Minapoli
KKP Gelar Festival Mutiara Tingkatkan Animo Budidaya
Mas

KKP Gelar Festival Mutiara Tingkatkan Animo Budidaya

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar Indonesian\r\nPearl Festival atau Festival Mutiara Indonesia, 21-24 November, dalam rangka\r\nmeningkatkan animo pembudidaya untuk meningkatkan hasil produ...


Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar Indonesian\r\nPearl Festival atau Festival Mutiara Indonesia, 21-24 November, dalam rangka\r\nmeningkatkan animo pembudidaya untuk meningkatkan hasil produksinya, serta\r\nanimo warga guna dapat membeli perhiasan mutiara asli Indonesia.
\r\n
\r\n"Saya harap kegiatan ini akan meningkatkan sinergi untuk meningkatkan\r\ncitra Indonesia sebagai penghasil budidaya mutiara yang berkualitas dan bermutu\r\ntinggi," kata Sekjen KKP Nilanto Perbowo dalam acara pembukaan Indonesian\r\nPearl Festival di Jakarta, Kamis.
\r\n
\r\nDalam acara yang diselenggarakan di Atrium Lippo Mall Kemang itu, Nilanto\r\nPerbowo mengingatkan bahwa Indonesia dikenal sebagai penghasil south sea\r\npearl (SSP) atau mutiara laut selatan yang memiliki beberapa keunggulan\r\ndibandingkan dengan mutiara jenis lainnya.
\r\n
\r\nSekjen KKP memaparkan bahwa sejumlah keunggulan mutiara jenis SSP itu antara\r\nlain adalah ukurannya yang lebih besar, kilauannya yang lebih cemerlang dengan\r\npermukaan yang memancarkan kilau biru hingga kemerahan.
\r\n
\r\nIa juga mengingatkan bahwa komoditas mutiara bisa meningkatkan ekonomi lokal\r\ndan devisa, sehingga KKP juga berharap pembudidaya lokal dapat meningkatkan\r\nbudidaya berkelanjutan serta menampilkan kearifan lokal.
\r\n
\r\nSelain itu, ujar dia, pembudidayaan mutiara juga bisa meningkatkan kreativitas\r\ndalam rangka berinovasi guna mengolah hasil sisa budi daya mutiara.
\r\n
\r\nUntuk itu, lanjutnya, diharapkan adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk\r\ndapat meningkatkan kepastian berusaha dan berinvestasi budidaya mutiara.
\r\n
\r\nDalam acara tersebut, KKP juga bekerja sama antara lain dengan pihak Pemprov\r\nSulawesi Utara.
\r\n
\r\nMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meyakini produksi mutiara yang\r\ndihasilkan di Indonesia bisa melampaui produksi yang dihasilkan oleh China,\r\nterutama dilihat dari potensi besarnya budidaya mutiara yang terdapat di\r\nkawasan Nusantara.
\r\n
\r\n"Bukan tidak mungkin dengan perhatian serius dari pemerintah, iklim\r\nbudidaya mutiara semakin terangkat dan kita bisa menyalip China," kata\r\nEddy Prabowo, Kamis (14/11).
\r\n
\r\nSeperti diketahui, menurut data International Trade Center 2019, nilai ekspor mutiara\r\nIndonesia pada tahun 2018 berada dalam posisi kelima yaitu sebesar 47,26 juta\r\ndolar AS.
\r\n
\r\nPosisi teratas ditempati Hong Kong dengan nilai ekspor 483,29 juta dolar,\r\nkemudian secara berturut-turut adalah Jepang (315,28 juta dolar), Polinesia\r\nPrancis (112,87 juta dolar), dan Republik Rakyat China (56,29 juta dolar).


Sumber : Antara News

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan