi kualitas pemijahan serta telur yang nantinya akan dihasilkan oleh induk betina ikan cupang. Ciri-ciri umum yang dapat Anda amati adalah warna tubuh yang cerah, serta bergerak aktif dan sehat. Selain itu juga memiliki bentuk tubuh yang lengkap serta tidak cacat.3. Proses Pemijahan Ikan CupangBeberapa tanda yang bisa Anda temukan ketika induk ikan siap memijah adalah induk jantan akan membuat busa pada wadah. Semakin banyak busa yang dibuat menunjukkan bahwa induk jantan sudah siap, disaat inilah Anda dapat melepas induk betina ke dalam wadah yang sama dengan sang jantan. Pelepasan induk betina sebaiknya dilakukan pada pagi hari, apabila kedua induk memang siap dan baik, maka keesokan hari atau paling lambat 2 hari setelah pemijahan akan ditemukan telur ikan cupang di dalam busa yang sudah dibuat. Pemijahan ikan cupang dapat Anda lakukan dengan perbandingan antara jantan dan betina 1:1 dalam satu wadah yang sama. Sepasang ikan cupang dapat menghasilkan hingga 1000 butir telur dalam satu kali perkawinan. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan.Indukan jantan dapat dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu, sedangkan untuk induk betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Bila dipaksakan, maka hasil anakan cenderung didominasi jenis kelamin betina, sedangkan untuk ikan cupang yang memiliki warna lebih menarik umumnya berjenis kelamin jantan.Pemeliharaan Telur Ikan CupangHal menarik dari ikan cupang adalah, pemeliharaan telur ikan cupang akan dilakukan oleh induk jantannya. Jika telur sudah banyak di dalam wadah namun belum menetas, segera pisahkan betina dari wadah pemijahan. Apabila sudah  hari menetas atau teramati dapat berenang, langsung pisahakan dari induk jantannya. Selanjutnya anak ikan dapat anda berikan pakan alami berupa infusoria atau kutu air halus. Setelah berukuran lebih besar, dapat Anda berikan pakan cacing dan dipisahkan antara yang satu dengan yang lainnya. Pemeliharaan Larva dan BurayakKetika baru menetas, larva ikan cupang akan membawa kuning telurnya sebagai sumber makanannya yang bertahan selama kurang lebih 3 hari. Setelahnya, larva ikan cupang akan memperoleh makanan dari lingkungannya. Pada fase ini sebaiknya Anda tidak memberikkan pakan tambahan karena tidak akan dimakan dan berakhir membusuk dalam wadah ikan cupang Anda. Pembusukkan ini akan memperburuk kualitas air ikan cupang Anda dan berpotensi mengganggu kesehatan ikan cupang. Anda dapat memberikan pakan jentik atau cacing sutra pada ikan cupang yang sudah berumur 1-3 bulan. Pada usia selanjutnya, usia 2-3 bulan ikan harus segera Anda pisahkan antara satu dengan yang lainnya. Hal tersebut karena pada dasarnya ikan cupang memiliki sifat territorial, sehingga ketika digabungkan dengan sesamanya ikan cupang berpotensi berkelahi.Untuk membuat warna ikan cupang semakin baik, Anda dapat menambahkan kandungan beta karoten pada pakan Anda. Kandungan ini biasanya terdapat pada cacing sutra.Sumber: Prasadi, O. 2018. Pemanfaatan Lahan Sempit sebagai Tempat Budidaya Ikan Cupang di Mertasinga, Cilacap. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. 10(1): 83-88 ...
Bekas Tambang Timah di Babel Dijadikan Budidaya Ikan Hias
Ikan Hias

Bekas Tambang Timah di Babel Dijadikan Budidaya Ikan Hias

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) mengembangkan budidaya ikan dengan memanfaatkan lahan bekas galian tambang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.Provinsi Bangka Belitung telah lama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah yang memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah. Timah telah ditambang di provinsi ini sejak zaman Belanda pada abad ke-17 dan kemudian beralih secara resmi ke Indonesia pada 1952.Baca Juga: Budi Daya Ikan di Kolam 1 Hektare, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak KoiHarga timah yang mahal selalu menjadi daya tarik atas keberadaan usaha penambangan timah bagi perusahaan dan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Provinsi Bangka Belitung. Bekas galian tambang atau yang lebih dikenal dengan kolong, dengan luas mencapai 1.712 hektare (2015), adalah ruang air yang potensial untuk pengembangan ikan lokal perairan darat, yang tidak hanya bermanfaat dari sisi konservasi dan kelestarian biodiversitas ikan, namun juga sumber penghasilan baru bagi masyarakat pelaku utama/usaha perikanan di Bangka Belitung.KKP akan melaksanakan Program Pelangi, yaitu Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang untuk Pengembangan Perikanan. Dalam pengembangan beraneka ragam ikan hias air tawar di Bangka Belitung ini juga akan dibuat sebuah kawasan konservasi perikanan darat.Baca Juga: Apresiasi Komunitas Cupang, MAI Optimistis Indonesia Rajai Ekspor Ikan Hias DuniaMenurut Kepala Pusat Perikanan KKP Yayan Hikmayani, yang diwakili oleh Kepala Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP) Palembang Arif Wibowo, Bangka Belitung memiliki habitat ikan darat lokal yang bila dikembangkan akan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga dapat menjadi salah satu penyangga ekonomi di daerah ini."Provinsi ini memiliki sumber daya ikan hias lokal/endemik potensial dapat beradaptasi dan dapat dikembangan dengan kemampuan bertahan pada pada lingkungan perairan pH (Power of Hydrogen) asam di kolong bekas tambang, seperti Betta burdigala, Betta chloropharynx, Parosphromenus bintan, Trigonostigma heteromorpha dan Trichogaster trichopterus," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).Kemudian, lanjut dia, terdapat banyak tantangan berat yang dihadapi dalam mewujudkan Program Pelangi ini. Setidaknya komitmen dari berbagai pihak dapat memberikan angin segar dan memberi semangat mensukseskan program ini.Baca juga: Dinas Perikanan Rangkul Komunitas Ikan Hias"Kami berharap pihak-pihak dapat memberi dukungan dalam bersinergi dengan KKP antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perikanan, dan PT Timah, Tbk," ungkap dia.Sementara itu, Gubernur Bangka Belitunh Erzaldi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana KKP tersebut. Pihaknya mengapresiasi upaya KKP yang telah melakukan penelitian, khususnya tentang pemanfaatan kolong-kolong eks tambang sebagai sarana untuk mengembangbiakkan ikan-ikan hias lokal Bangka Belitung yang bernilai, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat."Kami akan memberikan dukungan dan rekomendasi kepada KKP untuk segera melakukan kerja sama dengan perusahaan pertambangan serta pemerintah kabupaten/kota di Bangka Belitung yang mempunyai kewenangan atas pengelolaan ikan air tawar ini," pungkas dia.Sumber: Okezone.com ...
Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias Lainya
Ikan Hias

Cara Kultur Infusoria untuk Burayak Ikan Cupang atau Ikan Hias Lainya

Apakah Anda binggung ketika memiliki burayak Ikan Cupang / Ikan Hias lainnya yang ukuran kecil. Binggung karena tidak tahu, burayak ini harus diberi pakan apa, sedangkan ukuran burayak sangat kecil yaitu 3 mm. Namun tenang Anda tidak perlu kuatir, dan anda tidak perlu untuk pergi ke sawah, rawa, atau selokan untuk mencari pakan alami untuk burayak ini.Infusoria, seperti Debu putih dalam airBurayak adalah istilah untuk anakan ikan hias berumur 0 – 3 bulan. Ukurang yang sangat kecil membuat anda tidak bisa memberikan makanan seperti cacing sutra, cacing darah, atau jentik nyamuk.Anda dapat membuat sendiri makan burayak, atau sering disebut kultur atau membudidayakan. Berhubung, burayak sangat kecil maka kita akan membudidayakan Infusoria. Apa itu Infusoria ?Infusoria adalah istilah yang digunakan untuk menyebut mahkluk hidup kecil di air tawar, mahluk hidup ini berupa Ciliates, Euglenoids, Protozoa, Invertebrata Kecil.Baca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaInfusoria diberikan kepada burayak yang sudah berumur 3-4 hari. Anda tidak bisa langsung memberikan burayak makanan setelah mereka menetas, karena burayak memiliki persediaan kuning telur di perut mereka.Infusoria diberikan sampai dengan berumur 1 bulan, setelah itu anda cupang boleh diberikan kulu air atau microworm. Setelah cupang berumur 2 – 3 bulan. Baru cupang bisa diberi makanan berupa, cacing sutra, cacing darah, atau jentik nyamuk.Artikel kali ini kita akan membahas cara mudah kultur infusoria dengan kol atau sawi.Bahan yang harus dipersiapkan :- Kol atau Sawi yang telah direbus, akan lebih bagus bila kol atau sawi nya sudah berkeadaan busuk sehingga anda tidak perlu merebusnya. Selain kedua bahan tersebut, Anda juga dapat menggunakan sayuran hijau lainya.- Gelas atau wadah untuk kultur.- Air akuarium anda atau bila anda memiliki tempat penyaringan di akuarium anda dapat menggunakan air dari perasan tempat penyaringan. Air ini berfungsi sebagai starter, air yang kotor tersebut berisikan influsoria.- Kain peras.Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan CupangCara Kultur InfusoriaPenerapan :- Masukan air akuarium ke dalam gelas atau wadah kultur.- Ambil kol atau sawi yang telah direbus atau sawi busuk, dan peras untuk diambil airnya.- Masukan air bekas perasan ke dalam wadah kultur berisikan air akuarium, dan jangan lupa masukan juga kol atau sawi yang telah diperas ke wadah kultur.- Letakan wadah kultur di tempat yang tidak terkena langsung sinar matahari dan diamkan selama tiga hari. - Setelah tiga hari permukaan wadah kultur akan dipenuhi oleh hewan kecil kecil berwarna putih. Jika sudah terlihat maka Infusoria siap untuk dibuat sebagai pakan burayak.- Untuk memberi makan gunakan sendok atau pipet. Dan pastikan Anda memberikan burayak makanan secukupnya.Sumber: aquaama.my.id ...
Menakar Pasokan Ekspor Ikan Hias
Ikan Hias

Menakar Pasokan Ekspor Ikan Hias

Pasar ekspor ikan hias terus tumbuh, pelaku dihadapi sejumlah tantangan untuk memenuhi tinggimya permintaan luar negeri Indonesia merupakan salah satu produsen ikan hias terbesar di dunia, dimana hasil produksinya tersebar ke beberapa belahan dunia seperti Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Asia. Tak dipungkiri pula kualitas, serta keberagaman jenis ikan hias dalam negeri bisa bersaing di kancah internasional. Lantas sejauh mana kesanggupan stakeholder (pemangku kepentingan) ikan hias dalam negeri dalam menanggapi permintaan tersebut dan juga bagaimana fakta aktual terkini ikan hias dalam negeri?  Pasar EksporGuna menjawab pertanyaan tersebut, TROBOS Aqua menemui sejumlah pelaku usaha ikan hias. Salah satunya yaitu Stefanus Utjin Sutisna selaku pembudidaya ikan hias kawakan di daerah Gading Serpong, Tangerang – Banten. Ia menilai, demand (permintaan) ikan hias, untuk luar negeri semakin tinggi 10 tahun terakhir ini.  Lebih jauh Stefanus menjelaskan, jenis ikan hias untuk ekspor masih didominasi dengan keluarga dari jenis tertra, seperti jenis neon tertra, red nose terta, dan cardinal tetra sekitar 60 % dari kuota ekspor yang ada, sisanya terdiri dari beragam jenis lainnya. Jenis ikan tetra tersebut banyak diminati pasar luar ngeri karena ukurannya kecil, warnanya beragam dan menarik, kemudian ikan tersebut cocok dipadukan dalam akuarium aquascape.  Menurut Stefanus, peruntukan ikan hias untuk luar negeri tidak hanya sebagai ikan hias saja, ada juga yang dijadikan bahan baku pembuatan kosmetik seperti jenis corydoras dan jenis-jenis lainnya. “Bahkan saat ini, jenis denisoni mencapai jutaan ekor perbulannya ke China, berdasar informasinya bahwa ikan tersebut memiliki kadar albumin yang lebih tinggi jika dibandingkan ikan gabus. Yang pada umumnya albumin digunakan untuk kebutuhan farmasi,” tutur Stefanus yang menamai usahanya Salus Aquarium.   Baca juga: Potensi Besar, Ikan Hias Bisa Jadi Pendorong Ekspor PerikananSenada dengan Stefanus, Euis selaku supplier (pemasok eksportir) ikan hias yang berlokasi di Bogor - Jawa Barat (Jabar) mengatakan, hingga kini ikan jenis tetra permintaanya masih cenderung stabil jika dibandingkan jenis lainnya. Hal ini karena di dalam negeri jenis ikan hias air tawar ini relatif mudah untuk dibudidayakan, sehingga kontinuitasnya terjaga. Termasuk harga ikan ini produksi Indonesia bisa bersaing di luar negeri, tidak heran jika berbagai negara banyak yang meminta jenis ini.   selain itu, lanjut Euis, ada beberapa jenis lainnya yang juga untuk mengisi pasar ekspor. “Tidak hanya ikan hias yang sengaja dibudidayakan saja yang diekspor, ikan-ikan tangkapan alam juga banyak diminati luar negeri seperti botia macracantha, yang kini sudah bisa dibudidayakan, kemudian datz Kalimantan, serta ketang-ketang,” kata Euis.  Sebagai eksportir ikan hias di daerah Tangerang, Teguh M Wijaya juga membenarkan bahwa tetra memiliki banyak penggemar di luar negeri. Dalam satu bulan puluhan ribu neon tetra diekspor ke berbagai negara tujuan. Tak hanya tetra, komoditas lainnya sebagai penghias akuarium seperti guppy, dan ikan yang umum dikenal masyarakat juga diekspor ke berbagai negara tujuan. Negara tujuan yang cukup banyak menyerap ikan hias dalam negeri adalah negara – negara Eropa, China, dan AS.  Baca juga: Peternak Lele Zaman Now, Cuan Ratusan Juta & Ekspor ke RusiaBicara mengenai permintaan ikan hias, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung - Jabar, Dedy Arief Hendriyanto mengatakan, permintaan ikan hias dalam negeri untuk diekpor sangatlah tinggi. “Tercatat oleh BKIPM Bandung, jika di rata-rata dalam satu bulan nilainya bisa mencapai Rp 11 miliar, atau per harinya mencapai Rp 500 juta. Ini baru di Bandung belum yang lainnya. Ini bukan merupakan angka yang kecil, maka dari itu ikan hias merupakan salah satu penyumbang devisa negara,” ungkap Dedy.   Sambung Dedy, dengan angka tersebut Bandung menempati urutan 3 nasional pemasok ikan hias ekspor, bagaimana dengan Denpasar yang menempati posisi pertama, dan Jakarta nomor dua. Sudah jelas bahwa ikan hias merupakan usaha yang prospektif. Selain berdasarkan data beberapa tahun kebelakang, bahwa angka ekspor untuk komoditas cupang pun kian meningkat. Hal ini menunjukan bahwa adanya permintaan yang cukup banyak akan produk cupang dalam negeri untuk dikirim keluar.  Joty Atmajaja selaku transhipper (jasa ekspor) komoditi cupang membenarkan Dedy, beberapa tahun kebelakang pangsa pasar cupang kian melabar hingga ke Rusia, Jerman, bahkan sampai ke Meksiko. Ia mencontohkan, alam satu bulannya tak kurang sari 2.000 - 3.000 ekor cupang dikirim ke berbagai negara tujuannya.   Menurut Joty, hal ini terjadi karena penggunaan media sosial yang kian berkembang, banyak pembudidaya dalam negeri yang menjual melalui media sosial hingga menjangkau pembeli dari berbagai belahan dunia. Dengan demikian menstimulasi para pembudidaya lainnya agar bisa menjual cupangnya ke luar negeri.   Tantangan Produksi Terkait perkembangan produksi ikan hias dalam negeri, Stefanus menjelaskan, bahwa saat ini budiadaya ikan hias masih bersifat dinamis dan prospektif. Pasalnya, dengan adanya perkembangan teknologi khususnya media sosial membuat pemasaran ikan lebih luas dan bisa mencapai luar negeri.   Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini mudah sekali mencari informasi cara pemeliharaan jenis-jenis ikan hias melalui ponsel pintar (smartphone), dan bisa langsung diaplikasikan. “Berbeda hal di zaman dulu, untuk mencari buku referensi mengenai budidaya ikan hias sangat sulit, dan penelitiannya masih sedikit. Terlebih lagi komunikasi sangat terbatas hanya menggunkan telepon, dan mesin faks,” terang pria yang memulai usaha ikan hias sejak 1994 silam. Baca juga: 10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi Hiburan Namun pada kenyataannya saat ini, Stefanus menjelaskan, dalam kondisi yang serba mudah pembudidaya ikan hias masih dihadapi sejumlah tantangan. Pertama, persaingan harga yang cukup ketat terjadi di dalam usaha ikan hias. Hal ini terjadi karena tidak adanya standar harga yang ditetapkan untuk komoditas tertentu.   Terlebih lagi nominal keuntungan pelaku usaha berbeda-beda, ada yang merasa menjual Rp 2 ribu per ekor sudah dirasa cukup, ada juga yang minimal harus menjual Rp 5 ribu untuk komoditas yang sama. Hal tersebut terjadi karena kebutuhan setiap orang berbeda, dan juga kondisi geografis lokasi usaha juga menentukan.   “Seperti halnya jika pembudidaya ikan hias di Bekasi, yang terkenal akan melimpahnya pakan alami berupa kutu air (Daphnia.sp) dan cacing sutera (Tubifex.sp) di parit atau kubangan disana. Dengan demikian biaya produksi mereka cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan pembudidaya yang berada di tengah kota. Maka dari itu, persaingan harga yang cukup sengit terjadi di ikan hias,” beber Stefanus. Euis pun menimpali bahwa saat ini biaya operasional yang kian meningkat tidak sebanding dengan harga jual ikan yang tidak ikut naik, padahal melihat kondisinya saat ini harga dolar yang bagus seharusnya eksportir menaikan harga beli ikan.   Kemudian, kata Euis, permintaan komoditi tertentu untuk diekspor terkadang berubah-ubah, hal tersebut juga berdampak pada fluktuasi harga di dalam negeri. Seperti beberapa kasus yang pernah terjadi, adanya permintaan ekspor akan ikan jenis dollar totol sebanyak minimal 2.000 ekor per minggu, setelah berkoordinasi dan di produksi oleh pembudidaya, tiba-tiba permintaan tersebut tidak ada lagi. Kejadian tersebut memberatkan pihak supplier yang harus menanggung beban kepada para pembudidaya yang sudah dijanjikan unutuk dibeli ikannya.   “Jika ikan yang sudah dijanjikan untuk di beli permintaanya hilang, maka sebagai supplier bingung dan tidak enak. Apabila ikan di pembudidaya kami ambil, supplier juga bingung mau di jual kemana karena tidak ada permintaan, yang ada nantinya akan mati di farm,” pungkasnya.   Euis menambahkan, saat ini sulit memenuhi jumlah kebutuhan eksportir, pasalnya beberapa tahun kebelakang iklim di Indonesia cenderung berubah dan cukup ekstrem. Dampaknya para pelaku usaha ikan hias cenderung menemui kegagalan dalam proses budidaya, dan berakibat pada sulitnya mencari ikan di lapangan untuk dieskpor.   Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang CantikDedy pun ikut menyampaikan mengenai kondisi yang terjadi di dalam negeri, bahwa pembudidaya ikan hias lokal masih menginginkan harga jual yang terlalu tinggi. Semisal untuk ikan koki yang harga satuanya dibanderol sekitar Rp 20 ribu per ekor untuk eceran. Namun, jika dijual ke supplier atau eksportir harganya berubah menjadi harga borongan misal menjadi Rp 15 ribu per ekor, para pelaku tidak mau, mereka masih menginginkan harga yang sama dengan eceran.   Sebenarnya sama saja, tinggal kuantitasnya saja yang diperbanyak. “Jika masih bertahan dengan harga demikian perputaran uangnya cenderung lebih lama jika ikannya diecer, dibandingan dengan memasok ikan ke supplier atau eksportir,” kata Dedy.  Terlebih lagi, lanjut Dedy, kurangnya pemahaman akan pentingnya konsep biosekuriti di lokasi usaha untuk pembudidaya yang skalanya menengah ke bawah. Akibatnya, produk yang dihasilkan terkadang masih belum lulus uji karantina saat ikan akan dikirim.   Dedy menjelaskan, adanya temuan-temuan seperti ikan sakit, terserang jamur, ataupun lainnya tidak bisa diberangkatkan. Hal ini akan berdampak pada kerugian si produsen ataupun eksportir yang mengambil ikan dari pembudidaya binaannya.  Padahal jika lokasi usaha ikan hias menerapkan konsep biosekuriti akan lebih aman terbebas dari serangan penyakit, dan ikan yang dihasilkan cenderung lebih aman dan lolos dari pengecekan karantina.  Meski demikian, Dedy menambahkan, melihat contoh di Bandung, bahwa sektor ini cukup menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Dimana di satu lokasi ekoportir besar minimal 100 orang pekerja, kemudian di pembudidaya binaan skala menengah paling tidak ada sekitar 3 - 5 karyawannya. Jika dikalikan 1.000 pembudidaya dan jumlah eksportir maka nilai serapan tenaga kerja di sektor ini cukup besar.Artikel Asli ...
Budi Daya Ikan di Kolam 1 Hektare, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak Koi
Ikan Hias

