Evershining Ingredient Kenalkan Keunggulan Fermented Soybean untuk Pakan Akuakultur
| Thu, 20 Nov 2025 - 10:14
Tangerang (19/11) - Evershining Ingredient, perusahaan produsen bahan baku pakan fermentasi dari Thailand, telah sukses menggelar Evershining - Aquaculture Nutrition Seminar di Atria Hotel Gading Serpong dengan mengusung tema “Unlocking the Power of Fermentation: Advancing Aquafeed Nutrition through Fermented Soybean Meal”.
Seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai dan keunggulan nutrisi dari fermented soybean meal sebagai bahan baku pakan akuakultur alternatif dan dihadiri oleh lebih dari 30 peserta, yakni nutritionist, formulator, procurement, laboratory dan R&D berbagai pabrik pakan ikan dan udang di Indonesia.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman pada bidang nutrisi pakan akuakultur yakni:
- Dr. Romi Novriadi selaku Dosen Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Jakarta
- Assoc. Prof. Dr. Orapint Jintasataporn dari Kasetsart University, Thailand
- Dr. Ichsan Ahmad Fauzi sebagai Dosen IPB University, Bogor
Ketiga narasumber mempresentasikan masing-masing materinya mengenai perkembangan riset terkini penggunaan fermented soybean meal pada pakan ikan dan udang beserta manfaatnya.
Mengenal Lebih Dekat Evershining
Siwakorn Atchariyasin sebagai Assistant to the Managing Director dari Evershining Ingredient membuka jalannya acara dengan menyambut para peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini.
Siwakorn menjelaskan bahwa ia beserta para pemateri ingin memberikan insight mengenai fermented soybean meal sebagai peluang baru yang diharapkan dapat berkembang dan membuat industri akuakultur di Indonesia lebih baik.

“Hari ini kami ingin berbagi insight dan memperkenalkan produk kami, fermented soybean meal, yang kami harapkan dapat mengembangkan akuakultur di Indonesia,” ujar Siwakorn.
Sesi kemudian dilanjutkan oleh Sirawit Parinyanusorn selaku Marketing dari Evershining Ingredient yang memperkuat pernyataan Siwakorn dengan mengajak peserta mengenal perusahaannya melalui company profile singkat.
Evershining Ingredient merupakan perusahaan pertama di Thailand yang sejak 2002 telah menghadirkan manufaktur fermentasi soybean meal dengan bekal lisensi Bio-Fermentation Technology dari Taiwan. Evershining Ingredient telah memiliki berbagai sertifikasi seperti HACCP, GMP, serta GMP+ untuk memastikan kualitas produk yang memenuhi standar global.
Sirawit juga menegaskan bahwa proses produksi di Evershining Ingredient dilakukan dengan ketat melalui “Solid State Fermentation”, standar prosedur yang memastikan fermentasi dijalankan secara terkontrol, baik secara temperatur, pH, dan durasi waktu serta melingkupi berbagai parameter quality control, seperti analisis proksimat, asam laktat, hingga mikotoksin agar produk yang dihasilkan berkualitas.
Terakhir, Sirawit juga menyebutkan beberapa perusahaan pabrik pakan ternama di Asia Tenggara yang telah bekerja sama dengan Evershining Ingredient yaitu De Heus, Japfa, New Hope, Uni President, serta Gold Coin dan lain-lain.
“Ini adalah beberapa customer kami dan kini kami memulai langkah di Indonesia. Untuk kedepannya, kami siap dan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak,” jelas Sirawit.
Riset Terkini & Peluang Penggunaan Fermented Soybean Meal
Untuk memberikan landasan ilmiah tentang penggunaan fermented soybean meal, sesi seminar bersama ketiga pembicara kemudian dibuka dan dimoderatori oleh Hery Wibowo selaku perwakilan dari Evershining Ingredient untuk Indonesia.
Dr. Romi Novriadi menyoroti potensi fermented soybean meal dalam pemaparannya yang berjudul “Nutritional and Functional Benefits of Fermented Soybean Meal in Aqua Feeds”. Ia menjelaskan bahwa fermented soybean meal dapat menjadi bahan alternatif fish meal yang dapat membuat industri pakan akuakultur lebih berkelanjutan serta mengefisiensikan biaya bahan baku.

Assoc. Prof. Dr. Orapint Jintasataporn menjelaskan mengenai manfaat fermentasi pada soybean meal dalam materi “From Antinutritional Factors to Bioactive Compounds: The Transformation of Soybean Meal by Fermentation”. Ia menekankan bahwa perlakuan fermentasi dapat mengurangi berbagai zat antinutrisi pada soybean, salah satunya yaitu zat inhibitor tripsin yang dapat menghambat proses pencernaan pada ikan.
Senada dengan Dr. Orapint, Dr. Ichsan menjelaskan mengenai pengaruh zat antinutrisi pada kesehatan ikan dalam materi berjudul “Antinutritional Factors in Aquafeed Ingredients”. Dr. Ichsan menjelaskan bahwa ikan yang mengonsumsi pakan berbahan baku fermented soybean meal menunjukkan kondisi liver yang lebih sehat dibandingkan ikan yang memakan pakan berbahan soybean.
Terakhir, Dr. Orapint kembali tampil dengan materi bertopik “Replacing Fish Meal with Fermented Soybean Meal in Aquaculture: Challenges and Opportunities”. Kali ini, Dr. Orapint menjelaskan lebih detail tantangan serta hasil riset terkini penggunaan fermented soybean meal pada masing-masing pakan untuk ikan dan udang serta perbandingan paling efektifnya untuk menjaga produktivitas tetap tinggi.




