Jakarta - Live Pitching Thinkubator berlangsung\r\nseru di Gedung Transmedia, Jakarta, Jumat (29/3/2019). Keenam startup finalis berlomba\r\nmenyakinkan para juri di kompetisi startup itu. A...
Jakarta - Live Pitching Thinkubator berlangsung\r\nseru di Gedung Transmedia, Jakarta, Jumat (29/3/2019). Keenam startup finalis berlomba\r\nmenyakinkan para juri di kompetisi startup itu. Akhirnya ada "proyek udang\r\nbahagia" yang berhasil meraih pendanaan paling besar senilai Rp 825 juta.
\r\n
\r\n"Proyek udang bahagia" merupakan garapan startup Nanobubble. Kedua\r\npendirinya, Hardi Junaedi dan Dedi Cahyadiaat, mampu menyakinkan ketiga juri\r\nThinkubator, yakni Chairul Tanjungyang merupakan Chairman and Founder of CT Corp, Founder &\r\nCEO Tokopedia William Tanuwijaya dan Frederica Widyasari Dewi yang merupakan Presiden PT\r\nKSEI.
\r\n
\r\n"Skema modal bisnis kami adalah pola investasi. Setiap 1 ribu meter\r\npersegi kita mendapatkan Rp 35 juta. Kami menargetkan 35 ribu hektar di Bondowoso,"\r\nujar Hardi Junaedi.
Baca juga: Pakai Minatransporter, untuk Jaga Kesegaran dan Daya Tahan Ikan\r\n
\r\nRupanya skema tersebut mampu menyakinkan William Tanuwijaya. Dana Rp 500 juta\r\npun diberikan. "Saya percaya ekspor itu harus didukung dengan kapasitas.\r\nMaka saya kasih Rp 500 juta," katanya.
\r\n
\r\nDana yang cukup besar juga diberikan dua juri lain buat "proyek udang\r\nbahagia" dari Nanobubble. CT memberikan Rp 100 juta, sementara Frederica\r\nmengucurkan Rp 125 juta.
Di akhir acara Thinkubator ini, Chairul Tanjung bahkan\r\nmemberikan kejutan. Dia memberikan sisa dana Rp 100 juta ke Nanobubble. Total,\r\nproyek udang bahagia berhasil meraih pendanaan Rp 825 juta.
\r\n
\r\n"Agar udangnya bahagia," ungkap CT.
\r\n
\r\nBerikut adalah total pendanaan yang didapatkan oleh keenam finalis\r\nThinkubator:
\r\n- Piniship Rp 125 juta
\r\n- Mandor Rp 100 juta
\r\n- Darah Kita Rp 200 juta
\r\n- Ngorder.id Rp 75 juta
\r\n- Nanobubble 825 juta
\r\n- SIAB Rp 175 juta.
Baca juga: FishOn Tawarkan Lokasi Ikan, FishMart untuk Transaksi\r\n
\r\nUntuk diketahui, Thinkubator merupakan program yang ditujukan untuk komunitas\r\ndan pelaku startup di Indonesia. Dalam program ini, komunitas startup\r\nberkesempatan mendapat bimbingan dan ilmu baru dari para praktisi startup dari\r\nberbagai bidang dalam suatu diskusi dan workshop.
\r\n
\r\nAcara ini berasal dari inisiatif yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang\r\nKemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajarannya, serta dukungan kementerian\r\nterkait. Grab menyambut\r\nbaik imbauan ini dan menjadi Official Mobile Platform Partner.
\r\n
\r\nPerhelatan Thinkubator mendapat respons positif dan sebanyak 1.169 startup\r\nmendaftar. Jumlah itu lalu disaring jadi 150 startup yang hadir di sesi\r\nConference and Workshop, Kamis (28/3) kemarin. Dari jumlah tersebut 75 startup\r\ndi antaranya dari luar Jabodetabek, 17 startup berasal dari Indonesia timur.\r\nDan di antara founder dan co-founder, 35 adalah wanita.
\r\n
\r\nSumber : Detik.com
Tentang Minapoli
Minapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.

Ditulis oleh
Tim Minapoli
Kontributor
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