Budi Daya Ikan di Kolam 1 Hektare, Pria Asal Sleman Ini Ungkap Rahasia Beternak Koi

Beternak ikan sebenarnya merupakan kegiatan yang memiliki prospek ekonomi tinggi, terutama ikan hias. Berbeda dengan ikan konsumsi yang dijual per kilogram, ikan hias biasanya dijual per ekor. Makin cantik ikannya, makin mahal pula harganya. Namun, hal itu masih dipengaruhi oleh selera masing-masing individu yang berbeda-beda.Itulah yang diungkapkan oleh Pristiwadi, seorang peternak asal Desa Turen, Kecamatan Ngaglik, Sleman. Pada awalnya, Pristiwadi sebenarnya bukanlah orang yang hobi ikan. Tapi setelah memulai terlebih dahulu untuk beternak ikan koi, lama-lama ia menyukai aktivitas barunya itu. Kini ia memiliki kolam seluas 1 hektare yang khusus ia sediakan untuk beternak ikan koi. Berikut selengkapnya:Mulai Beternak Koi dengan Ilmu Terbatas©YouTube/Cap CapungBaca juga: Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk PemulaPada awalnya Pristiwadi berniat untuk beternak ikan koi karena nilai ekonomisnya yang tinggi. Dengan ilmu yang ala kadarnya, ia memberanikan diri untuk merintis usaha ikan koi-nya. Melihat ada prospek yang besar, ia kemudian juga memperbesar ukuran kolam ikan koi-nya. Ia melakukan itu sekalian untuk proses belajar.Budi Daya Ikan Koi di Kolam 1 HektarePristiwadi kemudian memperluas ukuran kolamnya menjadi 1 hektare yang ia bagi ke dalam 13 kolam. Ikan-ikan koi yang dibudidayakan Pristiwadi disesuaikan menurut umur dan ukurannya untuk dimasukkan ke 13 kolam yang telah tersedia itu.“Kalau ikannya masih kecil sekitar umur 2 bulan isi kolamnya bisa lebih banyak, satu kolamnya bisa diisi antara 1.500 sampai 2.000 ekor, bahkan 3.000 ekor-pun masih mampu. Tapi seiring pertumbuhan ikan isi kolam akan semakin kita kurangi sampai tinggal 500-700 ekor. Karena semakin longgar isi kolamnya maka pertumbuhan ikan akan semakin cepat,” kata Pristiwadi dikutip dari YouTube Cap Capung.Pentingnya Mengelola Air©YouTube/Cap CapungBaca juga: Kolaborasi Riset Air TawarSalah satu hal penting untuk diperhatikan bagi para peternak ikan hias adalah bagaimana cara mengelola air. Pristiwadi mengatakan, dalam mengairi kolamnya, dia tidak menggunakan air sungai secara langsug. Baginya, air sungai dianggap kurang steril karena juga dimanfaatkan oleh petani.Karena itulah ia lebih memilih menggunakan air sumur dalam mengairi kolamnya itu. Dengan menggunakan air sumur, ikan akan lebih terlindungi dari ancaman virus yang datang dari luar.Pemasaran Ikan KoiPristiwadi menerangkan kalau pemasaran ikan koi cukup beragam, tergantung ukuran ikannya. Biasanya para penghobi pemula ikan koi menginginkan ikan koi berukuran kecil karena masih dalam proses uji coba. Tapi banyak pula dari mereka yang menginginkan ukuran ikan yang besar.“Biasanya usia 3 bulan sudah bisa dipanen dengan ukuran 10-15 cm. Tambah 1,5-2 bulan lagi bertambah ke ukuran 20-30 cm. Jadi kalau di ikan konsumsi, umur 3 bulan sudah bisa dipanen. Tapi kalau di koi tergantung selera orang mau ukuran berapa. Kalau mereka menginginkan ukuran yang lebih besar, maka kita tunggu dengan waktu yang lebih lama,” kata Pristiwadi.Baca juga: Pemasaran Ikan Macet, Pembudidaya di Sleman Dibantu Jual OnlineAncaman Pemangsa©YouTube/Cap CapungPristiwadi mengatakan tempatnya membudidayakan ikan koi merupakan sarang burung blekok. Burung-burung itu biasanya mengincar ikan koi yang ada di kolam sebagai pemangsa. Untuk mencegah itu, Pristiwadi memasang jaring di atas kolam.“Kalau satu hari satu ekor burung makan 10 ekor, itu satu bulannya bisa makan 300 ekor. Kalau kita pelihara 3-4 bulan itu 1.000 ekor bisa habis untuk satu burung,” kata Pristiwadi dikutip dari YouTube Cap Capung.Penilaian Ikan Koi yang Bagus©YouTube/Cap CapungMenurut Pristiwadi, pada dasarnya setiap orang memiliki selera masing-masing dalam menentukan seperti apa ikan koi yang bagus. Namun, biasanya masing-masing jenis ikan punya pola yang berbeda-beda. Tapi yang biasanya pertama kali dilihat orang untuk menilai bagusnya ikan itu adalah polanya. Kedua adalah kekuatan warnanya. “Kalau misal ikan koi jenis Kohaku polanya tidak boleh menyentuh hidung, pipi, dan ekor. Habis itu antara warna merah dan putih itu harus ada jarak yang indah untuk dilihat. Jadi memang ada pakem-pakem tersendiri berdasarkan jenis ikannya,” kata Pristiwadi dikutip merdeka.com dari YouTube Cap Capung pada Rabu (19/8).Sumber: merdeka.comTentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis akuakultur terintegrasi. Dengan memanfaatkan teknologi, pembudidaya dapat menemukan produk akuakultur dengan mudah dan menghemat waktu di Minapoli. Platform ini menyediakan produk-produk akuakultur dengan penawaran harga terbaik dari supplier yang terpercaya. Selain itu, bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pembudidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina. ...
Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula
Ikan Hias

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula

Ikan cupang adalah salah satu primadona bagi para pencinta ikan hias. Sisik ikan yang penuh warna ini menjadi daya tariknya tersendiri. Ditambah lagi, cara ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula juga disebut tidak begitu sulit.Hanya dengan akuarium kecil, baskom, bahkan gelas Anda sudah bisa beternak ikan yang banyak ditemui di perairan air tawar wilayah Asia Tenggara satu ini.Kebanyakan penggemar ikan cupang mengenal nama-nama ikan ini dengan sebutan yang indah. Antara lain bulan sepotong, serit, laga, cagak, dan masih banyak lagi. Biasanya, pemberian nama ikan cupang itu ditentukan berdasarkan bentuk atau ciri di tubuhnya.Sebagai contoh, ikan cupang bulan sepotong atau populer disebut half moon memiliki sirip yang membentuk setengah lingkaran, sementara itu serit memiliki sirip yang bergerigi runcing menyerupai sisir.Baca juga: Crown Tail, Ikan Cupang Pemberantas Demam BerdarahUkuran ikan cupang biasanya enam hingga delapan sentimeter dan rata-rata bisa hidup selama dua tahun.Cara membedakan ikan cupang jantan dan betina juga cukup mudah. Ikan cupang jantan memiliki ciri sirip yang cenderung panjang, sedangkan ikan cupang betina memiliki ekor yang lebih pendek dari ikan berjenis kelamin jantan.Cara ternak dan budidaya ikan cupang1. Ketahui jenis ikan cupang hias- Bentuk sirip dan ekor menjuntai panjang- Warna tubuh terang, tidak kusam. Memiliki varian warna yang menarik dan atraktif- Gerakannya tenang. Bila melihat ikan cupang lain atau sedang bercumbu dengan betina, ekornya akan mengembang sempurna dan menunjukkan bentuk khas- Ikan cupang hias sering dilombakan dalam hal keindahan warna. Jenis-jenis ikan cupang itu seperti, serit (crown tail), bulan separuh (halfmoon), laga (plakat), cagak (double tail) dan akhir-akhir ini jenis giant.2. Pilih indukan ikan cupang berkualitas Setelah mengetahui jenis ikan cupang, langkah cara ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula selanjutnya adalah memilih indukan ikan cupang yang berkualitas. Hal ini harus dilakukan agar nantinya anak ikan cupang yang keluar juga berkualitas. Indukan ikan cupang yang bagus biasanya.  bebas penyakit dan tidak ada cacat bawaan pada tubuh ikan cupang, misalnya ada sirip yang tinggi sebelah.Baca juga: Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes Berikut ciri-ciri indukan ikan cupang yang sudah siap kawin:Ikan cupang jantan- Setidaknya sudah berumur 4-8 bulan- Bentuk badannya panjang- Siripnya panjang dan warna pada sirip terang- Gerakannya lincah dan terkesan agresifIkan cupang betina- Setidaknya sudah berumur 3-4 bulan- Bentuk badan membulat dan bagian perut sedikit buncit- Siripnya pendek dan warna sisik kusam tidak menarik- Gerakannya lambat3. Pemijahan Ikan CupangPemijahan adalah proses pembuahan telur oleh sperma sang ikan jantan. Anda tidak perlu repot untuk menyiapkan pemijahan sang jantan dan betina.Setidaknya hanya butuh tiga medium, yakni satu tempat untuk jantan, satu tempat untuk betina, dan satu tempat untuk kawin mereka.Si jantan dan betina tidak bisa serta merta bertemu lalu memadu kasih. Mereka harus melakukan proses pendekatan. Itu sebabnya dibutuhkan tiga wadah.Pertama masukkan jantan dan betina ke wadah masing-masing, bisa di gelas, baskom, atau toples kecil. Isi dengan air tawar, lebih baik gunakan air sungai. Setelah mereka masuk pada wadah masing-masing, pertemukan mereka berdua dengan mendekatkan wadah bening dan lihat reaksi mereka. Sembari menunggu mereka, Anda bisa menghias bakal tempat kawin sang jantan dan betina dengan menambah bebatuan dan tumbuh-tumbuhan air.Mengawinkan ikan cupang jantan dan betina, perlu dilakukan proses pemisahan sebelum dicampurkan dalam satu wadah yang sama Selanjutnya ikuti langkah berikut:- Masukkan indukan jantan yang telah siap kawin terlebih dulu. Biarkan dia berada satu hari dalam wadah tersebut. Sang jantan akan mengeluarkan gelembung yang nantinya berguna untuk melindungi telur-telurnya.- Jika sang jantan telah mengeluarkan gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan yang baik pada ikan cupang biasanya pagi dan sore hari.- Selanjutnya tutup tempat perkawinan tersebut, sebab indukan ikan cupang adalah hewan yang tidak suka privasinya diganggu.- Setelah perkawinan dan pembuahan selesai telur-telur akan tergeletak di dasar akuarium. Segera keluarkan sang betina sebab dia punya kebiasaan aneh memakan telurnya sendiri.- Nantinya sang jantan yang akan menjadi pelindung telur-telur tersebut dengan gelembung-gelembung-gelembung yang sudah dia buat.- Setelah kurang lebih satu hari, telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Burayak masih tidak perlu diberi makan selama tiga hari, sebab nutrisi dari telur masih ada tersisa.Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang- Barulah setelah tiga hari Anda bisa memberikan mereka makan berupa kutu air. Pemberian makan jangan melebihi jumlah burayak yang ada, sebab jika terlalu banyak maka membuat air kotor dan burayak malah mati.- Selanjutnya, pisahkan indukan jantan dari para burayak setelah dua minggu. Kemudian pisahkan para burayak itu ke wadah lain.- Setelah 1,5 bulan biasanya para burayak sudah berkembang sempurna dan bisa dibedakan jenis kelaminnya.Itulah cara ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula. Biasanya ikan cupang akan mengeluarkan 100 telur dalam sekali pembuahan. Namun dari 100 telur itu biasanya hanya 30-50 yang berhasil hidup.Ketika ikan cupang sudah dikawinkan, ikan betina tidak boleh kawin lagi, namun ikan cupang jantan masih bisa sampai 8 kali lagi namun perlu interval waktu yang tepat. Jaraknya 2-3 minggu dari perkawinan sebelumnya. Selamat mencoba.Sumber: cnnindonesia.comTentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...
Trik Optimalkan Warna Louhan
Ikan Hias

Trik Optimalkan Warna Louhan

Banyak tips dan trik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa ikan louhan, baik untuk para hobiis dan juga pemain kontesIkan louhan atau flowerhorn merupakan ikan hias yang memiliki ciri khas bagian dahinya jenong dan motif mengkilap di sekujur tubuhnya. Louhan sempat membuat geger para penggemar ikan hias (hobiis) di dalam negeri, dimana harganya yang sempat mencapai puluhan juta rupiah per ekor. Dibalik itu semua banyak ragam cara untuk mengoptimalkan warna dan memperbesar jenong nya louhan.  Ditemui di lokasi usahanya Imat Rohimat selaku pembudidaya louhan asal Kota Bekasi menyampaikan, keindahan warna, motif, serta besar jenong nya louhan bisa di optimalkan dengan beragam cara. Tak lantas dipelihara dan dikasih makan saja, namun ada tips dan trik khusus sehingga louhan yang kita miliki bisa maksimal performanya. PakanSebelumnya, beber Imat, mungkin orang awam mengetahui louhan adalah ikan yang pernah jaya di masanya dan sempat terjun bebas harganya. Namun saat ini, louhan pun meranjak naik dimana harganya mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah kembali. Hal ini dikarenakan merebaknya kontes-kontes louhan di berbagai daerah, dengan demikian menstimulasi kembali para pecinta louhan dalam negeri untuk beradu keindahan di ajang kontes nasional maupun tingkat internasional.  Untuk mengikuti kontes, lanjut Imat, ikan louhan yang telah disortir perlu memiliki persiapan khusus. Karena dalam ajang kontes banyak hal dinilai dari segi warna, pattern (motif), mental, besar jenong, dan lain-lainya. Maka dari itu banyak hal yang perlu dilakukan dalam merawat louhan agar optimal sehingga bisa diikutsertakan kontes ataupun optimal untuk sekedar menjadi peliharaan dirumah. Pada umumnya perawatan louhan sama seperti ikan hias pada umumnya, dimana perlakuan rutinnya adalah pemberian pakan dan menguras air secara berkala.“Yang menjadikan louhan bisa optimal adalah ragam pakan khusus, serta perlakuan-perlakuan lainnya sehingga pertumbuhan cepat dan kecerahan warana meningkat,”ungkap pria yang menamai usahanya Dunia Aquarium. Sambungnya, sejatinya louhan tergolong karnivora yang memakan daging, dimana makanan di alamnya adalah udang kecil, ikan kecil. Namun, untuk louhan yang dipelihara diakuarium, saat ini ada pakan berupa pelet yang bertujuan memudahkan pemberian pakannya. Harganya pun bervariatif dari mulai Rp 10 ribu hingga ratusan ribu. Untuk para hobiis, Ia katakan, biasanya akan memilih pakan berupa pelet, dan sesekali memberikan pakan hidup berupa udang sawah dan anak ikan mas hidup karena mudah didapat dan memberikannya. Namun, untuk para pemain kontes pakannya tak cukup itu saja, ada pakan racikan khusus yang dikenal dengan istilah buger. Biasanya terdiri dari udang, jantung sapi yang digiling dan kemudian ditambahkan bubuk carophyl (pencerah pigmentasi kulit ikan) dalam dosis tertentu. Pemberian burger biasanya bertujuan untuk menstimulasi warna agar lebih optimal, dan kandungan udangnya membentuk massa otot louhan.Artikel Asli: Trobos Aqua ...
Cara Membuat Aquarium Ikan Hias untuk Pemula, Mudah Dipraktikkan di Rumah
Ikan Hias

Cara Membuat Aquarium Ikan Hias untuk Pemula, Mudah Dipraktikkan di Rumah

Setiap orang selalu menginginkan ruangan di dalam rumah yang indah dan menarik. Maka tak heran apabila seseorang menambahkan berbagai hiasan dan pernak-pernik di dalam ruangan. Hiasan yang biasa digunakan untuk mempercantik setiap sudut ruangan umumnya berupa perabotan rumah dan furniture.Tidak hanya itu, banyak orang juga memasang tanaman dan lukisan yang kerap di letakkan di sudut ruangan. Bahkan beberapa orang juga menambahkan aquarium ikan hias di dalam ruangan. Selain memiliki nilai keindahan, tentunya beberapa hiasan tersebut akan membuat betah tinggal di rumah.Salah satu hiasan ruangan yang digemari masyarakat ialah aquarium ikan hias. Namun kini harga aquarium dibanderol dengan harga mahal, apalagi jika memiliki bentuk yang unik dan ikan hias yang menarik.Apabila Anda ingin memiliki aquarium tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal, Anda bisa membuat sendiri aquarium di rumah. Lalu bagaimana cara membuat aquarium ikan hias yang mudah? Simak penjelasannya berikut ini.Cara Membuat Aquarium yang MenarikAquarium merupakan sebuah vivarium yang biasa ditempatkan pada wadah atau sisi yang transparan dan di dalamnya terdapat ikan hias atau tumbuhan liar. Sehingga hal ini menjadi sebuah tampilan yang bisa dilihat banyak orang.Cara membuat aquarium yang menarik dapat bisa Anda lakukan di rumah dengan bahan dasar yang mudah didapatkan. Membuat aquarium sendiri dapat menghasilkan aquarium dengan bentuk dan kreasi yang sesuai dengan keinginan kita.Sebelum Anda membuat aquarium ikan hias, terlebih dahulu siapkan beberapa bahan dasar dan peralatan yang dibutuhkan berikut ini:-Kaca-Alat lem tembak-Cutter-Lem silikon untuk perekat kaca-Lakban penggaris-Obeng-Spidol-Alat pemotong kacaSetelah Anda mempersiapkan semua bahan dasar dan peralatan yang dibutuhkan, kini Anda dapat memulai membuat aquarium di rumah. Simak cara membuat aquarium ikan hias yang mudah untuk pemula berikut:1. Menentukan bentuk aquarium yang akan Anda buat. Untuk Anda yang masih pemula, sebaiknya membuat bentuk aquarium berbentuk persegi.2. Tentukan ukuran aquarium yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini penting dipertimbangkan sesuai dengan kaca yang Anda miliki dan ukuran sudut ruangan.3. Cara membuat aquarium berikutnya ialah memotong kaca untuk aquarium. Kemudian memutuskan bentuk serta ukurannya.Cara Menghaluskan Aquarium dan Menyusunnya ©2012 Merdeka.com4. Tahap berikutnya yaitu menghaluskan terlebih dahulu sisi kaca yang dipotong tadi sebelum Anda beri lem. Hal ini agar kaca dapat merekat sempurna tanpa adanya ganjalan akibat kaca masih kasar.5. Pinggiran kaca untuk bagian alas aquarium bisa Anda beri lakban. Hal ini berfungsi agar alas aquarium tidak licin dan mudah bergerak.6. Kemudian semua sisi pinggiran dan sudut kaca, beri lem silikon menggunakan alat lem tembak.7. Setelah semua potongan kaca Anda beri lem silikon, kini Anda dapat menyusun potongan kaca tersebut menjadi bentuk aquarium kotak atau persegi. Kemudian beri lem pada sudut-sudutnya agar merekat kuat menggunakan lem kaca. Awali dengan meletakkan kaca untuk alasnya kemudian dilanjutkan dengan badan aquariumnya.8. Setelah berdiri, beri lakban pada sudut-sudutnya agar kuat dan tidak licin sehingga tidak mudah jatuh.9. Apabila lem kaca dirasa sudah kering, Anda dapat melepaskan lakban secara hati-hati dan merapikan lem-lem yang menempel pada kaca. Setelah itu Anda bisa memperhatikan apakah lem sudah kuat dan apakah ada rongga pada sudut-sudut kaca.Cara Menghias Aquarium Agar Terlihat Unik10. Cara membuat aquarium berikutnya yaitu memasang stiker atau gambar nuansa bawah laut yang unik.11. Setelah itu pasang saringan aquarium dan Anda dapat menambahkan hiasan lainnya seperti batu, batang pohon tiruan, tanaman laut, lampu hias dan terumbu karang. 13. Aquarium siap dipasang di ruangan rumah.Sumber: Merdeka.com ...
Biota Penting Lakukan Tugas Penting Bersihkan Aquarium
Ikan Hias

Biota Penting Lakukan Tugas Penting Bersihkan Aquarium

Untuk menjaga kebersihan dalam aquarium, diperlukan biota untuk melakukan tugas bersih-bersih. Memang menaruh cleaning crew atau hewan pembersih dalam tank terdengar sepele, tak berdampak besar. Tapi Anda perlu tahu, hewan pembersih ini sebenarnya cukup efektif dalam menjaga kualitas air tawar.Fungsi Cleaning Crew pada AquariunSisa makanan yang tak habis, bisa larut dalam air atau jatuh ke dasar. Jika tak dibersihkan secara manual, sisa pakan akan terus mengendap. Disinilah cleaning crew berperan.Selain itu, lumut yang kerap menempel pada kaca juga akan merusak pemandangan. Pada jumlah yang besar, bisa berdampak buruk bagi biota. Bagusnya, ada beberapa hewan yang sanggup bersih-bersih lumut di kaca. Sebenarnya yang lebih membutuhkan cleaning crew ini adalah aquarium yang banyak tanamannya seperti aquascape.Tapi untuk aquarium tanpa tanaman juga tidak masalah. Yang penting Anda tahu kegunaan dari masing-masing cleaning crew tersebut. Sehingga Anda bisa bijak saat menempatkannya dalam tank. Hewan Pembersih Aquarium Air Tawar. Jika Anda ingin mengenal apa aja biota yang cocok untuk dijadikan hewan pembersih, berikut Kami berikan daftarnya.Pleco (Sapu-sapu)Ikan pleco yang lebih dikenal dengan “sapu-sapu” memang sudah terkenal sejak lama sebagai hewan pembersih kaca. Ia bisa menempel di kaca sepanjang hari untuk memakan lumut. Selain itu, sapu-sapu juga efektif dalam membersihkan sisa makanan yang terjatuh ke dasarPemeliharaan ikan ini juga cukup mudah, karena sapu-sapu dikenal sebagai ikan yang tangguh. Kalau Anda tak suka dengan jenis ikan sapu-sapu yang sering Anda temui, cobalah pelihara sapu-sapu hias seperti jenis albino.Keong TurboSumber: areahewan.comBagi para pecinta aquascape, keong turbo sudah tidak asing lagi. Hewan ini terkenal sebagai cleaning crew, karena kemampuannya dalam membersihkan lumut di kaca, daun, bahkan bebatuan.Salah satu alasan keong turbo kerap ditaruh di aquarium air tawar selain karena kemampuannya sebagai hewan pembersih, juga karena penampilannya yang cukup menarik.Tetapi, Anda juga perlu waspada terhadap keong ini, karena ia bisa mencari celah untuk keluar dari aquarium. Keong ini cukup kuat berada di darat. Sehingga, alangkah baiknya jika Anda memberi penutup pada aquarium.Keong TandukSumber: Ilmubudidaya.comTak jauh beda dengan keong turbo, keong tanduk pun kerap kali jadi pilihan para scaper (penggemar aquascape/*red) sebagai hewan pembersih.Siput ini berasal dari perairan Afrika Timur, yang sebagian besar waktunya berada dalam air. Selain bentuknya yang unik karena memiliki tanduk, keong ini juga jago soal bersih-bersih. Tempramennya yang damai, sangat cocok bila disandingkan dengan penghuni lain dalam aquascape.Red Cherry ShrimpSumber: Aquafind.comUntuk menambah meriah isi aquarium, Anda bisa pelihara red cherry shrimp. Udang cantik dengan totol-totol merah ini dikenal sebagai cleaning crew yang cukup tangguh untuk menahan laju pertumbuhan alga. Ia bisa melahap alga yang ada di substrat, sela-sela tumbuhan, maupun bebatuan.Bahkan, jika ada sisa makanan yang jatuh, red cherry shrimp ini pun tak segan-segan melahapnya. Sayangnya, tak semua toko ikan hias menjual udang ini. Namun Anda bisa membeli udang ini di toko spesialis aquascape. Soal harga tenang saja, harganya gak bikin kantong bolongChinese Algae EaterSumber: petfishplace.comIkan herbivora bertubuh kuning ini juga bisa menjadi salah satu staf pembersih yang handal. Jika Anda punya tanaman yang sudah terinvasi alga rambut, peliharalah Chinese Algae Eater ini. Dijamin akan cepat bersih!Namun waspada jika memeliharanya lebih dari satu ekor, ikan ini lumayan agresif terhadap jenis yang sama. Selain hair rambut, ikan ini juga doyan alga cokelat maupun lumut. So, cocok banget untuk aquarium berlumutKeong AssasinSumber: Idnaquarium.blogspot.com Dari namanya saja sudah terdengar bengis. Tapi jangan salah sangka, ia cuma bengis terhadap keong hama, yang notabene adalah salah satu mangsanya. Perlu diketahui, penganggu bukan cuma dari pihak alga atau lumut saja, tapi keong juga bisa jadi hama jika perkembang biakannya tak terkontrol.Dampak buruknya, keong hama bisa membuat tanaman yang ada di aquarium jadi bolong-bolong. Tapi tenang saja, kalau Anda mengalami kejadian demikian, segera kerahkan assasin snail. Keong assasin ini bisa memangsa keong-keong hama pengganggu. So, perusak di aquarium Anda bisa ditangani dengan cepat.Black MollySumber: Aquajaya.comMemang ikan ini tak terlalu cantik kalau dipelihara dalam aquascape. Maklum saja, warnanya tidak cerah seperti ikan lainnya. Tapi soal bersih-bersih, ikan ini cukup bisa diandalkan. Itu karena si black molly suka sekali makan alga rambut. Sebenarnya jenis molly berwarna cerah juga suka makan alga, tapi tak serakus black molly ini.Harga ikan hias ini pun bisa dibilang tak terlalu mahal. So, kalau aquarium Anda bermasalah dengan alga rambut, jangan ragu untuk menggunakan jasa ikan ini. Itulah daftar cleaning crew atau hewan pembersih pada aquarium air tawar yang perlu Anda ketahui. Silahkan pilih mana saja yang cocok dengan kebutuhan aquarium Anda! Sumber: Suara Merdeka Solo ...
Ikan Hias Air Tawar Bernilai Tinggi
Ikan Hias

Ikan Hias Air Tawar Bernilai Tinggi

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pernah mengungkapkan, di dunia, ada lebih dari 1.100 spesies ikan hias air tawar. Sebanyak 400 spesies dari jumlah tadi, berasal dari Indonesia. Namun, hanya 90 spesies yang dibudidayakan masyarakat dengan alasan nilai ekonomi. Hal ini tentunya sangat disayangkan. Padahal, ikan hias air tawar di Indonesia jika mampu dibudidayakan dengan baik bisa menghasilkan nilai ekonomi yang mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Namun, apa saja ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi itu?  Ikan Cupang Foto: Shutterstock. Cupang (Betta sp) merupakan salah satu jenis ikan air tawar endemik Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara. Ikan ini memiliki daya tahan yang tinggi sehingga dapat hidup dalam wadah yang sempit tanpa bantuan alat sirkulasi udara. Cupang dikagumi karena keindahan warna serta bentuk sirip dan ekornya yang atraktif. Penampilan itu mendukung agresivitas perangainya. Harga cupang dengan kualitas kontes bisa mencapai Rp 10 juta per ekor. Ikan Discus Foto: Shutterstock. Sekilas, ikan bernama latin Symphysodon discus ini mirip ikan laut. Warnanya mentereng dengan bentuk pipih seperti piringan. Ikan discus berasal dari sungai Amazon. Dijuluki discus karena merujuk pada bentuknya seperti piringan (disk). Gerakan ikan ini cukup tenang dan lembut sehingga terlihat apik di akuarium. Discus dapat tumbuh mencapai diameter 15 sentimeter. Harga ikan cantik ini tergantung diameternya, semisal diameter 5 inci harganya Rp 700 ribu–Rp 1 juta.  Ikan Louhan Foto: Shutterstock. Popularitas louhan saat ini memang tak seterang satu dasawarsa lalu. Ikan ini pernah menjadi primadona dengan harga yang bisa mencapai ratusan juta rupiah per ekor. Louhan yang dalam bahasa Inggris disebut Flowerhorn cichlid merupakan hasil persilangan berbagai jenis ikan cichlid. Malaysia dikabarkan menjadi yang pertama kali berinisiatif membiakkan ikan ini. Louhan memiliki keunikan pada warna dan tonjolan kepalanya. Louhan juga sempat disebut sebagai ikan pembawa keberuntungan. Ikan Koi Foto: Shutterstock. Ikan koi (Cyprinus carpio L) berasal dari Jepang. Ikan ini dibudidayakan pertama kali sekitar tahun 1820 dengan menyilangkan beberapa galur (strain) ikan karper. Hasilnya, ikan koi bercorak merah dan putih terang. Dari Jepang, koi menyebar ke berbagai penjuru bumi dan popularitasnya menanjak. Bahkan ikan ini pun menjadi salah satu bagian dalam mitos tentang keberuntungan. Ikan koi termahal sepanjang masa bernama Ginrin Showa yang panjangnya 76 sentimeter. Koi milik kolektor asal Inggris ini memenangi bermacam kontes bergengsi. Pada 1986, harganya ditafsir mencapai 50 ribu poundsterling. Ikan Arwana Foto: Shutterstock. Inilah ikan yang turut melabeli status sosial pemiliknya. Harganya yang selangit sebanding dengan keindahan penampilan dan perilakunya yang terkesan cool, tenang tapi galak. Arwana (Scleropages sp) adalah salah satu ikan endemik Indonesia. Habitatnya ada di sungai-sungai Kalimantan dan Papua. Di pasaran terdapat beberapa jenis arwana dengan harga anakan yang sudah mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Arwana termahal di dunia adalah jenis platinum. Kabarnya, jenis ini hanya ada dua ekor di dunia, dimiliki kolektor Singapura dan Indonesia. Arwana platinum pernah ditawar dengan harga Rp 3,1 miliar. Wow sekali!Sumber: Klasika Kompas ...
Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes
Ikan Hias

Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes

Selama di rumah ini, salah satu kegiatan yang asyik dilakukan, salah satunya memelihara ikan cupang (Betta sp). Ini adalah salah satu jenis ikan hias dengan penampilan menawan. Cupang hidup di air tawar dan cukup populer di Asia Tenggara, semisal di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.Para penggemar cupang tentu telah mengenal seluk-beluk ikan ini secara mendalam. Namun, bagi orang awam, ada beberapa keunikan yang perlu dikenal dari ikan ini. Berikut ini, beberapa keunikan itu, dirangkum dari sejumlah sumber.Tiga jenisSelain bentuknya yang unik, utamanya bagian ekor dan sirip, cupang berperilaku agresif untuk mempertahankan wilayahnya. Perangainya yang garang membuat cupang dikategorikan dalam tiga jenis, yaitu cupang aduan, cupang hias, dan cupang liar. Indonesia diketahui memiliki spesies cupang endemik, yakni Betta channoides yang hidup di Pampang, Kalimantan Timur.Daya tahanDaya tahan cupang cukup mengagumkan. Ikan mampu bertahan hidup dalam wadah dengan sedikit air dan tanpa peralatan sirkulasi udara. Wajar jika kemudian, para penggemar atau pedagang cupang, memelihara ikan ini dalam botol-botol kecil. Dalam kondisi lingkungan yang liar, cupang memangsa jentik-jentik nyamuk, anak ikan, atau cacing berukuran kecil.Ikan sawahMasyarakat Indonesia mengenal cupang sejak 1960-an. Saat itu, cupang masih dikenal sebagai ikan sawah yang hanya disenangi anak-anak. Selain itu, jenis cupang yang ada masih sederhana. Belum banyak orang yang memelihara cupang dengan penampilan indah. Sekarang, cupang hias dengan bentuk atraktif telah menjadi salah satu ikan andalan ekspor Indonesia.Kawin silangCupang hias mulai dikenalkan pada pasar Indonesia sekitar 1970 oleh importir. Kala itu, cupang yang beredar di pasaran adalah jenis cupang aduan dan cupang ekor panjang (cupang slayer). Cupang slayer inilah yang menjadi cupang hias yang ada saat itu, jenisnya ekor lilin.Cupang ekor lilin ini naik daun dan mampu mempertahankan pamornya cukup lama, yakni hingga era 1990-an. Pada masa ini, para penggemar cupang mulai bereksperimen mengawinsilangkan cupang lilin dengan cupang lainnya. Hasilnya cukup menarik, yakni cupang hias dengan ekor dan warna yang lebih mentereng.Tulang ekor menonjolTak hanya itu, perkawinan silang ini juga menghadirkan cupang hias dengan tulang-tulang ekor yang lebih menonjol keluar. Ada yang bentuknya mirip duri panjang, ada pula yang seperti sisir—biasa disebut cupang serit. Sementara itu, cupang yang memiliki ekor menggelembung dijuluki half moon.Tulang ekor menonjolTak hanya itu, perkawinan silang ini juga menghadirkan cupang hias dengan tulang-tulang ekor yang lebih menonjol keluar. Ada yang bentuknya mirip duri panjang, ada pula yang seperti sisir—biasa disebut cupang serit. Sementara itu, cupang yang memiliki ekor menggelembung dijuluki half moon.Cupang imporSelepas 1990, cupang hias impor semakin banyak yang masuk ke Indonesia. Penggemar cupang dalam negeri disuguhi beragam jenis cupang dengan harga ribuan sampai jutaan rupiah.Mulai kontesSaking populernya ikan cupang ditambah bentuk dan warna yang beragam, pada pertengahan era 1990, ikan cupang mulai naik panggung kontes. Di sini, cupang diadu dalam hal keindahan fisiknya, mulai dari kemewahan warna, bentuk sirip, dan rupa ekor.KomunitasKontes cupang yang digelar di berbagai tempat, cukup memengaruhi stigma ikan ini. Sebab, cupang tak lagi dianggap sebagai ikan aduan, melainkan lebih sebagai ikan hias yang layak dipelihara, dikoleksi, dan dibudidayakan. Bahkan, sejumlah penggemar dan kolektor cupang membentuk wadah sebagai ajang bertukar informasi seputar cupang, namanya Komunitas Indo Betta Splendens (INBS).Cupang alam Ada begitu banyak pembudidaya cupang di seluruh penjuru Nusantara, membuat Indonesia menjadi negara penghasil ikan cupang terbesar kedua di dunia. Adapun negara yang paling banyak membudidayakan cupang adalah Thailand. Namun, Indonesia unggul dalam spesies cupang alam, setidaknya ada sekitar 40 jenis cupang alam yang sudah diketahuiSumber: Klasika Kompas ...
Dinas Perikanan Rangkul Komunitas Ikan Hias
Ikan Hias

