Jakarta (17/6) - Salah satu event expo & forum perikanan terbesar di Indonesia, Indo Fisheries, kembali diadakan pada tahun 2026. Indo Fisheries 2026 digelar pada 16-18 Juni di Nusantara Internati...
Jakarta (17/6) - Salah satu event expo & forum perikanan terbesar di Indonesia, Indo Fisheries, kembali diadakan pada tahun 2026. Indo Fisheries 2026 digelar pada 16-18 Juni di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk 2, Kab. Tangerang.
PT Napindo Media Ashatama selaku penyelenggara Indo Fisheries 2026 kembali menghadirkan event ini sebagai ajang berbagi informasi dan perkembangan terkini, memperkuat kolaborasi industri perikanan, dan meningkatkan investasi.
Penyelenggaraan Expo Indo Fisheries 2026 turut dimeriahkan oleh puluhan booth dari berbagai stakeholder, mulai dari perusahaan, asosiasi, hingga institusi pendidikan.

Indo Fisheries 2026 juga merupakan rangkaian acara yang dilaksanakan bersama dengan Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, dan Indo Vet. Rangkaian acara ini juga dihadiri oleh perwakilan berbagai paviliun negara yaitu Taiwan, Cina, Korea Selatan, Eropa, Vietnam, dan Malaysia.
Hingga hari ke-2, rangkaian acara ini telah dihadiri oleh 600 peserta dari 30 negara.
Arya Seta Wiriadipoera selaku Managing Director PT Napindo Media Ashatama, turut membuka rangkaian acara Indo Fisheries 2026 dengan pemberian sambutan pada Opening Ceremony.

“Kami harap momentum ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat sinergi dari sektor perikanan dan akuakultur,” sambut Arya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Desianto Budi Utomo selaku Ketua Umum Yayasan Pengembangan Pangan Indonesia (YAPPI) yang menekankan tentang peningkatan inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

“YAPPI bekerja sama dengan Napindo untuk memberikan penghargaan bagi tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata untuk ketahanan pangan dan gizi nasional. Mari manfaatkan momen ini untuk mendorong inovasi pangan yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tapi juga memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” tegasnya
Terakhir, Dr. Agung Suganda selaku Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, juga menyampaikan sambutannya sebagai perwakilan pemerintahan yang terkait.

Agung juga menyorot aspek pemenuhan gizi protein masyarakat yang kian meningkat. “Kebutuhan protein hewani terus mengalami peningkatan setelah adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), program ini diharapkan dapat selaras mendukung program tersebut” ujar Agung.
Rangkaian acara Indo Fisheries 2026 Expo & Forum kemudian diresmikan secara simbolik dengan peletakan batu kristal oleh para narasumber secara bersamaan.

Ditulis oleh
Napindo Media Ashatama
Event Organizer
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