Dinas Perikanan Rangkul Komunitas Ikan Hias

Bisnis ikan hias di Berau cukup menjanjikan. Karena penjualan ikan hias di Bumi Batiwakkal menjadi peluang usaha yang selalu berkembang. Di samping cukup diminati berbagai kalangan, baik sekadar hobi maupun untuk mendapatkan penghasilan.Dinas Perikanan Berau pun mengandeng komunitas ikan hias, untuk pengembangan komoditas ini ke depannya.Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu mengatakan, pada tahun ini pihaknya mulai mengandeng komunitas ikan hias. Berbagai kegiatan pun mulai dijalankan seperti bazar ikan yang menjadi agenda bulanan Dinas Perikanan."Sudah dua kali kami ikutkan. Kami juga sudah menyusun beberapa program yang akan dijalankan nanti, yaitu lomba ikan cupang, bazar ikan hias, dan bantuan pembenihan ikan hias melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan 2021," jelasnya.Ia juga mengungkapkan, ikan hias ini merupakan salah satu peluang usaha yang bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk dikembangkan. Bahkan bisnis ikan hias ini cukup menjanjikan dengan penjualan hingga ke luar negeri."Ini juga merupakan program kementerian untuk menggalakan ikan hias yang masuk dalam budidaya perikanan," katanya.Sementara itu, Ketua Komunitas Ikan Hias Berau, Heriyono menjelaskan, harga ikan hias tak pernah mengalami penurunan, sehingga dinilai sangat menguntungkan."Apalagi pada saat pandemi saat ini, penjualan cukup meningkat khususnya yang ke Kaltara. Karena rata-rata orang kan banyak yang berdiam diri di rumah, jadi perlu hiburan,” ungkanya.Harga ikan hias juga bervariasi, tergantung jenis dan ukurannya. Dan rata-rata ikan hias ini didatangkan dari Pulau Jawa. "Ini yang menjadi persoalan kita. Tentu kami harapkan pemerintah bisa membantu untuk indukan ikan hias. Sehingga bisa dikembangkan di Berau dan tak perlu lagi dikirim dari Jawa,” terangnya. “Ini tentu akan mempengaruhi harga jual menjadi lebih murah. Sekaligus Dinas Perikanan bisa melakukan pelatihan kepada pengusaha ikan hias untuk peningkatan kapasitasnya," sambung Owner Kios Radja Ikan Berau ini. Sumber: Berau Terkini ...
10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi Hiburan
Ikan Hias

10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi Hiburan

Siapa yang hobi memelihara ikan? Selain kucing dan anjing, ikan hias juga menjadi hewan yang populer untuk dijadikan peliharaan di rumah. Banyak orang yang menjadikan ikan hias sebagai hewan peliharaan yang bisa mempercantik dan membuat suasana rumah lebih nyaman.Ada banyak sekali jenis ikan hias yang ada di dunia. Mulai dari ukuran kecil hingga besar, serta yang memiliki beragam warna cantik. Biasanya, orang-orang memelihara ikan hias di dalam akuarium yang diletakkan di dalam rumah dengan berbagai bentuk dan ukuran. Namun, ada juga yang memelihara ikan hias di kolam ikan, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.Selain memiliki banyak jenis yang cantik, memelihara ikan bisa membuat suasana rumah Anda menjadi lebih segar dan bisa membantu Anda untuk me-refresh pikiran. Oleh karena itu, berikut jenis ikan hias cantik yang mudah untuk Anda pelihara di rumah, dilansir dari berbagai sumber.1 dari 10 halaman1. Ikan GuppySumber: guppyexpert.com 2020Ikan Guppy adalah salah satu jenis ikan hias paling populer di Indonesia. Ikan ini berasal dari Amerika Selatan. Ikan Guppy memiliki bentuk tubuh seperti wanita yang mengenakan rok. Bentuknya juga menarik karena ikan ini memiliki ukuran yaitu kurang dari 2,5 cm jika diukur dari kepala ke ekor.Ikan Guppy adalah ikan yang mudah beradaptasi di berbagai lingkungan. Hal inilah yang membuat ikan Guppy bisa tersebar luas hingga ke seluruh dunia.2 dari 10 halaman2. Ikan Cupang Sumber:pinterest.com 2020Ikan Cupang adalah salah satu ikan hias yang paling populer di Indonesia. Ikan ini mudah sekali untuk ditemukan karena banyak penjual ikan yang menjual ikan cupang. Bahkan, banyak penjual ikan cupang keliling yang kadang bisa Anda temukan di pinggir jalan atau di depan sekolah-sekolah.Ikan Cupang adalah ikan yang berasal dari jenis ikan berukuran kecil dengan ukuran sekitar 2,5 cm dan dapat tumbuh hingga 12,5 cm. Ikan ini sangat unik karena dapat menghirup udara yang tidak berada di dalam air yaitu dengan menggunakan organ tubuhnya yang disebut dengan labirin. Perawatan dan cara budidaya ikan cupang yang cukup mudah membuat banyak orang yang membudidayakannya.3 dari 10 halaman3. Ikan Molly Sumber:fishcareguide.com 2020Ikan Molly sering juga disebut dengan ikan balon karena kebanyakan ikan molly memiliki perut yang buncit dan tubuh yang bundar.Jenis ikan hias ini sangat cocok untuk dijadikan ikan hias akuarium karena sifatnya yang adaptif dan ‘cinta damai’ membuat ikan molly aman jika dicampur dengan ikan jenis lainnya. Selain itu, harga ikan molly juga sangat ramah di kantong, yaitu tidak sampai Rp5.000 per ekornya.4 dari 10 halaman4. Ikan Platy Sumber:guppyaquarium.com 2020Ikan Platy memiliki bentuk tubuh yang mungil dan memiliki banyak sekali jenisnya. Ukurannya yang kecil dan sifatnya yang ‘cinta damai’, membuat banyak orang memilih ikan ini menjadi pilihan untuk dipelihara di akuarium.Selain itu jenis ikan hias ini sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya dan juga cukup kebal dari serangan penyakit. Harga ikan platy juga sangat murah, yaitu sekitar Rp1.000 sampai 2.000-an saja.5 dari 10 halaman5. Ikan Mas Koki Sumber:pinterest.com 2020Ikan Mas Koki merupakan salah satu jenis ikan hias yang populer dikalangan pecinta ikan hias. Ikan ini memiliki karakteristik perut buncit dan warna yang cerah dan cantik yang membuat banyak orang menyukainya.Meskipun ikan mas koki menjadi ikan hias yang cukup populer, namun ikan ini masih memiliki harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp10.000 hingga puluhan ribu per ekornya. Meski begitu, ada juga jenis ikan mas koki yang mencapai harga ratusan ribu, tergantung jenis dan usianya.6 dari 10 halaman6. Ikan Koi Sumber:pixabay.com 2020Salah satu jenis ikan hias yang populer dari waktu ke waktu adalah ikan koi. Ikan koi pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 1920-an. Ikan koi termasuk hasil persilangan dari beberapa jenis ikan mas dengan warna putih dan merah.Jenis ikan hias ini sangat populer di kalangan pecinta ikan hias akuarium. Namun, biasanya orang memelihara ikan koi ini di dalam kolam. Ikan koi bisa tumbuh mencapai ukuran yang besar dan biasanya memiliki warna-warna yang sangat cantik yang bisa membuatnya menjadi sangat mahal jika diperjual belikan.7 dari 10 halaman7. Ikan Komet Sumber:fisharoma.com 2020Ikan komet hampir mirip dengan ikan mas dan ikan mas koki. Jenis ikan hias ini kerap disebut ikan slayer karena bentuk sirip dan ekor ikan ini seperti slayer. Ikan komet juga memiliki warna yang sangat cantik.Ikan komet yang memiliki nama latin Carrassius Auratus. Memiliki tubuh yang ramping dengan warna perak mengkilap putih dan merah cerah serta ekor panjang yang melambai saat berenang membuat para pecinta ikan hias memburu ikan ini. Untuk harganya, ikan komet biasanya dijual dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 60.000 per ekor.8 dari 10 halaman8. Ikan Neon Tetra Sumber:thesprucepets.com 2020Ikan Neon Tetra berasal dari Amerika Latin, tepatnya di Sungai Amazon. Ikan ini memiliki variasi warna biru terang dan putih perak yang menghiasi tubuhnya yang kecil. Ikan ini lebih menarik dipelihara dalam jumlah yang banyak karena sifatnya yang berkoloni atau membentuk gerombolan.Ikan neon tetra merupakan ikan yang bersifat omnivora. Selain itu, jenis ikan ini memiliki beberapa keluarga termasuk neon tetra albino, black neon, neon blue eyes dan fire neon.9 dari 10 halaman9. Ikan Manfish Sumber:pinterest.com 2020Ikan Manfish adalah jenis ikan hias yang termasuk dalam keluarga Chiclidae. Ikan ini memiliki warna yang cantik namun elegan. Ikan ini biasanya makan makanan seperti larva nyamuk, cacing tubifeks atau chironomous.10 dari 10 halaman10. Ikan Lemon Sumber: pinterest.com 2020Ikan Lemon diberi nama demikian karena memiliki warna kuning terang seperti buah lemon. Ikan ini terlihat sangat cantik dengan warna kuning yang mencolok tersebut dipadu dengan warna hitam pada ujung sirip atas. Jenis ikan hias ini banyak sekali diburu para pecinta ikan hias untuk dijadikan koleksi peliharaan di akuarium. Namun, perlu hati-hati jika mencampur ikan ini dengan jenis ikan lain, karena ikan lemon bersifat agresif.Sumber: Fajar Pendidikan ...
Lomba Ikan Cupang Digelar Online
Ikan Hias

Lomba Ikan Cupang Digelar Online

Saat ini segala aktivitas dibatasi. Kerumunan masyarakat tidak diperbolehkan lagi. Pasalnya, wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 masih terus mengintai mangsanya.Berbagai kegiatan pun dialihkan melalui rumah. Bekerja dari rumah, sekolah pun dari rumah saja. Bahkan komunitas pegiat ikan hias menggelar pertandingan mereka secara online.Melalui jejaring sosial Facebook dan Instagram, Didi menyelenggarakan lomba ikan cupang. Tujuan pertandingan ini ingin membangkitkan kembali dunia ikan hias di Balikpapan, khususnya cupang.“Tapi karena pandemi Covid-19, pertandingan ini tidak bisa terlaksana. Jadi, kami punya ide untuk melaksanakan secara online,” ujar dia.Dalam pelaksanaan lomba tersebut, para pemilik ikan cupang yang berasal dari berbagai kota di Kaltim, mengirimkan ikan mereka. Sekitar 70 ikan yang bertanding di 17 kelas berbeda berdasar jenis ikan cupang tersebut.Selanjutnya ikan-ikan tersebut dimasukkan ke akuarium kaca yang telah berjejer rapi. Dengan tambahan sekat di tiap-tiap akuarium. Selain menggunakan handphone, pihaknya memasang beberapa kamera di sekitar akuarium.“Begitulah cara para pemilik ikan tersebut dapat menikmati pertandingan,” jelasnya.Didi menuturkan, sejak dulu pertandingan ini rutin dilaksanakan dua kali dalam sebulan. Digelar di tempat terbuka seperti taman. Diikuti sekitar 200 ikan hias dari seluruh Kaltim.Hanya, karena kondisi pandemi corona saat ini, event terpaksa tidak terlaksana hampir dua bulan.  Mengacu pada hal itu, pihaknya memutar otak agar pertandingan masih dapat berlangsung tanpa menimbulkan kerumunan orang. Kegiatan lomba dapat tetap terlaksana pada Rabu (22/4) lalu.Terkait penilaian, Tri selaku juri menjelaskan, yang dinilai ialah keindahan dan kerapian dari ikan. Detail-detail seperti kerapian sirip dan bentuk tubuh jadi poin utama. Ikan yang mengalami cacat, misalkan terdapat sobekan pada ekornya dapat mengurangi poin penilaian.“Jadi, ketika sekatnya dibuka, dua ikan ini akan berhadapan, lalu mengembangkan ekornya. Di sinilah dinilai perform mereka. Untuk satu ikan itu sekitar 10 menit waktu penilaian,” jelasnya.Wakil ketua Komunitas Ikan Hias Balikpapan ini menampik anggapan bahwa hal tersebut dapat membuat ikan stres dan mati. Kata dia, ikan cupang memiliki sifat teritorial, yang mana menjadi ditandakan dengan menampilkan keindahan ekor yang dimiliki.Jika ditemukan adanya ikan yang lemas setelah bertanding, ikan tersebut dinilai tidak bagus. Lantas akan diberi nilai minus dalam penilaian.Tri menyebut, animo masyarakat terhadap ikan cupang semakin berkembang sejak 2016. Dibanding 4 atau 5 tahun lalu, sekarang banyak masyarakat yang berminat pada ikan yang berukuran kecil ini. Baik Didi maupun Tri berharap wabah virus segera berakhir. Dengan begitu, lomba yang sebelumnya terlaksana dengan meriah, dapat diselenggarakan lagi.Sumber: PROKAL.com ...
6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik
Ikan Hias

6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik

Jenis ikan mas koki termahal ada banyak. Bagi pecinta ikan hias tentu penting mengetahui jenis ikan mas koki termajal. Ikan mas koki merupakan salah satu jenis ikan hias yang paling banyak dicari oleh para pecinta ikan nusantara bahkan juga mancanegara. Ikan mas koki sangat mudah merawatnya dan ia adalah jenis ikan yang hidup di air tawar. Bentuknya juga lucu-lucu. Apalagi jenis ikan mas koki termahal, pasti lebih menggemaskan. Ada banyak sekali jenisnya, warna, dan bentuknya. Entah itu badan yang menggelembung atau bisa juga matanya yang menggelembung. Lucu sekali bukan?Jenis ikan mas koki termahal lah yang justru sering membuat para pecinta ikan kebingungan untuk memilih saat sedang berada di toko ikan hias. Semuanya sama-sama cantik dan menggemaskan. Jadi tidak heran jika kini semakin banyak penjual ikan hias terutama ikan mas koki ini. Karena selain peminatnya tidak pernah berkurang, dengan harga berapa pun yang ditawarkan tetap banyak yang membelinya.Ikan mas koki ini memiliki warna dasar merah, kuning, dan putih. Ikan ini juga memiliki sirip yang lengkap di seluruh tubuhnya. Selain perut, bentuk kepala ikan mas koki ini sangat menarik, karena terdapat gundukan seperti buah beri atau biasa disebut jaringan daging yang menebal sampai pada bagian pipi. Semua bentuk dasar ikan mas koki ini sama saja, hanya beberapa bagian saja yang membedakannya. Begitu juga dengan jenis ikan mas koki termahal.Mereka memiliki indra penciuman yang cukup tajam, karena mereka hanya bisa mengandalkan indra penciuman daripada mata. Penglihatan mereka tidak begitu tajam bahkan tidak ada yang bisa dipejamkan. Dan ikan mas koki ini juga bukan tipe pemilih makanan, jadi mudah sekali untuk memberi makan ikan mas koki ini. Bahkan jenis ikan mas koki termahal juga makan makanan yang sama dengan ikan mas koki lainnya.Nah berikut penjelasan mengenai berbagai jenis ikan mas koki termahal yang sudah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (8/4).1. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki Fancy PandaSesuai dengan namanya, ikan mas koki panda iki memiliki wajah yang menyerupai panda bahkan warnanya juga. Bentuk tubuhnya bulat, kemudian pada bagian mata, dan siripnya berwarna hitam. Sedangkan badannya berwarna putih dan abu-abu.Namun sayangnya jenis ikan mas koki ini sulit sekali ditemukan di pasaran karena sulit untuk dibudidayakan. Ukuran ikan mas koki ini bisa mencapai 20-30 cm. Sedangkan untuk harga ikan mas koki ukuran 3-10 cm sekitar Rp 100 ribu.2. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki OrandaIkan mas koki ini berasal dari China dan Jepang, bahkan sudah sangat mendunia karena banyak sekali yang mencarinya. Ikan ini memiliki bentuk kepala yang menyerupai mahkota dari buah beri, berwarna merah dengan warna badan putih dominan. Ikan ini juga memiliki sirip di punggungnya. Harga dari ikan mas koki ini Rp 50 ribu untuk ukuran 5-10 cm.3. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki LionheadSesuai dengan namanya, ikan mas koki ini memiliki bentuk kepala seperti kepala singa. Bahkan warna dari kepala ikan ini juga orange loh. Sama seperti ikan mas koki Oranda, ikan mas ini memiliki semacam mahkota yang membuat dia mirip dengan singa.Ikan mas koki ini tidak memiliki sirip di punggungnya sehingga akan mudah sekali untuk mengenalinya. Untuk ukuran ikan mas koki ini bisa mencapai 10-16 cm. Sedangkan untuk warnanya juga sebenarnya beragam, ada warna kuning pucat menyerupai orange, putih, dan merah. Harganya sekitar Rp 50 ribu dengan ukuran 5-7 cm.4. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki Insang Keriting atau The Curled-GillSesuai dengan namanya, ikan mas koki ini memiliki bentuk insang yang terbalik, sehingga membuat ikan iki sangat berbeda dengan jenis ikan yang lain. Nama lainnya adalah Reversed-Gill Goldfish.Insang yang dimilikinya terbalik, warna tubuhnya silver menyerupai orange, dan ekornya juga berbentuk seperti kipas. Dengan ciri yang seperti inilah kemudian ikan mas koki ini menjadi primadona para pecinta ikan nusantara maupun mancanegara. Harganya sekitar Rp 50 ribu dengan ukuran 7-10 cm.5. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki Mackerel atau TamasabaIkan mas koki ini berasal dari Jepang dengan nama lain Sabao. Bentuk dan warnanya juga unik karena tidak sama dengan ikan mas koki yang lain. Ikan ini memiliki bentuk bulat dan ekor serta sirip yang lebih panjang. Bahkan ekornya juga hanya ada satu layer, tidak banyak seperti ikan mas koki yang lain. Harga ikan mas koki ini sekitar Rp 45 ribu dengan ukuran 5-10 cm.6. Jenis Ikan Mas Koki Termahal: Ikan Mas Koki Teleskop Putih atau The White Telecop Meskipun ada juga ikan mas koki Teleskop berwarna hitam, tetapi yang paling banyak dicari adalah ikan mas koki Teleskop berwarna putih. Ukurannya bisa mencapai 20 cm atau 6 inci. Harganya untuk ikan mas koki ukuran 5-10 cm sekitar Rp 40 ribu.Sumber: Liputan 6 ...
Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang
Ikan Hias

Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang

Sudah sejak lama daun ketapang digunakan sebagai salah satu bahan untuk meningkatkan mutu ikan cupang. Manfaat utamanya bagi ikan cupang adalah sebagai penyembuh yang efektif. Alih-alih menggunakan bahan kimia, Anda sebaiknya menggunakan daun ketapang yang diolah untuk menyembuhkan ikan cupang yang terluka.Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang1. Menurunkan pH AirMenurunkan pH Air: Bagi ikan cupang, pH air yang sesuai untuk hidup dengan baik berkisar 6,2 ~ 7. Dengan penambahan air olahan daun ketapang maka pH air tinggi bisa menjadi stabil.2. Membantu Membasmi JamurMembantu Membasmi Jamur: Jika ikan cupang Anda terinfeksi jamur maka menambahkan air olahan daun ketapang akan membuatnya cepat sembuh.Baca juga: Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes3. Mengobati Luka Setelah Perkelahian / PemijahanMengobati Luka Setelah Perkelahian / Pemijahan: Perkelahian antar ikan cupang jantan, akan menyisakan luka dari yang biasa sampai sangat serius. Sedangkan pada pemijahan, ikan cupang betina akan luka-luka ketika dihajar ikan cupang jantan.Luka pada ikan cupang bisa disembuhkan dengan cepat dengan menambahkan air olahan daun ketapang. Cara ini telah lama terbukti berkhasiat di kalangan pecinta ikan cupang.4. Menyerap Racun pada AirMenyerap Racun pada Air: Terkadang ikan cupang yang terlihat sehat-sehat saja bisa mati mendadak. Hal ini seringkali terjadi karena penggunaan air yang tidak sehat pada wadah soliter ikan. Pendeteksian air beracun yang mengandung logam berat tidaklah mudah. Anda harus memiliki peralatan pendeteksi air.Penggunaan air daun ketapang yang dicampurkan pada air hidup ikan cupang akan membuat kadar racun menurun. Tannin berfungsi menyerap kandungan logam berat dan zat beracun lainnya pada air.Baca juga: Lomba Ikan Cupang Digelar Online5. Mengurangi Stress Pada Ikan dan Membuat Sisik Ikan Semakin BersinarMengurangi Stress Pada Ikan dan Membuat Sisik Ikan Semakin Bersinar: Tannin pada daun ketapang bisa mengurangi stress pada ikan. Penggunaan tannin pada ikan cupang akan membuat sisiknya menjadi lebih bersinar. Selain itu, banyak yang mengatakan ikan laga cupangnya menjadi lebih kekar dan kuat karena penggunaan daun ketapang. Sebenarnya masih banyak lagi kegunaan daun ketapang untuk ikan cupang. Tapi manfaat utamanya yaitu penyembuhan, perawatan, serta dukungan untuk memperkuat ikan cupang.Sumber: Trubus LifeTentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...
Sistem Plasma Ikan Hias
Ikan Hias

Sistem Plasma Ikan Hias

Berbagai upaya  dilakukan pembudidaya ikan hias demi meningkatkan produksi yang berujung pada pemenuhan kebutuhan pasar, salah satunya dengan sistem plasmaIndonesia merupakan salah satu produsen ikan hias terbesar di dunia, berbagai negara tujuan yang menjadi pelanggan tetap adalah Amerika, Jepang, Eropa dan lainnya. Tak hanya pasar Internsional permintaan pasar domestik pun semakin banyak berdatangan. Hal tersebut dirasakan Aas Fuadah selaku pembudidaya ikan hias jenis discus di Kota Bekasi-Jawa Barat (Jabar). Ia ungkapkan banyaknya permintaan ikan hias dalam negeri membuat para pembudidaya berpikir bagaimana caranya mengelola pola produksi. Yang otomatis membuat permintaan pasar bisa terpenuhi. Tingkatkan Suplai dengan PlasmaDitemui di lokasi usahanya, Aas menjelaskan upaya yang dilakukan dalam memenuhi permintaan ikan hias. Ada beberapa cara untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berdatangan. Pertama, meningkatkan sarana produksi usaha yang dimiliki. Namun, dengan cara ini umumnya akan terkendala dengan biaya investasi yang besar. Untuk menambah sarana produksi usaha dan luasan area usaha dibutuhkan biaya investasi yang cukup besar. Sehingga pertimbangan ini jarang diambil untuk para pelaku usaha ikan hias. Kedua, peningkatan produksi bisa dilakukan dengan cara membangun plasma. Aas memaksudkan plasma adalah bekerjasama dengan orang lain melalui pemberian beberapa fasilitas dari usaha yang dimiliki, seperti indukan, benih, dan pakan. Nantinya hasil produksi dari plasma tersebut ditampung untuk dijual. “Jika sarana prasarana produksi usaha tidak dapat memproduksi ikan sebanyak permintaan pasar, cari cara lain. Bisa disiasati melalui bekerjasama dengan orang lain. Namun, standar operasional prosedur (SOP) pemeliharaan ikan di bawah pengawasan kita sehingga kualitas ikan terjaga,”tutur Aas kepada TROBOS Aqua. Untuk menjadi pembudidaya plasma ada beberapa aturan yang harus dipenuhi. Aas menjelaskan,  syarat pertama adalah memiliki sarana parasarana yang mendukung untuk usaha ikan. Selanjutnya, membuat kesepakatan model kerjasama antara inti plasma (yang memberi fasilitas) dengan plasma (yang diberikan fasilitas). Model KerjasamaDalam sistem plasma sepeti ini, terang Aas, banyak ragam model yang diterapkan. Model pertama, inti plasma memberikan modal produksi berupa uang. Nantinya, hasil produksi berupa benih ikan hias akan ditampung atau dijual kembali ke inti plasma. Model kedua, ada juga yang memberi modal produksi berupa dipinjamkannya indukan ikan hias secara cuma - cuma. Namun dengan kesepakatan, nantinya ketika benih ikan hias yang dihasilkan mencapai ukuran tertentu tidak boleh dijual kemana-mana selain ke inti plasma.Model ketiga, ada juga yang memberikan modal produksi berupa benih. Yang nantinya plasma akan membesarkan benih hingga mencapai ukuran tertentu lalu diambil kembali oleh inti plasma. “Beberapa macam model tersebut umum diterapkan oleh pembudidaya ikan hias untuk menaikkan jumlah produksinya. Yang terpenting adalah inti plasma bertanggung jawab dalam menampung atau menjual hasil produksi dari plasma sehingga tidak terjadi kerugian di plasma,” himbau Aas.   Selengkapnya baca di majalah TROBOS Aqua Edisi-93/15 Februari – 14 Maret  2020Artikel Asli : Trobos Aqua ...
Cara Bagus Merawat Discus
Ikan Hias

Cara Bagus Merawat Discus

Semakin unik corak tubuh dan warna semakin tinggi pula banderol harga discus  Discus merupakan salah satu ikan hias yang bernilai ekonomis tinggi. Pasalnya ikan hias air tawar satu ini memiliki corak warna yang memanjakan mata. Tak heran harganya mencapai jutaan rupiah per ekornya. Namun, ungkap Aas Fu’adah, breeder (pembudidaya pembenih) discus di Kota Bekasi-Jawa Barat (Jabar), ikan bertubuh bundar pipih ini perlu perawatan khusus agar keindahannya terjaga. Aas ketika ditemui di lokasi usahanya mengatakan, pemelihara discus harus mengetahui bagaimana cara merawatnya dengan baik. Karena jika tidak dirawat dengan baik warna serta motif discus tidak cerah optimal.  “Hal ini yang menjadikan harga discus ini relatif stabil dibanding ikan hias lainnya. Karena tingkat kesukaran yang cukup tinggi dalam merawat discus berkualitas. Tak banyak orang yang berhasil dalam menjalankan usaha budidaya discus karena butuh kedisplinan dan juga perawatan khusus untuk discus,” ungkap Aas yang mendapatkan omzet Rp 100 juta per bulan dari usaha discus.Ikan PilihanDalam wawancara bersama TROBOS Aqua, Aas memberikan tips untuk para hobbyist (penghobi) pemula, atau bahkan pembudidaya yang ingin memelihara atau usaha discus. Sebelum memelihara discus perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya kualitas air di lokasi pemeliharaan, suplai pakan, kualitas ikan yang akan dibeli nantinya. Karena, beberapa poin tersebut akan berdampak fatal jika diabaikan begitu saja. Berbicara mengenai kualitas air, sambungnya, untuk discus akan mengacu kepada pH (derajat keasaman) air. Dimana nilai pH yang nilainya 7-8 lebih tepat untuk pedederan, pembesaran. Sedangkan, untuk lokasi yang nilai pH nya 5,5-6,5 lebih baik melakukan usaha breeding (pembenihan). “Bukan berarti jika di pH 7-8 discus tidak dapat bertelur, tapi hasilnya akan lebih optimal di pH yang lebih rendah,”pungkas Aas. Selanjutnya, jelas Aas, sebelum membeli discus perlu mengamati beberapa bagian anatomi tubuhnya terlebih dahulu. Pegamatan dimulai dari bentuk tubuhnya yang bagus adalah bundar, karena ada juga yang lebih cenderung lonjong, hal tersebut mengurangi keindahan posturnya menjadi tidak proporsional. Kemudian, jika para hobbyist ingin membeli discus yang masih kecil berukuran 2-3 inci, perhatikan bola matanya. Apabila bola matanya lebih besar dan lebih menonjol dari discus lain, pilihlah discus yang lain. Hal tersebut merupakan indikator umurnya sudah tua, namun pertumbuhannya terhambat. Sehingga jika dipelihara akan lambat pertumbuhannya, seharusnya mata tersebut tebentuk ketika ikan sudah besar ukurannya. Dan terakhir adalah warna, menurut Aas, jika discus berjenis ikan warna terang seperti yellow, pigeon, sun merah dan jenis warna cerah lainnya pilihlah yang bersih dari noda titik-titik hitam. Karena akan sukar sekali menghilangkan noda tersebut. Kemudian dengan adanya noda titik-titik hitam tersebut merupakan discus dengan grade (golongan) rendahan. Karena discus berkualitas warnanya akan cerah dan bebas dari noda titik-titik hitam. DisiplinDalam pemeliharaannya, Aas mejelaskan cara merawat discus yang baik, bahwa untuk merawat ikan hias satu ini perlu kedisiplinan tinggi. Sebab, discus tergolong ikan yang cukup sensitif terhadap perubahan lingkungannya. “Apabila discus tidak nyaman dengan lingkungannya maka akan mudah stres yang berujung kematian. Maka dari itu menjaga kualitas air dengan baik merupakan salah satu kunci agar discus bisa tumbuh optimal,”ungkapnya. Ia lanjutkan, disiplin di sini yang dimaksud adalah menjaga kebersihan akuarium. Dimana proses sifon (penyedotan kotoran didasar akuarium) dilakukan secara rutin.   Artikel Asli: Trobos Aqua ...
Genjot Nilai Ekspor, KKP Bidik Kenaikan Produksi Ikan Hias
Ikan Hias

Genjot Nilai Ekspor, KKP Bidik Kenaikan Produksi Ikan Hias

Nilai ekspor ikan hias Indonesia berpeluang untuk terus digenjot. Oleh karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi ikan hias pada tahun ini sebanyak 1,8 miliar ekor. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto menuturkan saat ini share ekonomi ikan hias terhadap nilai ekspor produk perikanan mencapai 0,66%. "Saya kira kita akan mampu genjot produksi. Potensi pengembangan dan varian komoditas bernilai ekonomis tinggi yang besar. Lebih dari 650 jenis ikan hias [air tawar dan asin] ada di perairan kita," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/1/2020).Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perdagangan ikan hias terus mengalami peningkatan. Pada 2012, nilai ekspor ikan hias mencapai US$21,01 juta, sementara pada 2018 mencapai US$32,23 juta.KKP bersama dengan lintas sektoral terkait tengah menyempurnakan peta jalan (roadmap) percepatan industrialisasi ikan hias nasional. Roadmap ini akan memetakan berbagai strategi konkrit yang meliputi percepatan produksi, pengaturan tata niaga, penguatan daya saing dan nilai tambah, investasi, serta perluasan dan penguatan pasar ekspor.Slamet membeberkan selama kurun waktu 2012 hingga 2018, produksi ikan hias nasional tumbuh rata-rata sebesar 5,05% per tahun. Pada 2012, produksi mencapai 938,47 juta ekor dan naik pada 2018 menjadi 1,19 miliar ekor. "Kalau dilihat dari capaian tahun sebelumnya, saya kira target produksi tahun ini sangat realistis," tegasnya.Upaya mencapai target ini didukung dengan telah dikembangkannya secara masal berbagai varian jenis ikan hias seperti clownfish (ikan badut) dan banggai cardinal. Di samping itu, ikan hias saat ini telah menjadi usaha yang sangat menjanjikan di kalangan masyarakat. "Jadi, pemerintah tinggal siapkan regulasi dan memfasilitasi akses apa yang dibutuhkan pelaku usaha, selanjutnya mereka akan berkembang dengan sendirinya," imbuhnya.Berdasarkan hasil survei BPS 2014, pendapatan rumah tangga pembudidaya ikan hias pada 2013 mencapai Rp50,48 juta per tahun atau sekitar Rp4,2 juta per bulan dan merupakan jenis usaha yang memiliki nilai tambah ekonomi paling tinggi."Saya kira ini yang bisa memicu animo masyarakat untuk terjun menekuni budidaya ikan hias," sebut Slamet.Lebih lanjut, KKP akan menyasar pada jenis-jenis ikan hias yang punya pangsa ekspor tinggi. Dia menuturkan ada lima komoditas dominan yang dibudidayakan masyarakat untuk tujuan ekspor, yakni ikan arwana, koi, cupang, gapi, dan manvis. "Belum lagi saat ini kita sudah mulai fokus untuk menggenjot produksi jenis ikan hias air laut utamanya, clownfish," tambahnya.KKP telah menyiapkan langkah konkrit yang fokus utamanya pada peningkatan produksi di hulu, peningkatan nilai tambah, dan daya saing impor.Pada tataran hulu, KKP terus mendorong penerapan inovasi teknologi yang fokus pada peningkatan efisiensi dan produktivitas. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah sistem recirculating aquaculture system (RAS).Sistem ini mampu menggenjot produktivitas hingga 100 kali lipat dibanding konvensional. Paket teknologi RAS ini dapat diadopsi secara massal oleh masyarakat, yakni dengan sistem mini RAS.Di samping itu, penyediaan induk dan benih unggul menjadi fokus yang akan didorong dalam 5 tahun ke depan. Pengembangan varian jenis ikan hias bernilai ekonomis juga dianggap penting. Sementara pada tataran hilir, KKP bersama sektor terkait akan fokus pada perbaikan tata kelola niaga yang lebih efisien khususnya berkaitan dengan masalah distribusi dan biaya logistik yang masih tinggi. "Saya kira masalah logistik ini perlu segera dibenahi. Bila perlu ada insentif khusus bagi komoditas ekspor sehingga nilai tambah ekonominya tidak banyak hilang", tegas Slamet. Slamet juga mengatakan bahwa penguatan kualitas/mutu, branding, dan promosi produk ikan hias, utamanya ikan hias asli Indonesia, perlu didorong. Menurutnya, ini penting untuk menaikan posisi tawar dan daya saing ekspor.Sumber: Bisnis.com ...
Ikan Hias Laut, Balai Budidaya Ambon Kembangkan 14 Varian Nemo
Ikan Hias

Ikan Hias Laut, Balai Budidaya Ambon Kembangkan 14 Varian Nemo

Sebanyak 14 varian ikan nemo telah dikembangkan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ikan hias laut tersebut dikenal dengan sebutan Clownfish (ikan badut).Untuk mendapatkan 14 varian nemo, BPBL Ambon menggunakan teknik kawin silang (cross breeding). Melalui teknik kawin silang dengan induk yang diambil dari alam tersebut telah menghasilkan ragam corak yang indah.Sejauh ini, hasil teknik kawin silang ikan nemo sangat diminati pasar. Varian 14 jenis masing-masing: biak biasa, halfblack, fullblack, black proton, platinum, picasso, snow flake, frosebite, black ice, lightening maroon, black snowflake, balong padang, pellet orange dan pellet pink.BPBL Ambon juga telah berhasil mengembangkan produksi ikan hias jenis Banggai Cardinal Fish (BCF) secara massal di laut. Banggai Cardinal fish termasuk Ikan hias laut endemik yang sebarannya terbatas di perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah.KKP memastikan sektor budidaya ikan hias mampu berkontribusi terhadap peningkatan produksi ikan hias secara nasional.Apalagi spesies ikan hias ini dibudidayakan secara massal dengan mengedepankan prinsip-prinsip akuakultur yang bertanggung jawab. Hal ini tertuang dalam Code of Conduct for Fisheries Responsibility FAO (Food and Agriculture Organization). FAO merupakan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.KKP terus menggenjot Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya untuk meningkatkan inovasi perekayasaan teknologi ikan hias. Antara lain dengan penerapan teknik hormonal, rekayasa lingkungan, teknologi reproduksi dan nutrisi serta metode kultur jaringan. KKP juga memberikan catatan khusus untuk spesies ikan hias yang belum mampu dibudidayakan dan/atau terancam kelestariannya. Spesies ini telah ada mekanisme upaya perlindungan yang diatur melalui CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora).Sumber : darilaut.id ...
KKP Harap Ikan Hias Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Ikan Hias

KKP Harap Ikan Hias Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengharapkan komoditas ikan hias dapat menjadi leading sector atau sektor penggerak utama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan nilai ekspor sektor kelautan dan perikanan nasional. Dikutip dari Antara, KKP menyebutkan di Indonesia, setidaknya ada sebanyak 4.720 jenis ikan baik tawar maupun laut dan 650 spesies di antaranya adalah ikan hias. Potensi ini menjadi nilai strategis bagi Indonesia dalam menggenjot penerimaan negara dari sumber devisa atas ekspor ikan hias. KKP juga mencatat, pada kurun 2015 hingga 2018, produksi ikan hias mengalami peningkatan rata-rata sebesar 13,17 persen per tahun. Sejumlah komoditas ikan hias yang meningkat cukup signifikan yaitu Guppy (82,5 persen), Koki (61,7 persen), Corydoras (38,6 persen), Cupang (16,4 persen) dan Koi (8,9 persen). Sedangkan negara tujuan yang menjadi sasaran utama ekspor komoditas tersebut didominasi ke Jepang, Singapura, Amerika Serikat, China, dan Inggris. Dengan potensi sumber daya ikan hias, KKP bertekad untuk menjadikan Indonesia sebagai negara produsen dan eksportir ikan hias terbesar di dunia. Namun tentu saja dalam pengembangannya harus tetap melakukan perlindungan dan pelestarian. Selama ini KKP telah memastikan sektor budidaya ikan hias mampu berkontribusi terhadap peningkatan produksi ikan hias secara nasional, apalagi spesies ikan hias dibudidayakan secara massal dan dilakukan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan prinsip-prinsip akuakultur yang bertanggung jawab sebagaimana tertuang dalam Code of Conduct for Fisheries Responsibility FAO. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan negara akan hadir dan memfasilitasi para pembudidaya ikan hias nasional mengingat potensi besar bidang tersebut. Edhy Prabowo menyampaikan hal tersebut saat membuka pameran ikan hias Nusatic 2019 di ICE BSD Tangerang, Jumat (29/11), di mana ia menilai pameran semacam itu akan dapat mendorong kebangkitan industri perikanan budidaya khususnya ikan hias. "Memang KKP belum begitu melakukan program intensif di sektor ini. Ke depan akan kami optimalkan. Padahal berdasarkan data, ikan hiaslah yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cukup besar di sektor ikan budidaya," kata Menteri Kelautan dan Perikanan. Oleh karena itu, politisi Partai Gerindra itu akan terus menggandeng seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bisa mengembangkan industri ikan hias. Hal itu juga dilakukan agar ia bisa menyerap aspirasi pembudidaya untuk mengidentifikasi masalah dan melakukan pengembangan yang lebih baik. Tingkatkan Ekspor Ikan Hias Sebagaimana diwartakan, KKP fokus dalam meningkatkan ekspor komoditas ikan hias karena masih banyak peluang yang bisa dioptimalkan guna melesatkan nilai ekspor komoditas tersebut. "Ekspor ikan hias Indonesia sangat potensial untuk ditingkatkan, dan peningkatan ekspor ikan hias bisa tercapai salah satunya dengan dukungan peningkatan efisiensi dan efektivitas transportasi udara," kata Sesditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Berny A Subki. Ia menyampaikan bahwa data ekspor ikan hias Indonesia pada tahun 2018 mencapai angka 343,6 juta dolar AS dan masuk lima besar eksportir ikan hias dunia bersama Jepang, Singapura, Spanyol dan Ceko. Adapun sebagai negara importir terbesar adalah Amerika, China, Inggris, Jepang dan Perancis. Menurut dia, beberapa kendala masih dihadapi oleh industri ikan hias nasional, antara lain logistik dan transportasi ikan hias serta pengawasan dan penegakan hukum. Khusus pada aspek logistik, permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha ikan hias diantaranya adalah kenaikan biaya kargo transportasi udara, khususnya pada rute domestik serta tingginya tarif surcharge di bandara.Sumber: Liputan 6 ...
Sosialisasi Teknologi Budidaya Ikan Cupang Alam
Ikan Hias

Sosialisasi Teknologi Budidaya Ikan Cupang Alam

Perhatian masyarakat Indonesia pada ikan cupang alam sangat minim, padahal permintaan ikan jenis ini sangat tinggi di luar negeri. Terlebih Indonesia adalah produsen ikan cupang alam terbesar di dunia.Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Maman Hermawan menyatakan salah satu ikan cupang alam yang berpotensi besar dikembangkan adalah Betta channoides endemik Kalimantan Timur, yang sudah ditemukan teknologi budidayanya.Ikan ini memiliki bentuk kepala seperti ular, mirip dengan kepala ikan gabus (Channa sp.), dan merupakan ikan endemik Kalimantan Timur. Ikan ini cukup populer karena warnanya yang menarik. Jantan berwarna merah kecoklatan bergaris putih pada siripnya, sementara betinanya berwarna lebih pucat. Ikan cupang dewasa jenis ini  bisa mencapai panjang 5 cm.Teknologi budidaya Betta channoides ditemukan oleh UPT dari Badan Riset dan Sumberdaya Manusia (BRSDM) Kelautan dan Perikanan - Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Depok bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Depok.Agus Priyadi, Peneliti BRBIH menjelaskan ikan cupang alam (Betta channoides) merupakan kategori ikan mouth breeder, yaitu ikan yang telurnya dierami secara alami di mulut hingga menetas dan menjadi larva selama kurang lebih 10 – 15 hari. Namun dalam proses budidaya, larva akan dikeluarkan dari mulut induk jantan dengan cara pengocokan pada hari 6 – 8 pengeraman.Meskipun tidak alami, jumlah larva yang didapatkan lebih banyak dan sintasan larva dapat bertahan hingga 80%. Jika larva dibiarkan dalam mulut induk pejantan hingga 15 hari, jumlah larva yang diperoleh semakin rendah, meskipun sintasannya lebih tinggi. Dan jika dikalkulasikan secara ekonomi maupun secara teknis, pengambilan larva melalui intervensi jauh lebih tinggi hasilnya dibanding dengan membiarkan larva dimuntahkan secara alami.“Hal-hal sederhana seperti inilah yang coba dijelaskan secara ilmiah dalam riset yang kami lakukan. Nampaknya simpel, namun butuh ketelatenan, kesabaran dan keuletan dalam melaksanakan riset agar didapatkan hasil serta data yang valid dan kredibel,” ungkap Agus Priyadi.Maman Hermawan meminta kepada peneliti BRBIH berupaya agar pengetahuan dan teknologi yang telah dikuasai dapat ditransfer ke stakeholder. “Keberhasilan ini sangat bermanfaat untuk disebarkan ke masyarakat khususnya di wilayah Depok bahkan di berbagai daerah,” tutur Maman Hermawan pada rilis Teknologi Budidaya Ikan Hias Cupang Alam (Betta channoides) Endemik Kalimantan Timur di UPTD Balai Benih Ikan Duren Mekar - Depok pekan lalu.Dia pun berharap, desa Duren Mekar, kecamatan Bojongsari - Depok dapat menjadi inkubator bisnis ikan hias serta menjadi program percontohan pelatihan masyarakat dalam membudidayakan ikan hias.Kepala BRBIH, Idil Ardi, menerangkan bahwa kegiatan uji coba budidaya  ini dimulai pada bulan Mei 2019 - November 2019 dengan menyerahkan 30 pasang induk dan perlengkapan budidaya kepada 3 pembudidaya, yaitu Jaenudin, Jumono dan Albert yang berada di bawah bimbingan Balai Benih Ikan Kota Depok.Sejak awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan, para pembudidaya pun mendapatkan bimbingan tentang teknik budidaya ikan Betta channoides oleh peneliti BRBIH. Dengan bermodalkan benih sebanyak 30 pasang, tiga pembudidaya tersebut telah menghasilkan sebanyak 268 larva per November 2019 dan terus bertambah hingga hari ini. “Hal tersebut membuktikan bahwa para pembudidaya telah berhasil mengadaptasikan teknologi budidaya ikan hias cupang alam ini dan telah menghasilkan larva dan benih,” tutur Idil.Kegiatan ini pun didukung Walikota Depok, Mohammad Idris. Pihaknya mengatakan bahwa Kecamatan Bojongsari menjadi tempat yang strategis untuk mengembangkan budidaya ikan hias, karena terdapat 12 Pokdakan Ikan Hias, dari 35 Pokdakan yang tersebar di seluruh Kecamatan Kota Depok.“Potensi budidaya ikan hias di Kota Depok sangat luar biasa dari sisi peningkatan perekonomian masyarakat. Ini juga menjadi ladang atau media untuk menyukseskan program pariwisata Kota Depok. Saya berharap Depok bisa menjadi produsen ikan hias yang luar biasa. Tentunya hal ini tidak akan berjalan tanpa adanya kerja sama dari setiap pemangku kepentingan,” ungkap Idris.  Artikel Asli : Trobos Aqua ...
Budidaya Clownfish Sistem Resirkulasi Skala Rumah Tangga
Ikan Hias

Budidaya Clownfish Sistem Resirkulasi Skala Rumah Tangga

Disebut-sebut sebagai usaha yang menjanjikan keuntungan, budidaya ikan hias jenis clownfish skala rumah tangga dengan sistem resirkulasi mampu menghasilkan limpahan rupiah. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto pada Senin (29/10) menyatakan  teknologi recirculation aquaculture system (RAS) ini mampu menggenjot produktivitas budidaya ikan hingga 100 kali lipat dibanding teknologi konvensional.Khusus untuk ikan hias, KKP telah membangun instalasi RAS modern berkapasitas tinggi di BPBL Ambon. Sementara pada level masyarakat teknologi mini RAS atau resirkulasi skala rumah tangga juga telah diaplikasikan kepada masyarakat pembudidaya ikan hias, terutama di Ambon.Kepala BPBL Ambon, Tinggal Hermawan menjelaskan institusinya telah berhasil mengembangkan berbagai komoditas unggulan diantaranya : ikan hias clownfish berbagai varian (Amphiprion sp) yang telah dikenal oleh para penghobi ikan hias di seluruh Indonesia. Ikan hias clownfish produksi Ambon dikenal memiliki aneka ragam corak dan warna sehingga bernilai jual tinggi.Untuk jenis ikan konsumsi, lanjut dia, budidaya ikan bubara / kuwe (Caranx sp) sebagai salah satu komoditas unggulan baru. Ikan konsumsi ini berhasil dikembangkan dan diproduksi secara massal oleh BPBL Ambon, menyusul ikan kakap putih (Lates calcarifer), serta bibit rumput laut kultur jaringan (Kappaphycus alvarezii).Analisa EkonomiDiuraikannya, biaya investasi pembuatan system RAS senilai Rp 6.800.000,-, modal pembelian benih sekitar Rp 1.562.500,-, operasional pakan selama 6 bulan pemeliharaan Rp 600.000,- dan biaya listrik selama 6 bulan sekitar Rp 600.000,-. Omzet penjualan budidaya ikan hias dalam satu siklus/6 bulan senilai Rp 15.000.000,-. Keuntungan bersih yang diperoleh pembudidaya pada siklus pertama sekitar Rp 12.237.500,- ungkapnya. Sehingga pada panen siklus kedua, pembudidaya sudah dapat menutup biaya investasi instalasi RAS.Selain budidaya ikan hias, Tinggal menjelaskan, budidaya rumput laut juga tidak kalah menjanjikan, menurutnya, untuk mengawali usaha budidaya rumput laut diperlukan investasi sekitar 4,7  Juta per unit ukuran 20 m x 25 m. Hal itu diperuntukan untuk penyediaan sarana berupa tali pemberat PE, tali jalur, tali ikat bibit, pelampung diameter 30-40 cm dan pelampung kecil. Dengan estimasi panen sekitar 600 Kg/siklus (45 hari) dan harga jual bibit basah Rp. 10.000 maka akan diperoleh omzet usaha sebesar 6 juta/siklus atau keuntungan bersihnya sekitar 4,8 juta per siklus. "Dengan kondisi dan potensi perairan yang cukup baik, pengembangan budidaya rumput laut di timur Indonesia menjadi hal yang menjanjikan. Ini sangat potensial untuk membantu peningkatan kesejahteraan pembudidaya,” ungkap Tinggal.Artikel Asli : Trobos Aqua ...
KKP Dukung Bogor Jadi Pusat Ikan Hias Terbesar di Indonesia
Ikan Hias

KKP Dukung Bogor Jadi Pusat Ikan Hias Terbesar di Indonesia

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) berharap cita-cita Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi pusat ikan hias terbesar se-Indonesia dapat terwujud. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal PDSPKP di puncak acara Bursa dan Kontes Ikan Hias Louhan, di Ruang Pameran Raiser Ikan Hias, Bogor, Jawa Barat (27/10).“Kegiatan serupa untuk jenis ikan hias lainnya juga diharapkan dapat dilaksanakan setiap bulannya, sehingga cita cita Kabupaten Bogor menjadi pusat ikan hias terbesar se-Indonesia dapat terwujud,” tutur Agus Suherman.Ia juga berharap agar komunitas-komunitas ikan hias yang ada terus meningkatkan semangatnya dalam pengembangan dan memajukan pasar ikan hias Indonesia.Kegiatan selama tiga hari mulai 24 hingga 27 Oktober 2019 ini diselenggarakan atas kerjasama Direktorat Jenderal PDSPKP dengan Djoak Flowerhorn United Indonesia- Depok Bogor Sukabumi (DUFI-DBS). Kontes ikan ini menampilkan 278 ikan louhan untuk memperebutkan piala Grand Champion Direktur Jenderal PDSPKP.Guna memberikan edukasi meningkatkan kecintaan terhadap ikan hias di kalangan anak muda, pelajar dan pramuka turut menghadiri kegiatan tersebut.“Kehadiran adik-adik pelajar dan pramuka saya rasa tepat sekali. Kita mengajak adik-adik pramuka sebagai edukasi bagi kalangan muda,” ungkap Agus Suherman.Hadir dalam puncak acara Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Siti Farikha, para pejabat lingkup Direktorat Jenderal PDSPKP, dan komunitas ikan hias lainnya.Dalam kesempatan tersebut, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, menyampaikan pihaknya menyambut baik dan mendukung segala bentuk kegiatan KKP khususnya untuk kegiatan yang ada di Raiser Ikan Hias Cibinong.“Ke depannya, rencana LIPI akan membangun sebuah pusat riset hayati yang terintegrasi di kawasan Cibinong dan bisa dikolaborasikan,” tutur Laksana.Lebih lanjut ia mengungkapkan, pusat riset hayati yang akan dibangun jauh lebih luas daripada Puspitek Serpong, di mana di dalamnya terdapat edukasi organisme lengkap dengan segala specimen hayati yang dapat dipelajari dan dilihat langsung masyarakat.Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Siti Farikha menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan Bursa dan Kontes Ikan Hias yang diselenggarakan di Raiser Cibinong.“Kegiatan ini selaras dengan rencana Kabupaten Bogor yang ingin menjadikan trademark sebagai daerah Pusat Ikan Hias,” ujar Siti.Dalam puncak acara Bursa dan Kontes Ikan Hias Louhan, Direktur Jenderal PDSPKP Agus Suherman menyerahkan Piala Grand Champion kepada ikan louhan milik Alenk Lim (Tank 222) dan Piala Best Player kepada Saudara Nunu yang memiliki nilai tertinggi dan ikan terbanyak. Sementara, Young Champion diberikan kepada Yudha RSC (Tank 125), piala Baby Champion kepada Alenk Lim (tank 222), serta Piala Little Champion kepada Pedro (tank 042).Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (BBP2HP) Wahidin, menjelaskan penentuan pemenangan dilakukan dengan melakukan penilaian atas keindahan ikan louhan yang dilihat dari ukuran kepala, wajah, bentuk tubuh, tanda garis di tengah tubuh (marking), banyak tidak bintik-bintik mutiara di tubuh (pearl), kecerahan warna, hingga sirip perut dan ekor (finnage).“Semua kriteria penilaian akan mempengaruhi overall impression untuk menentukan sang juara,” ungkap Wahidin. Terkait dengan ekspor ikan hias, BPS mencatat total nilai ekspor ikan hias Indonesia pada tahun 2018 sebesar USD 32,2 juta, meningkat dibanding tahun 2017 sebesar USD 27,6 juta. Adapun negara pengimpor ikan hias terbesar dari Indonesia berturut turut adalah China, USA, Jepang, Singapura, dan Inggris.Sumber : KKP News ...
Nusatic 2019, Pameran Ikan Hias Kembali Digelar pada 29 November - 1 Desember
Ikan Hias

Nusatic 2019, Pameran Ikan Hias Kembali Digelar pada 29 November - 1 Desember

Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi mendukung penyelenggaraan event pameran ikan hias Nusatic 2019 di ICE BSD, Tangerang, pada 29 November - 1 Desember mendatang. Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Hayati Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Andri Wahyono mengatakan event tersebut diharapkan dapat menghidupkan perekonomian di masyarakat yang terlibat di dalam pengembangan ikan hias, dari skala kecil, menengah, hingga besar. “Semoga juga nanti value dan transaksi di dalamnya juga semakin besar, intinya semoga tahun ini semakin bergairah.  Dan hal inilah nantinya yang akan bisa menghidupkan ekonomi kecil, menengah, sampai ke industri besar. Kami harapkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk nanti dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya, Kamis (24/10/2019). Andri menjelaskan sejak pertama digelar pada 2016, pameran ikan hias Nusatic selalu mendapatkan animo besar dari para peserta maupun pengunjung. Menurutnya hal ini tidak terlepas dari publikasi media, serta gelaran Nusatic sendiri yang semakin menarik dari tahun ke tahun. Kendati begitu, menurut Andri, dukungan dari kementerian lain pun masih sangat diperlukan. “Selain publikasi media kami juga ingin peran dari berbagai pihak, seperti dari Kemenkominfo melalui berbagai media di bawah kendali Kemenkominfo dan juga teman-teman dari Kemenhub, misalnya nanti promo di kereta, kapal laut dan lainnya. Tahun ini kita memakai 3 hall, dulu  hanya 2 hall, dan nanti kontennya akan lebih banyak dari tahun sebelumnya, seperti Aquascape, Agro dan Kontestasi Ikan Hias juga akan lebih banyak,” tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Sugiharto, Direktur Nusatic, menuturkan pameran ikan hias Nusatic ini adalah pameran ikan hias terbesar di dunia. Bahkan negara Singapura yang pernah mengadakan event serupa, kata dia, tidak mampu melanjutkan dan tenggelam dengan sendirinya. “Nusatic ini menjadi pameran ikan hias terbesar di dunia, kenapa terbesar? Karena kita memiliki 9 macam pertandingan ditambah dengan 4 varietas tambahan, jumlah macam ikan tahun ini lebih dari 5.000 ekor ikan, baik itu masuk dalam perlombaan maupun ikut dalam eksibisi. Singapura pernah mencoba event serupa dengan nama Aquasinga. Tetapi Aquasinga tidak berlanjut, namun Nusatic berlanjut. Ini momen untuk kita agar jangan sampai Nusatic ini tenggelam, marilah kita dukung Nusatic ini menjadi berkelas Internasional,” katanya.Sugiharto melanjutkan, Nusatic sangat potensial untuk menjadikan ikan hias Indonesia menjadi nomor satu di dunia. Dia juga optimis bahwa keberadaan event ini mampu menciptakan berbagai Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terkait. “Untuk Nusatic ini kami ingin ikan hias Indonesia menjadi nomor satu di dunia, ikan hias juga mampu menciptakan UMKM-UMKM. Menurut data statitistika, dari ikan hias masyarakat bisa mendapat penghasilan Rp 30 juta – Rp 50 juta dari usaha ikan hias di komunitas masyarakat, inilah value yang terbesar, potensi ikan hias di Indonesia masih sangat besar. Untuk itulah mari kita bergandengan tangan agar pasar ikan hias internasional bisa direbut oleh Indonesia, karena alam Indonesia sangat mendukung,” jelasnya.  Sebagai informasi, tiket masuk Nusatic 2019 akan ditangani oleh PT Melon melalui Tiketapasaja.com. Tiket akan mulai dijual pada tanggal 30 Oktober 2019 sejak pukul 15.00 sore dengan harga sebesar Rp30.000 per orang. Selain bisa didapatkan di Tiketapasaja.com, calon pengunjung juga dapat membeli tiket di lokasi. Nusatic 2019 memiliki serangkaian acara menarik yang menghadirkan beberapa komunitas ikan hias di seluruh Indonesia, acara tersebut antara lain, 6th ACI CUP 2019, Lou Han Final League 2019, 11th Discuss Contest, Aquascape Nusatic 2019, 16th All Indonesian KOI Show, All Indonesia Gold Fish Competition, 4th Indonesia Kill Fish Association Convention, The Ultimate International Betta Show, The 4th Indonesia International Guppy Show, 1st Manvish Exhibition hingga perebutan Piala Presiden Republik Indonesia.Dalam event ini juga akan ada seminar dan transfer knowledge mengenai cara memelihara ikan hias dengan baik, dan bagaimana mencetak varietas-varietas baru. Nusatic 2019 ini pun akan didukung dengan acara yang diselenggarakan oleh Trubus Group dalam memamerkan tanaman hias dan produk agro living yang inovatif, organic dan menarik. Trubus Group akan menggelar event bertajuk Trubus Agro Expo ini selama 3 hari dan bersamaan dengan gelaran Nusatic 2019. Pameran ini akan mempersembahkan aneka produk dan kegiatan yang berkaitan dengan pertanian secara luas, olahan berbasis produk pertanian, pet (binatang peliharaan) yang akan jadi tren pada 2020. Sumber :  Bisnis.com ...
Hilirisasi Inovasi Teknologi Ikan Hias
Ikan Hias

Hilirisasi Inovasi Teknologi Ikan Hias

Science Innovation Business Matching (SIBM) bertema 'Inovasi Pakan Ikan Hias untuk Peningkatan Daya Saing' digelar pada 2 – 4 Oktober 2019 untuk hilirisasi hasil riset inovasi budidaya ikan hias.SIBM digelar oleh Balai Riset Budidaya Ikan Hias - Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja, menyatakan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Indonesia memiliki 4.700 spesies ikan hias. Pada 2015 hingga 2018, volume ekspor ikan hias Indonesia tercatat sudah mencapai 257.862.207 ekor. Pada tahun 2018, berdasarkan data trade map, nilai ekspor ikan hias Indonesia pun mencapai USD 27,61 juta dan merupakan nilai ekspor ikan hias tertinggi dalam enam tahun terakhir.“Ini merupakan kesempatan, dengan potensi alam yang bagus, peluang bisnis yang bagus, yang dibutuhkan tinggal teknologi inovasinya. Ini merupakan ranah peneliti kami untuk menghasilkan terobosan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan hias,” tutur Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja.Sjarief juga mendorong para peneliti dengan melibatkan masyarakat, untuk dapat  menginventaris jenis ikan hias di Indonesia, melalui aplikasi Aquarium Indonesia, yang juga merupakan hasil inovasi BRSDM. Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir. Pihaknya menyampaikan bahwa potensi alam di Kapuas Hulu sangat luar biasa, hingga ditetapkan sebagai Cagar Biosfer. “Kami menyadari pentingnya inovasi teknologi untuk percepatan pembangunan bidang budidaya di masa-masa yang akan datang. Kami sangat mendorong dan menyambut  baik segenap gagasan dan kerja sama bersama dengan BRSDM. Karena dalam membangun daerah perlu adanya dukungan dari pemerintah pusat. Melalui kerja sama ini  kami ingin  mengembalikan kejayaan ikan belida seperti 20 tahun lalu. Dengan  teknologi dan riset BRSDM, saya berharap dapat mensejahterakan masyarakat Kapuas Hulu,” tutur Nasir.Pada kesempatan itu juga dilaksanakan Perjanjian kerjasama antara BRBIH dengan PT Nutricell Pasific, terkait dengan pengembangan suplemen pakan untuk akuakultur; Kerjasama juga dijalin dengan Dinas Perikanan Ka. Kapuas Hulu terkait Pengembangan riset dan sumber daya manusia kelautan dan perikanan di Kabupaten Kapuas Hulu. BRSDM KP juga menggandeng Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat dan Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian, terkait dengan pemanfaatan varietas rosella herbal (Hisbiscus sabdariffa var sabdariffa) dalam penelitian nutrisi dan pakan ikan hias.Kepala Pusat Riset Perikanan, Waluyo Sejati Abutohir, menyampaikan bahwa dalam SIBM, BRBIH turut merilis lima inovasi baru. Inovasi pertama yakni Pakan Ikan Hias – Ashanti, yang merupakan pakan dengan kandungan astaxanthin yang telah teruji. Kedua, SuperGold Powder, yang merupakan suplemen pakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias yang terbuat dari bunga marigold yang ditujukan untuk pabrik pakan ikan / feedmill.Inovasi ketiga yakni Serum SuperGold, merupakan larutan yang disemprotkan ke pakan  untuk meningkatkan kualitas warna ikan hias. Produk ini diharapkan dapat membantu pembudidaya ikan skala kecil dan pemilik ikan hias. Keempat yakni, OFish’Dokter : kit untuk mendeteksi kandungan karotenoid di dalam pakan ikan hias. Inovasi kelima adalah big data tanaman hias air, yakni website tanaman hias air Indonesia, dilengkapi dengan barcoding dari masing-masing tanaman hias yang jika di klik akan memunculkan data dari masing-masing jenis tanaman. Artikel Asli : Trobos Aqua ...
Tips Mengirimkan Ikan Hias ke Luar Negeri
Ikan Hias

Tips Mengirimkan Ikan Hias ke Luar Negeri

Hadirnya media online membuka pasar ikan hias lebih luas didukung proses pengiriman yang kian Seolah memanjakan mata dikala memandangi akuarium yang dihias sedemikian rupa dan diisi ikan-ikan hias eksotis. Terlepas dari itu semua, ikan hias yang bisa masuk akuarium bisa jadi telah melalui perjalanan panjang. Bisa saja lintas kota, atau lintas pulau, atau bahkan ikan hias yang saat ini kita pelihara bisa jadi berasal dari negara lain. Sulit bagi kita orang awam membayangkan, bagaimana sebenarnya proses pengiriman ikan hias yang bisa ke negara-negara di luar Asia, seperti Amerika Serikat (AS), Meksiko, Prancis, dan negara-negara di eropa. Hal ini dijelaskan oleh Joty Atmajaja selaku transhipping service (jasa pengiriman ikan) dalam negeri, bahwa sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengirim ikan ke berbagai belahan penjuru dunia. Hanya terkadang penjual ikannya saja yang kurang menggali informasi akan hal tersebut.Penjualan OnlineMenurut Joty yang pernah menjadi Pembudidaya Ikan Cupang, hadirnya media sosial atau media online saat ini sebagai penjual ikan bisa dengan mudah mengakses pasar internasional. Bahwa dahulu sulit sekali untuk mengirim ikan keluar negeri, namun kini dengan mudahnya tidak terpaku pada kuantiti, penjual kini bisa memasarkan dan mengirim ikannya melalui jasa transhipper. Untuk media penjualannya bisa melalui media-media sosial yang umum digunakan saat ini.Sebagai pembudidaya cupang asal Depok, Jawa Barat, Lazzuardi Arrazi mengatakan bahwa memang saat ini banyak sekali permintaan akan ikan hias Indonesia ke luar negeri, terlebih lagi AS sebagai negara tujuan langganan pengiriman cupang atau guppy. Kini mudah saja sebagai pembudidaya atau penjual cupang yang ingin memasarkan ikannya tidak perlu memikirkan kios. Lazuardi mengungkapkan, zaman sekarang rata-rata semua orang memiliki ponsel pintar dilengkapi kamera, tinggal membuat akun media sosial. Kemudian mengambil gambar ikan-ikan kita dan diunggah di salah satu forum jual beli internasional secara rutin. Dengan demikian calon pembeli dari berbagai penjuru dunia dapat melihat ikan kita.“Memang awalnya bagi pemula yang mau mengirimkan terdengar agak berbelit-belit, akan tetapi jika sudah dilalui ternyata mudah. Sebagai pemula mungkin bingung mau memulai dari mana, silahkan bertanya kepada pembudidaya yang lebih senior ataupun di media sosial pun bisa dilihat cara-caranya,” beber Lazuardi yang telah memulai usahanya sejak 2008. Ia menambahkan, jika ingin memulai untuk berjualan di forum-forum jual beli ikan yang berisikan calon pembeli, perhatikan jam-jam kita mengunggah foto atau video ikan yang  ingin dipasarkan. Karena bisa saja saat kita unggah dengan harapan langsung dilihat, yang ada malah di jam istirahat mereka. Maka dari itu sesuaikan waktunya, semisal jika kita mengunggah ke forum jual beli cupang AS, biasanya penjual mengunggahnya di malam hari, karena perbedaan waktu dengan AS cukup jauh. Prosedur PengirimanJoty mengatakan, dalam mengirim ikan keluar negeri khusus nya ikan hias seperti guppy dan cupang ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar ikan selamat sampai tujuan. Tahapan tersebut meliputi persiapan teknis dan juga persiapan administratif.  Tahapannya, lanjut Joty, pertama perhatikan mengenai jadwal pengiriman yang telah diinfokan transhipper,  selanjutnya minta formulir yang harus diisi kepada transhipper. Dengan tujuan biodata penerima dan pengirim terekam dengan jelas, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengiriman nantinya.Artikel Asli : Trobos Aqua ...
Aplikasi untuk Menjaga dan Merawat Ekosistem Ikan Hias di Indonesia
Ikan Hias

Aplikasi untuk Menjaga dan Merawat Ekosistem Ikan Hias di Indonesia

Dunia Ikan hias Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Minat terhadap ikan hias terbukti semakin tinggi. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dalam periode 2014-2017, dalam periode 3 tahun volume ikan hias yang dilalulintaskan antar provinsi di Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 27,51 persen pertahun.Pertumbuhan lalu lintas tertinggi terjadi pada komoditas ikan hias air laut, dimana rata-ratanya mencapai 69,64 persen pertahun. Sementara lalulintas ikan hias air tawar pertumbuhannya mencapai 29,06 persen per tahun.Salah satu penyebab semakin pesatnya pertumbuhan lalu lintas ikan hias di Indonesia adalah karena semakin baiknya pemahaman masyarakat Indonesia tentang fungsi dan nilai keekonomian ikan hias.Selain berfungsi utama sebagai penghias dan ornamen yang membuat rumah semakin indah, ikan hias juga mampu menjadi terapi untuk berbagai jenis masalah kesehatan yang diderita oleh masyarakat urban. Dan yang terpenting adalah saat ini ikan hias menjadi salah satu komoditas non-eatable.Karena nilai pertumbuhan lalu lintas ikan hias yang sangat tinggi, mengakibatkan bertambahnya jumlah transaksi dan nilai ekonomi yang berangsur membesar setiap tahun. Sampai dengan semester pertama 2019, 64 persen transaksi retail ikan hias masih menggunakan saluran transaksi yang tidak terverifikasi, baik melalui media sosial maupun pesan instan.Dampaknya, 98.6 persen dari pembeli ikan hias mengalami kekecewaan dalam melakukan transaksi retail ikan hias. Rasa kecewa yang biasanya muncul sebagian besar didominasi oleh masih kurangnya kejujuran dari penjual ikan hias untuk menyampaikan kebenaran kondisi ikan hias yang hendak dijual kepada pembeli.Kehadiran marketplace di Indonesia dinilai masih kurang mewakili kebutuhan transaksi ikan hias. Komponen transaksinya dinilai belum memenuhi spesifikasi yang diharapkan oleh penghobi dan pembudidaya ikan hias yang selama ini melakukan transaksi.Ekosistem yang sehat dan kuat bukan hanya terbentuk dari kenaikan jumlah transaksi dan nilai ekonomi yang membesar, ekosistem yang sehat dan kuat akan terbentuk dari keinginan dan kemauan yang serius dari seluruh komponen yang ada.Menurut Danang Prima, selaku Founder dari satuair, masalah terbesar dalam industri ikan hias adalah kesamaan visi dari seluruh pelaku industri untuk menciptakan ekosistem yang kuat dan sehat untuk kehidupan yang lebih baik. Satuair hadir sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah klasik transaksi ikan hias di Indonesia, yaitu terkait dengan kejujuran dalam melakukan transaksi."Kami yakin, kejujuran adalah pintu masuk untuk menciptakan ekosistem yang kuat dan sehat," tutur Danang.  Satuair hadir dari kegelisahan dan harapan dari sebagian besar pelaku industri ikan hias untuk menghadirkan platform yang tidak hanya berkonsentrasi sebagai tempat untuk berjualan ikan hias secara nasional. Satuair juga diharapkan mampu menjadi platform yang menjaga dan menciptakan ekosistem yang kuat dan sehat dengan berbagai fitur yang ada didalamnya.Satuair sebagai satu-satunya marketplace ikan hias di Indonesia bisa di unduh melalui google play untuk pengguna android mulai 17 Agustus 2019. Dalam waktu dekat juga akan bisa di unduh di Apps Store untuk pengguna iphone .Dengan kampanye #ANTIBODONG, satuair ingin mengajak semua pelaku industri ikan hias untuk bersama-sama menjaga dan merawat ekosistem ikan hias di Indonesia dari ketidakjujuran. Menurut Dodi Soufiadi selaku Co-Founder dari satuair, pihaknya berusaha membangun algoritma yang mengakomodir seluruh proses transaksi dimulai dari pengkategorian jenis ikan hias sampai dengan mekanisme klaim garansi yang sangat unik untuk pelaku industri ikan hias di Indonesia. Serta memberikan informasi terkait penjual serta pembeli terpercaya dalam platform satuair.Sumber : Liputan 6 ...
Mengenal Varian Ikan Oscar, Ikan Ganas yang Cantik untuk Akuarium Anda
Ikan Hias

Mengenal Varian Ikan Oscar, Ikan Ganas yang Cantik untuk Akuarium Anda

Bagaimana apakah kalian sudah tahu tentang ikan Oscar ? Ikan asal Amerika yang memiliki berbagai warna dan corak yang indah yang akan menjadi pilihan menarik untuk menghiasi akuarium anda.Ikan oscar atau ikan dengan nama latin Astronotus sp. merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari sungai Amazone, Panama, Rio-Paraguay dan Tio-Negro Amerika Selatan. Ikan Oscar memiliki bentuk yang menyerupai ikan gurame namun dengan pergerakan yang agak lamban dan tenang serta dengan kombinasi corak warna yang lebih indah. Ada berbagai jenis varian ikan oscar di pasaran antara lain:Oscar TigerSumber: AquariumFish.NetOscar Tiger ditandai dengan dasar warna ikan abu-abu dan dengan corak yang beragam pada tubuhnya.Oscar Red Red memiliki ciri yaitu sebagian besar tubuhnya dipenuhi oleh warna merah cerah yang mengagumkanOscar AlbinoSumber: Ekor9.comOscar Albino merupakan ikan oscar hasil kelainan genetik sehingga membuat seluruh tubuh ikan berubah menjadi putih namun tatap memiliki corak warna di tubuhnya.Oscar Long Finned  Oscar Long Finned merupakan ikan oscar dengan bentuk yang indah karena memiliki sirip yang panjang manjuntai.Oscar GoldSumber: HoBinatang.comGold Oscar merupakan ikan oscar yang unik karena ikan ini memiliki warna yang cerah seperti emas Oscar BatikSumber: bahasikan.comIkan oscar ini disebut dengan oscar batik karena ikan memiliki corak yang nampak seperti batikOscar LemonSumber: Farmbos.comLemon Oscar memiliki warna kuning yang sangat cerah seperti warna kuning pada buah lemonBlack OscarSumber: Farmbos.comBlack Oscar Fish, Ikan Oscar dengan warna hitam diseluruh tubuhnya Itulah berbagai varian ikan oscar yang cantik dan indah. Jadi pilih Ikan Oscar yang mana untuk akuariummu? Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber oleh Mukhamad Arif, Taruna Sekolah Tinggi Perikanan (STP) JakartaBaca juga jenis ikan hias lainnya:6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi HiburanIkan Hias Air Tawar Bernilai Tinggi ...
Potensi Besar, Ikan Hias Bisa Jadi Pendorong Ekspor Perikanan
Ikan Hias

Potensi Besar, Ikan Hias Bisa Jadi Pendorong Ekspor Perikanan

Budidaya ikan hias ke depan masih prospektif. Sehingga, budidaya ikan hias nantinya bisa menjadi leading sektor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong ekspor perikanan.Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, selain mampu menyerap tenaga kerja, budidaya ikan hias diharapkan bisa menjadi pendorong nilai ekspor perikanan. “Indonesia punya potensi sumberdaya ikan (SDI) hias sangat besar dan hal tersebut menjadi sangat strategis untuk menggenjot penerimaan negara dari sumber devisa atas ekspor ikan hias,” kata  Slamet Soebjakto, saat memberikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “ Sinergitas Stakeholder untuk Pengembangan Ikan Hias Nasional di Jakarta,” di Jakarta, Kamis (25/7).Slamet mengatakan, kekayaan  sumberdaya ikan Indonesia tercatat sebanyak 4.720 jenis (air tawar maupun laut). Dari jumlah tersebut, sebanyak 650 jenis adalah ikan hias.  Karena itu, untuk mendorong nilai ekspor ikan hias dibutuhkan sinergitas seluruh stakeholder dalam pembangunan industri ikan hias nasional baik untuk peningkatan produksi maupun mutu ikan hias.“Dengan potensi sumberdaya ikan hias Indonesia, tidak berlebihan bila tekad kita untuk menjadi negara produsen dan eksportir ikan hias terbesar di dunia. Namun tentu saja dalam pengembangannya harus tetap melakukan perlindungan dan pelestarian,” papar Slamet.Slamet juga mengatakan, selama ini sektor budidaya mampu berkontribusi terhadap peningkatan produksi ikan hias secara nasional. Sejumlah spesies ikan hias juga sudah  dibudidayakan secara massal. Bahkan, budidayanya pun dilakukan secara bertanggungjawab dengan mengedepankan prinsip-prinsip akuakultur sebagaimana tertuang dalam Code of Conduct for Fisheries Responsibility FAO.Menurut Slamet, seperti halnya dengan budisaya ikan konsumsi, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan penerapan CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik) bagi pembudidaya ikan hias. CBIB ini mengatur cara pengelolaan budidaya ikan yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, memperhatikan aspek social dan ekonomi, serta  kesejahteraan hewan.“Kami juga menggenjot Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perikanan Budidaya untuk terus meningkatkan inovasi perekayasaan teknologi ikan hias diantaranya penerapan teknik hormonal, rekayasa lingkungan, teknologi reproduksi dan nutrisi serta metode kultur jaringan,” kata  Slamet.Perlindungan Melalui CITESDalam kesempatan tersebut, Slamet mengatakan,  khusus untuk jenis spesies ikan hias yang belum mampu dibudidayakan dan/atau terancam kelestariannya telah ada mekanisme upaya perlindungan yang diatur melalui CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna dan Flora). Perdagangan untuk ikan yang masuk dalam CITES sudah dilakukan pengawasan yang ketat oleh pemerintah.“Dalam kesempatan yang baik ini kami berharap stakeholder mampu membangun industri ikan hias nasional sehingga menjadikan Indonesia sebagai produsen dan eksportir ikan hias nomor satu dunia,” jelas Slamet.Hal yang hampir sama juga diungkapkan, Kepala Badan Karatina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina. Menurut Rina, selama ini tujuan ekspor ikan hias masih didominasik ke negara Jepang, Singapore, USA, China, UK, Korea, Malaysia, Jerman, Perancis dan Taiwan.Sedangkan jenis ikan air tawar yang paling banyak di ekspor yaitu botia, arwana, discus, cupang, tiger fish, guppy, udang hias. Kemudian, untuk komoditas ikan hias laut diantaranya udang hias, angel fish, bintang laut dan jenis invertebrata.Data KKP menyebutkan, volume ekspor ikan hias tahun 2015 -2018  mencapai 257.862.207 ekor. Negara tujuan didominasi ke Jepang, Singapore, United States, China, United Kingdom, Korea dan Malaysia.Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon, Tinggal Hermawan mengungkapkan, teknologi-teknologi budidaya ikan hias laut mulai dikuasi dengan baik sehingga produksi benih berkualitas maupun induk unggul dapat diproduksi secara massal dan siap dikembangkan di masyarakat. “Untuk di BPBL Ambon sudah mampu memproduksi ikan hias Banggai Cardinal yang sebelumnya masuk daftar CITES karena merupakan ikan endemik. Namun kami telah mampu kembangkan dengan model budidaya Keramba Jaring Apung (KJA), kemudian untuk ikan nemo atau clowfish dibudidayakan dengan sistem resirkulasi,” kata Tinggal.Sumber : Tabloid Sinar Tani ...
Crown Tail, Ikan Cupang Pemberantas Demam Berdarah
Ikan Hias

Crown Tail, Ikan Cupang Pemberantas Demam Berdarah

Keberadaan wabah penyakit yang disebabkan jentik nyamuk perlahan muncul. Berbagai alternatif pencegahan penyakit malaria maupun demam berdarah perlu dicoba. Salah satunya adalah memelihara ikan cupang.Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung, Dedi Arief Hendriyanto, mengatakan ada satu jenis cupang yang dapat memakan 80 jentik nyamuk dalam satu kali makan. Ikan tersebut adalah jenis crown tail.  Jenis ikan cupang lainnya hanya mampu memakan 10 jentik nyamuk satu kali makan."Ikan cupang crown tail (cupang hias serit) merupakan ikan asli Indonesia," ujarnya saat ditemui dalam kegiatan penyebaran ikan cupang di RW 05, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, pekan lalu (25/1).Cupang jenis crown tail dapat memakan puluhan jentik dan telur nyamuk sampai tidak tersisa. Ciri yang menonjol pada ikan ini memiliki gerakan agresif dan memiliki warna yang indah.Baca juga: Sosialisasi Teknologi Budidaya Ikan Cupang AlamBudidaya Cupang Crown TailKita dapat melakukan pencegahan penyakit berbahaya seperti malaria dan demam berdarah dengan cara memasukkan ikan cupang ke dalam bak mandi, gentong, dan drum. Dapat pula ditempatkan di segala wadah yang dijadikan penampungan air yang ada indikasi jentik nyamuk.Kita dapat mengetahui perbedaan antara ikan jantan dan bentina, sejak ikan tersebut berumur satu bulan. Pada ikan jantan, biasanya warnanya lebih cerah, sementara pada betina biasanya bentuk badan lebih oval serta warnanya agak memudar.Pada usia satu bulan, ikan betina maupun jantan boleh dicampur dalam satu kolam, asalkan makanan yang disediakan cukup untuk semua ikan. Apabila makanan tidak cukup, ikan cupang yang dasarnya adalah karnivora akan memakan sesama jenisnya.Pada usia dua bulan, barulah ikan cupang ditempatkan di kolam sendiri-sendiri. Untuk suplemen tambahan, dapat digunakan air rendaman daun ketapang kering. Ini berguna agar PH (keasaman) air tetap stabil.Cupang crown tail merupakan varian Betta splendens yang digemari para penghobi ikan hias. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, popularitas ikan cupang kian berkilau seiring beragamnya corak ikan yang cantik dan peminatnya yang kian naik. Inilah yang membuat pasar ikan cupang tidak seperti ikan hias lainnya.Baca juga: Lima Manfaat Air Rendaman Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang Untuk ikan hias crown tail banyak diminati bukan saja karena cantiknya, tapi juga manfaat dan peluang bisnis yang terbuka luas. Diharapkan keberadaan ikan cupang ini dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, yakni dapat mengurangi wabah penyakit demam berdarah dan malaria, juga dapat membuka peluang bisnis bagi pembudi daya ikan cupang.Sumber : Agronet.id Tentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...
Benih Ikan Arwana Dilarang Diperdagangkan ke Luar Negeri
Ikan Hias

Benih Ikan Arwana Dilarang Diperdagangkan ke Luar Negeri

Entikong (TROBOSAQUA.COM) - Ikan arwana merupakan jenis ikan yang dilindungi dan tidak boleh sembarangan diperdagangkan ke luar perbatasan negara. Melalui siaran pers pada 23/3, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No 21/2014, anak ikan arwana dengan ukuran kurang dari 12 cm per ekornya dilarang keluar dari wilayah Negara Republik Indonesia. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk menjaga agar jenis ikan ini tidak punah. Sebab ikan arwana jenis Scleropages formosus telah masuk dalam Red List International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) dan Appendix I Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), sehingga dilarang diperdagangkan kecuali merupakan hasil penangkaran (domestikasi). “Saya berharap ke depannya tidak ada lagi yang memperjualbelikan benih ikan arwana. Tindakan tidak bertanggung jawab ini sangat mengancam keberlanjutan spesiesnya di alam,” tutup Menteri Susi. Sebagai informasi, ikan arwana (Scleropages formosus dan Sclerepages jardinii) termasuk jenis ikan purba yang hingga kini belum punah. Namun, ikan dengan nama lain siluk, kayangan, kalikasi, hingga kelasa ini merupakan satwa langka di Indonesia. Habitat asli ikan arwana jenis Scleropages formosus adalah di Kalimantan, sementara Sclerepages jardinii di Papua.  Penyelundupan DigagalkanSebanyak 295 ekor benih ikan hias arwana gagal diselundupkan ke Kuching - Malaysia melalui Poa Lintas Batas Negara Entikong pada Jumat (22/3). Penyelundupan ikan hias eksotis itu terendus oleh petugas Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimatan Barat (Kalbar).   Penggagalan penyelundupan dimulai dari pemeriksaan oleh petugas terhadap muatan barang bagasi bus DAMRI antarnegara bernomor polisi KB 7576 S di pintu PLBN Entikong. Pada pukul 12.00 waktu setempat. Petugas gabungan yang terdiri dari Balai KIPM Entikong, Bea Cukai Entikong, Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong, Pengamanan Perbatasan (Pamtas), Badan Karantina Pertanian Entikong, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Entikong menemukan 12 kantong plastik berisi ikan arwana. Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemananan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP, Rina menyatakan, pelaku mengelabui petugas dengan modus memasukkan 12 kantong plastik tersebut ke dalam tas pakaian berwarna hitam. “Ini modus agar petugas tidak mencurigai barang bawaan yang dikira hanya tas pakaian,” ungkap Rina di Jakarta. Ikan hias arwana selundupan tersebut berjumlah 295 ekor yang terdiri dari 24 ekor ikan arwana jenis golden dan 187 ekor ikan arwana jenis banjar. Selanjutnya, supir bus Damri berinisial Z dan BS diperiksa oleh Tim Penyidik Balai KIPM Entikong. Sementara bus angkutan Damri tersebut diamankan sebagai barang bukti dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Adapun barang bukti benih ikan arwana diamankan di laboratorium basah Balai KIPM Entikong. “Perlu dilakukan penanganan yang tepat di laboratorium terhadap benih ikan arwana ini agar tidak stress atau mati,” tutur Rina. ist/ntrSumber Foto : Dok. BKIPM KKP Artikel Asli ...
Ingin Memelihara Ikan Tanpa Tambahan Oksigen?
Ikan Hias

Ingin Memelihara Ikan Tanpa Tambahan Oksigen?

Saat kita membeli akuarium ada beberapa aksesori yang juga perlu dibeli agar mereka tidak mudah mati, termasuk pompa oksigen.  Tidak sedikit pencinta ikan yang menanyakan, apakah ikan hias ini ada yang bisa hidup lama tanpa pompa oksigen atau aerator ini? Ternyata cukup banyak jenis ikan hias air tawar yang tidak perlu tambahan oksigen. Nah, berikut ini adalah beberapa di antaranya sebagai referensi Anda.1. Ikan Cupang Ikan Cupang ini memiliki ekor dan sirip yang lebar dan mengembang dengan warna-warni cerah dan terlihat sangat cantik. Oleh karena ikan ini tidak mudah mati dan pemeliharaanya mudah,  maka banyak dipelihara  sebagai latihan memelihara dan merawat ikan hias.Ikan Cupang yang bersifat agresif ini bisa hidup di air yang sedikit saja. Selain itu jenis ikan hias air tawar ini tetap bisa bertahan tanpa tambahan oksigen. Oleh karenanya, ikan ini bisa hidup di ukuran akuarium sebesar toples. Meskipun demikian, Anda tetap harus merawatnya dengan baik, dengan memberi makan teratur dan menjaga agar tidak stres. Baca juga: Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes 2. Ikan MollyIkan Molly sering disebut sebagai ikan balon karena perut ikan ini saat dewasa buncit seperti balon, menyerupai ikan mas koki. Dengan harga yang cukup murah serta memiliki corak warna yang beragam, ikan Molly balon ini banyak diburu penggemar ikan hias.Ikan Molly Balon cukup mudah dipelihara di akuarium dan tidak perlu perawatan yang intensif, bahkan tidak perlu tambahan oksigen. Ikan ini memiliki kekebalan tubuh yang tinggi sehingga tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, Ikan Molly memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik saat beradaptasi dengan lingkungannya.3. Ikan KometIkan Komet merupakan jenis ikan hias air tawar yang sungguh indah, tubuhnya ramping dengan warna merah menyala atau putih perak yang mengkilap. Ikan Komet ini memiliki ekor yang panjang dan melambai-lambai saat berenang ini memang mirip dengan  ikan koi karena satu famili. Meski cantik ikan ini harganya murah dan perawatannya mudah. Siapa pun bisa merawat ikan ini karena pakannya mudah dan tidak rewel. Ikan Komet juga tahan dan kuat, sehingga  Anda tidak perlu menggunakan tambahan oksigen.4. Ikan KokiIkan Koki yang banyak jenisnya ini postur tubuhnya  sangat lucu karena berbentuk bulat dan pendek. Oleh karenanya ikan ini seolah kesulitan saat berenang dan terlihat lucu. Namun, kabar baiknya ikan mas Koki ini merupakan ikan hias yang mudah dipelihara dan tahan.Oleh karenanya ikan Koki bisa hidup di akuarium yang tanpa dipasang aerator atau penambah oksigen. Tentunya, asal perawatan pakan dan air tempat hidup dijaga dan tambahan lagi jangan dicampur dengan Ikan Komet yang suka menyerang ikan lain.Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik5.Ikan Nila HiasJangan salah, ikan Nila bukan hanya jenis ikan yang bisa dimakan, melainkan ada juga ikan Nila hias. Ikan Nila hias ini memiliki keindahan corak tubuh dan warna yang beragam sehingga enak dipandang. Ikan Nila yang harganya murah ini pun mudah dikembangbiakkan. Oleh karena ketahanannya yang tinggi, ikan Nila bahkan bisa hidup  di kolam tanpa bantuan aerator atau penambah oksigen. Hanya saja pisahkan Ikan Nila ini dengan Ikan lainnya, karena Ikan Nila termasuk jenis ikan hias air tawar predator yang menyerang ikan jenis lain yang lebih kecil.Klik disini6.Ikan Lele HiasSama seperti Ikan Nila, Ikan Lele memiliki varian yang bisa dipelihara sebagai ikan hias akuarium. Ikan Lele Hias ini memiliki warna yang berbeda dari ikan Lele biasa, karena terdapat totol-totol merah muda dan merah tua  dengan kombinasi warna putih bening. Ikan Lele hias ini kuat dan tahan, sehingga bisa dipelihara tanpa bantuan oksigen tambahan.7.Ikan Sapu-SapuIkan Sapu-Sapu yang berwarna hitam monoton memang kurang dilirik bahkan dijuluki ikan monster. Namun, jangan salah ikan sapu-sapu hias memiliki warna yang beraneka ragam bahkan ada yang garis-garis hitam putih yang cantik sehingga tidak kalah indah dengan ikan hias lainnya. Ikan Sapu-Sapu sangat mudah diperoleh di sungai dan kali dan biasanya difungsikan sebagai pembersih kolam dan akuarium. Oleh karenanya ikan yang suka mendekam di dasar kolam atau akuarium ini, mampu bertahan hidup tanpa oksigen tambahan. Bahkan, ikan ini bisa hidup di air yang tercemar limbah yang kotor dan beracun.Nah, itulah ke-7 jenis  ikan hias air tawar yang bisa Anda pelihara tanpa bantuan aerator. Namun, perlu diingat bahwa Anda harus tetap menjaga air akuarium selalu jernih, dengan menggantinya  secara teratur. Perhatikan pula pakannya dengan memberikannya setiap hari sekali dengan cara ditebarkan.Baca juga: Biota Penting Lakukan Tugas Penting Bersihkan Aquarium  Referensi:https://www.hewanpeliharaan.org/ikan/ikan-hias-yang-bisa-dipelihara-tanpa-aerator/#forwardhttp://www.blogikanhias.com/jenis-ikan-hias-yang-dapat-dipelihara-tanpa-oksigen/ http://www.majalahikan.com/2017/05/ikan-hias-aquarium-tanpa-oksigen.html    Tentang MinapoliMinapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.  ...